Karawang Alami Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Warga Diminta Segera Lapor

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Kelangkaan gas elpijji ukuran 3 kilogram (kg) yang pernah terjadi pada Februari lalu, kini Gas elpiji bersubsidi tersebut kembali mengalami kelangkaan di kabupaten Karawang. Pasalnya, beberapa wilayah di Karawang kekurangan pasokan Elpiji 3 kg yang mengakibatkan harga Elpiji 3 kg mencapai melonjak mencapai Rp25 ribu per tabung.

Nur, salah seorang warga Majalaya Kabupaten Karawang mengatakan, kelangkaan gas elpiji 3 kg sudah terjadi sejak beberapa sepekan terakhir. Diakuinya, ketika mendapatkan gas tersebut dengan susah payah hingga menmpuh jarak yang jauh namun harganya melambung dari harga normal Rp18 ribu rupiah.

"Dari semalam saya cari-cari ngga ada, siang ini baru dapat tapi hargannya Rp23 ribu," terangnya, Kamis (29/9)

Hal yang sama dirasakan pemilik warung makan di wilyah Klari, Kasim, menjelaskan, kelangkaan elpiji 3 kg sudah terasa dalam beberapa pekan terakhir. Dengan kelangkaan gas elpiji tersebut, diyakininya akan berdampak kepada aktivitas usaha kecil yang dilakukan. 

"Sudah kesana kemari mencari tapi tetap tak dapat. Jika kelangkaan ini berlangsung lama tentu berdampak kepada usaha saya," keluhnya.

Ihwal kelangkaan gas elpiji 3 Kg, warga meminta Pemerintah Kabupaten Karawang harus segera bertindak menyelesaikan terhadap pendistribusian gas bersubsidi secara merata dan tepat sasaran.

Sementara itu menanggapai hal tersebut, kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Enegi (Disperindagtamben) Kabupaten Karawang, Hanafi, mengaku, belum menerima laporan terkait kelangkaan gas elpiji bersubsidi di beberapa wilayah di Kabupaten Karwang. Namun pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan tim pengawas terkait pendataan penyaluran gas elpiji. 

Hanafi menghimbau kepada masyarakat, untuk segera melaporkan kelangkaan gas elpiji 3 kg diwilayahnya. Sebab, pada waktu yang normal pihaknya telah menyiapkan kuota sebanyak 1,8 juta tabung perhari. 

"Segera laporkan, kita bisa tambah kuota untuk mengajukan peningkatan. Untuk waktu libur panjang saja kita pasti ajukan peningkatan kuota," jelas Hanafi. (*FAR)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com

Related News

No comments:

Leave a Reply