Gubernur Jabar: Semua Atlit PON XIX Wajib Pakai Pita Hitam Berduka Longsor Garut

KARAWANG, BINTANGNEWS.com –  Bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap warga Garut yang terkena musibah Banjir Bandang pada Selasa kemarin, Ketua pengurus besar PON sekaligus Gubernur Jawa Barat, kepada semua atlit yang sedang berlaga pada pertandingan PON XIX diwajibkan serta Official, untuk memakai Pita Hitam di lengan kiri, sebagai tanda berduka pada pertandingan-pertandingan selanjutnya. Bubernur juga meminta kepada para atlit agar tidak berlebihan merayakan kemenangan.
Kedatangan Gubernur Jawa Barat, sekaligus ketua pengurus besar Pekan )lahraga Nasional, Ahmad Heryawan, langsung di sambut para official, serta para atlit asal Jawa Barat, di Situ Cipule, Kabupaten Karawang, Kamis sore tadi (22/09/16).

Dalam kunjunganya, Aher berdialog dengan para atlit Jawa Barat, dan juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana di Situ Cipule, yang di jadikan salah satu Venue dari cabang olahraga Dayung, pada PON XIX 2016.

Menurut Aher di sela-sela kunjunganya kepada Wartawan mengatakan,” kami menyatakan, keprihatin atas peristiwa Bencana Banjir Bandang, di kota Garut, pada selasa kemarin. Aher juga akan mewajibkan kepada semua atlit dan official, yang betanding pada Even Nasional, PON XIX untuk memakai Pita Hitam di lengan kiri, pada pertandingan selanjutnya, ini di lakukan sebagai tanda berduka, dan bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap warga Garut yang tertimpa musibah banjir Bandang.

Aher juga menambahkan, meski Jawa Barat unggul sementara dalam perolehan emas, Aher meminta kepada semua atlit khsusunya atlit Jawa Barat, agar tidak berlebihan dalam merayakan kemenangannya, karena salah satu wilayahJawa Barat, masih berduka dengan peristiwa bencana Banjir Bandang yang terjadi di Kota Garut.(jon)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com

Related News

No comments:

Leave a Reply