Proyek yang Masih Dalam Proses Lelang Diduga Sudah Dikerjakan 
BINTANGNEWS.com – Karawang - Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Karawang dituding melakukan sejumlah praktik kecurangan dalam pelaksanaan pengadaan sejumlah paket jasa konstruksi. Dugaan tudingan praktik curang tersebut muncul saat dinas yang membidangi sektor infrastruktur ini tengah menggelar proses pelelangan tahap kedua yang digelar pada pertengahan triwulan ketiga Tahun Anggaran (TA) 2016.

Informasi yang diterima
BINTANGNEWS.com, sejumlah indikasi dugaan praktik curang yang dilakukan DBMP Kabupaten Karawang sudah terlihat saat Kelompok Kerja (Pokja) Jasa Konstruksi yang melelangkan paket pekerjaan di DBMP Kabupaten Karawang menggelar secara serentak paket pekerjaan yang jumlahnya mencapai lebih dari 200 paket.

“Ya logika saja, dengan keterbatasan sumberdaya di jajaran panitia lelang, apa iya panitia sanggup melakukan evaluasi secara normatif dalam waktu yang relatif singkat. Padahal jumlah paket yang dilelangkan pada gelaran lelang saat ini jumlahnya mencapai lebih dari 200 paket,” ungkap Ridwan, bukan nama sebenarnya, saat menghubungi BINTANGNEWS.com, Rabu (24/8) malam.

Sumber yang meminta identitas dirinya disamarkan ini menjelaskan bahwa sudah menjadi rahasia umum jika gelaran proses pengadaan barang/jasa yang dilakukan oleh DBMP Kabupaten Karawang hanya bagian normatif yang harus dilalui oleh dinas. Padahal, sebagian besar paket yang tengah dilelangkan tersebut sudah diketahui siapa yang bakal memenangkannya.


“Lelang di bina marga hanya formalitas saja, mau yang penunjukan langsung atau yang lewat LPSE sudah terploting dan sudah diketahui siapa yang bakal mendapatkan pekerjaannya,” ungkap sumber.

Sumber menjeaskan, saat ini saja pihaknya bersama sejumlah pengusaha jasa konstruksi lainnya menduga terdapat sejumlah paket pekerjaan yang tengah dilelangkan oleh Pokja Jasa Konstruksi DBMP Kabupaten Karawang, faktualnya sudah dikerjakan oleh sejumlah pengusaha yang terlihat dekat dengan Kepala DBMP Kabupaten Karawang.

“Saya bersama pengusaha lainnya mensinyalir adanya praktik curang yang dilakukan oleh pengusaha yang dekat dengan kepala dinas. Di wilayah kota saja, saya menduga ada paket yang hampir rampung dikerjakan dilapangan, padahal saat ini masih dalam tahapan evaluasi pelelangan,” ungkap sumber.

Atas sejumlah indikator praktik kecurangan tersebut, kata sumber, saat ini sejumlah pengusaha yang merasa tidak puas dengan kinerja DBMP Kabupaten Karawang bakal melaporkan peristiwa tersebut ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Jakarta.

“Atas sejumlah temuan dugaan praktik kecurangan yang dilakukan oleh dinas bersama sejumlah pengusaha tersebut, saat ini kami tengah menyiapkan bahan untuk melakukan pelaporan ke KPPU Jakarta,” pungkas sumber

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang diterima BINTANGNEWS.com, DBMP Kabupaten Karawang saat ini tengah melakukan proses pelelangan yang dilakukan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Pantauan BINTANGNEWS.com, pekan depan sebanyak lebih dari 200 paket pekerjaan tersebut dijadwalkan akan memasuki tahapan penetapan pemenang lelang melalui portal LPSE."(diek)‎
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com


Related News

No comments:

Leave a Reply