Universitas Pancasila Hentikan Kegiatan Ospek Sejak 2006

BINTANGNEWS.com – Universitas Pancasila (UP) sejak tahun 2006 tidak lagi melakukan kegiatan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) bagi mahasiswa baru, sebagai gantinya memberikan pembekalan yang sifatnya meningkatkan kompetensi.

"Kegiatannya berbentuk seminar motivasi, kuliah umum, informasi mengenai peraturan akedemik dan sistem perkuliahan yang mempermudah mahasiswa dalam beradaptasi dengan lingkungan kampus," kata Rektor UP Wahono Sumaryono disela-sela acara Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru di Jakarta, Senin.
Dalam menerima mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 sebanyak 2026 mahasiswa kata Wahono pihaknya menekankan pada materi-materi yang terkait dengan wawasan kebangsaan dengan menghadirkan Mayjen TNI (Purn) E. Imam Maksudi (Taprof Bidang Geopolitik dan Strategi Lemhanas RI).

"Mahasiswa diharapkan menjadi insan intelektual yang aktif berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, serta bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila," katanya.

Wahono juga mengatakan mengisis kegiatan mahasiswa yang positif tentunya penting agar mahasiswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara akademik, namun juga memiliki kompetensi dalam berorganisasi maupun memimpin sehingga mereka dapat berkarya untuk masyarakat luas.

Sementara itu Ketua Pengurus Yayasan Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno mengatakan syarat masuk ke universitas yang terletak di Jalan Lenteng Agung Jakarta Selatan ini mencapai nilai minimun yang telah ditetapkan dan tentunya bebas narkoba.

"Kami tentunya akan terus meningkatkan kualitas dengan menambah jumlah dosen yang bergelar doktor dan profesor," ujarnya.

Menurut dia kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru tentunya membantu mahasiswa baru agar memiliki kemampuan beradaptasi dengan kehidupan kampus dan lingkungannya, baik bidang akademik maupun non akademik.(reff)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com
Sumber: Antaranews



Related News

No comments:

Leave a Reply