Calon Tenaga Kerja Berharap Wakil Bupati Turun Tangan

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Warga pencari kerja meminta Wakil Bupati H. Ahmad Zamakhsari untuk kembali turun menangani kesemrawutan sistem yang ada di lingkungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang. 

Salah satu pencari kerja, Dedi Kurnia warga asal Purwasari, Karawang, mengatakan, hingga kini masih banyak warga asli
Karawang yang belum mendapat kesempatan kerja di perusahaan[perusahaan yang berada di Kawasan industri Karawang. Menurutnya, pasca sidak yang dilakukan Wakil Bupati justru dimanfaatkan para calo yang berkedok yayasan di lingkungan Disnakertrans untuk memuluskan berkas pencari kerja bisa tembus menempati posisi yang dibutuhkan perusahaan.

"Harusnya pa Jimmy (Ahmad Zamakhsari) turun lagi, sidak lagi ke Disnaker. Lihat sistemnya ngga karuan, bikin orang Karawang sendiri jadi susah cari kerja. Masih ada permainan calo dan orang dalam sendiri," ujarnya ketika dijumpai dilokasi Job Fair di lingkungan Disnakertran Karawang, Kamis (15/9).

Adanya Job Fair sendiri, kata dia, mestinya bisa membawa harapan besar bagi warga Karawang untuk mendapatkan kesempatan. Namun selain masih adanya praktik percaloan, dirinya merasa kesulitan untuk memasukan berkas lamaran pekerjaan ke perusahaan yang dituju. 

"Susah juga dapat tiket masuknya. Ngantri dan berdesakan. Masih ada juga calo disini," imbuhnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsari, menegaskan, akan segera mengambil langkah menyikapi berbagai keluhan warga pencari kerja yang masih kesulitan mengikuti proses penerimaan tenaga kerja satu pintu di Disnakertrans. Jimmy juga mengungkap, selama ini untuk mengambil langkah dirinya terhalang aturan dan prosedur. Kendati demikian dirinya terus memonitor perkembangan terkait ketenagakerjaan yang terjadi di lingkungan Disnakertans.

"Jika Kondisi seperti ini terus terjadi dan dibiarkan. Mohon maaf dengan segala keterbatasan kewenangan, Saya mohon ijin untuk bergerak dan turun ke jalan bersama mereka (pencari kerja) meminta hak kerja pribumi kepada pemilik kebijkan perusahaan," tegasnya.

Terkait praktik percaloan, Jimmy menegaskan, tidak ada orang dekat Bupati ataupun dari partai politik melakukan praktik percaloan berkedok yayasan seperti isu yang tengah beredar. 

"Bukan, itu bukan orang Bupati ataupun dari partai politik. Tidak ada itu, saya akan luruskan," ujarnya.

Jimmy yang akan kembali menangani ketenagakerjaan termasuk memberantas praktik percaloan ini, kedepan berencana akan merubah paradigma masyarakat Karawang dari pekerja menjadi seorang yang aktif berwira usaha. Diutarakannya, bersama Organisasi perangkat daerah terkait melalui kecamatan akan membentuk tenaga kerja terampil sesuai potensi yang dimiliki setiap desa.

"Insya Allah kedepan rencana ini bisa terwujud. Setiap kecamatan wajib mendukung program pemerintah ini," pungkasnya.(reff)


Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com

Related News

No comments:

Leave a Reply