Diminta Tak Loloskan Ahok, Ini Kata Ketua KPU DKI

BINTANGNEWS.com –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menanggapi permintaan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet untuk menolak pendaftaran Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilgub DKI Jakarta 2017. Alasannya, Ahok masih terganjal sejumlah masalah yang harusnya diselesaikan dahulu.

Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan, KPU DKI tidak bisa ikut campur dalam kasus yang diduga akan menyeret nama Ahok. Maka itu, kata dia, pihaknya tidak bisa mengikuti kemauan Ratna Sarumpaet beserta elemen masyarakay lainnya yang meminta pendaftaran Ahok ikut Pilgub DKI Jakarta 2017 ditolak.
"Kalau masih dugaan keterlibatan tentu kami tidak bisa ikut campur, namun jika sudah ada keputusan bahwa seseorang itu terlibat maka itu baru bisa kita tindak lanjuti dengan pembatalan misalnya," kata Sumarno di kantr KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2016).

Selain itu, dia menjelaskan proses yang akan dijalani oleh para calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub). Kata dia, masih ada berkas yang harus dilengkapi oleh paslon untuk pada akhirnya ditetapkan sebagai peserta Pilgub DKI 2017 pada 24 Oktober 2016.

"Ini masih ada pemeriksaan kesehatan 24-25 September di RSAL Mintohardjo. Kemudian masih harus memeriksa berkas-berkas yang belum lengkap dan harus dilengkapi," jelasnya.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet dan beberapa pimpinan dari elemen masyarakat seperti GEPRINDO, GMJ, KSPI, dan lainnya meminta KPU DKI menolak pendaftaran Ahok sebagai peserta Pilgub.(jon)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com

sumber: Sindonews


Related News

No comments:

Leave a Reply