Ketua Komisi Eropa Usulkan Markas Militer UE

BINTANGNEWS.com – Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker mengatakan bahwa Uni Eropa (UE) membutuhkan markas militer untuk bekerja menuju kekuatan militer bersama. Hal itu dikatakannya kepada parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis.

Juncker mengatakan bahwa kurangnya struktur permanen mengakibatkan sejumlah uang terbuang percuma untuk sebuah misi. Tapi, Juncker menegaskan bahwa kekuatan militer tersebut harus menjadi pelengkap bagi NATO. 
"Menciptakan pertahanan bukan berarti mengurangi kekuatan transatlantik (NATO). Dana pertahanan militer Eropa akan merangsang penelitian militer dan pengembangan," katanya seperti dikutip dari BBC, Kamis (15/9/2016).

Dalam kesempatan itu ia juga menyinggung pengaruh Brexit terhadap bagi pertahanan dan militer Uni Eropa. Menurutnya, Brexit telah memberikan tambahan dorongan untuk rencana kerjasama pertahanan yang lebih besar. 

Inggris, kata Juncker, selama ini selalu keberatan akan adanya potensi konflik kepentingan dengan NATO. Karena itu, ia menyatakan bahwa Brexit tidak akan mempengaruhi UE dan mendesak negosiasi Brexit dilakukan secepat mungkin.

Pidati Presiden Komisi dari serikat negara-negara Eropa ini diperkenalkan pertama kali pada tahun 2010. Pidato ini meniru model pidato tahunan Presiden Amerika Serikat (AS) dan bertujuan untuk melaporkan tentang kondisi UE dan garis agenda legislatif mendatang.(reff)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com

Sumber: Rol

Related News

No comments:

Leave a Reply