Demo Pendukung Raja Gowa Ricuh, Anggota Satpol PP Dipukuli

BINTANGNEWS.com – Unjuk rasa ratusan pendukung Raja Gowa ke-37 Andi Maddusila Karaeng Katangka yang menolak peraturan daerah tentang lembaga adat daerah, di depan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Gowa, Sulawesi Selatan, berakhir ricuh.

Salah seorang oknum anggota Satpol PP yang berada disekitar massa diserang dan nyaris diamuk pengunjuk rasa. Petugas kepolisian yang mengawal jalannya unjuk rasa berusaha mengamankan anggota Satpol PP tersebut dari kejaran massa.
Kericuhan antara massa pendukung Raja Gowa ke-37 Andi Maddusila Karaeng Katangka Sultan Alauddin Dua dengan oknum anggota Satpol PP Gowa ini terjadi di depan DPRD Gowa. 

Massa yang kesal dengan kehadiran anggota Satpol PP pun terus mengejar dan berusaha menghakimi anggota Satpol PP. Petugas kepolisian yang melakukan pengamanan langsung membawa lari anggota Satpol PP tersebut dari bulan-bulanan massa.

Ratusan massa pendukung Raja Gowa ini sebelumnya berunjuk rasa menolak adanya peraturan daerah yang menegaskan bahwa bupati bisa menjalankan fungsi raja atau sombaya. 

Massa meminta kepada DPRD Gowa agar mencabut peraturan daerah tersebut, karena dinilai dapat memicu konflik dengan keluarga kerajaan. Tak hanya itu, massa juga berunjuk rasa di depan Mapolres Gowa. 

Dalam aksi di depan mapolres itu, massa meminta agar pelaku perusakan brankas dan kamar penyimpanan benda pusaka milik Kerajaan Gowa segera ditangkap.(jon)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com

Sumber: Sindonews


Related News

2 komentar:

  1. Biarmi Gowa jadi lautan darah nanti, akibat gubernur tidak cabut, batalkan atau revisi Perda LAD Gowa dalam kata ketua LAD adalah keturunan Raja Gowa yang berfungsi dan berperan sebagai Sombayya dan Bupati sebagi penasihat dan pembina agar adat dan budaya kerjaan gowa terpelihara terjaga demi keutuhan bangsa.

    ReplyDelete
  2. Ini kesalahan siperancang sipenyusun Perda itu yang tidak pandai melihat konsekwensinya untuk masyarakat gowa khususnya keluarga kerajaan, apa dampaknya bermaslahat atau mudarrat. sebaiknya adnan dan DPRD Gowa fokus pada rugas pokoknya terutama berkemas untuk meraih Piala Adipura, sungguh memalukan gow atidak pernah dapat piala adipura sejak 20 tahun lalu, itu yang mesti diurusi apalagi gowa bersebelahn dengan makassar yang dapat piala adpura. hak raja dirampas dengan snjata perda, betul-betul otak licik si abu nawasnya Gowa.

    ReplyDelete