GMPK Laporkan PDAM Karawang ke Kejagung

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Kisruh sosial terkait dugaan praktik korupsi di tubuh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tarum, Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) DPD Karawang melaporkan perusahaan ber plat merah tersebut ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Kepastian tersebut disampaikan Ketua GMPK DPD Karawang, Masmuhyi Abdullah, saat ditemui di kantornya Selasa, (27/9).

Saat ditemui, Muhyi sapaaan akrab Masmuhyi mengatakan, sejak Juni 2016 pihaknya telah menerima sejumlah informasi dari masyarakat perihal dugaan penyalahgunaan wewenang pada investasi uprating yang dilakukan oleh pihak PDAM pada tahun 2015.

“Sejak pertengahan tahun kami sudah menerima informasi dari masyarakat tentang adanya dugaan praktik korupsi di tubuh PDAM. Berdasarkan penelusuran dan investigasi, kami meyakini adanya dugaan praktik tersebut. Oleh karenanya kami melaporkan dugaan tersebut ke Kejaksaan Agung,” ungkap Muhyi.

Berdasarkan Surat Nomor : 01/DPD-GMPK/VIII/2016 tertanggal 11 Agustus, GMPK DPD Karawang melaporkan dugaan tindak pidana korupsi PDAM Tirta Tarum ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Berdasaarkan informasi, sedikitnya GMPK DPD Karawang menemukan empat point penting yang menjadi barometer terjadinya dugaan praktik korupsi di tubuh PDAM. Diantaranya, PDAM diduga telah melanggar Peratura Daerah Nomor 6 Tahun 2010, Pasal 75 Ayat 1.

Kedua, PDAM diduga melanggar Undang Undang Nomor 5 Tahun 1962, Pasal 22 Ayat 3. Ketiga PDAM diduga melanggar Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 50 Tahun 1999, Pasal 6, dan terakhir PDAM diduga telah melanggar Peraturan Direksi PDAM Nomor 690/PER.137A/2012. (k12)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com


Related News

No comments:

Leave a Reply