50 Persen Warga Karawang Menjadi Pembeli Apartement Tamansari Mahogany (ATM)

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Perusahaan rumah hunian, Wika Gedung Property, kembali kini meresmikan satu lagi topping off  tower 1 Apartement Tamansari Mahogany  (ATM), di satu wilayah yang sangat strategis di jalan interchange, karawang barat, Sabtu (03/09).
Nur Al Fata, Direktur property dan pengembangan Wika Gedung mengatakan, Wika Gedung Property merupakan pengembang hunian vertical pertama yang merealisasikan kebutuhan tempat tinggal dengan tempat yang strategis hanya 500 meter dari pintu Gerbang tol karawang barat. Selain memiliki kawasan industri juga wilayah yang menjadi arus lalulintas Jakarta – Bandung, sehingga sangat menunjang bagi calon penghuni dalam melakukan aktivitas yang bersifat commuter.
Dari data yang kami miliki, bahwa pembeli ATM mencapai 50 persen adalah warga karawang, sisanya luar karawang, seperti Jakarta dan lain-lain. Tamansari Mahagony Apartement memberi kemudahan dengan adanya Rental Management yang dikelola oleh pengembang, dengan kata lain pemilik bisa menyewakan unitnya sehingga menjadi sumber penghasilan yang cukup menjanjikan dan, pemilik dapat menentukan harga sewa periode sewa, bagi pelanggan, penggunaan pribadi hingga kreasi pada interiornya.
Terbukti dengan Apartement Tamansari Mahogany  tower 1 sudah mencapai 70 persen terjual  dari 800 unit.  “jika tower 1 sudah terjual semua, kami akan pasarkan tower 2, ATM terus mengalami peningkatan harga sekitar 30 persen per tahunya sehingga Wika Gedung sangat optimis dengan prospek investasi dikarawang," pungkas Nur Al Fata.
Sementara itu, Bupati karawang, dr, Cellica Nurrachadiana mengapresiasi pembanguanan ATM, dengan pesatnya pertumbuhan pembanguan dikarawang,  harus tetap mempertahankan lahan teknis pertanian. Karena Geografis Kabupaten Karawang memiliki posisi yang sangat Strategis sebagai pintu Gerbangnya Ibu Kota Indonesi, yang terbelah dua oleh jalan Tol Jakarta-Cikampek menjadi dua sisi yang berbeda, Karawang selatan yang semula merupakan daerah tandus, kini menjelma menjadi Kawasan Industri terbesar di Asia Tenggara.
Sedangakan Karawang utara, tetap harus mencerminkan jatidirinya sebagai daerah Agraris yang lebih mengutamakan areal pertanian. Dengan kata lain, tak sejengkal tanahpun lahan pertanian dijinkan untuk berubah fungsi.“ Sehingga kebijakan pemanfaatan lahan, kami akan terus mempertahan karawang, sebagai kota lumbung padi nasional. Maka pemerintah daerah terus membuat regulasi  agar pembangunan bersifat vertikalisasi”.Ujarnya.(bin)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com


Related News

No comments:

Leave a Reply