”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini”

BINTANGNEWS.com –  ANTARA News: Kepala Polri Jenderal Polisi Tito Karnavian memerintahkan Polda Jawa Barat untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah mencari tahu penyebab bencana banjir bandang di Kabupaten Garut, Jabar, agar kedepan tidak terulang lagi.

"Kapolda ada di sini, pemda, Walhi untuk mempelajari apa penyebabnya (banjir) supaya tidak terulang lagi kejadian seperti ini," kata Tito saat memberikan bantuan kepada korban banjir di pengungsian, Markas Korem 062 Tarumanagara, Garut, Jumat.
Ia mengatakan pencarian itu untuk dapat diketahui apakah karena fenomena alam atau adanya kerusakan lingkungan.

"Apakah ini fenomena alam biasa atau kerusakan lingkungan, maka harus dicari jalan keluar, kalau bisa penegakan hukum," katanya.

Selanjutnya, kata dia, perlu dilakukan tindakan hukum jika ada pembalakan pohon secara ilegal, perambahan hutan sehingga terjadi penggundulan hutan.

"Penegakan hukum kalau ada ilegal loging, perambahan hutan," katanya.

Ia menambahkan sebelum mencari tahu penyebab banjir itu, jajarannya akan terlebih dahulu melakukan upaya penanggulangan.

Jajaran kepolisian akan membantu proses evakuasi, menolong dan mencari korban banjir, dan membantu warga yang rumahnya rusak atau hilang.


"Setelah semua ini jalan ada tim Polda bekerjasama dengan pemerintah daerah dan BPBD untuk mencari apa akar masalah banjir bandang ini," katanya.***

Keluarga besar Redaksi BINTANGNEWS.com Ikut Bela Sungkawa atas Wafatnya Polisi Wanita (Polwan) Bripka Anita, saat menunaikan tugasnya, dalam kecelakaan di Jalan Tol Cipali, yang menggunakan Mobil Avanza, Nopol B-1255-TKQ. Yang dikemudikan Bripka Anita sendiri, terguling dan masuk ke jurang Parit selokan di KM 125 jalur A, Sabtu (24/9/2016) sekitar pukul 10.05 WIB.

Kecelakaan itu bermula ketika polwan itu yang bertugas di Ditlantas Polda Metro Jaya mengemudikan mobil dari arah Cikopo menuju Palimanan. Diduga, Bripka Anita mengantuk, sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan terguling masuk Parit selokan dengan posisi semua roda berada di atas.
”Semoga Wafatnya Almarhumah dalam menunaikan tugasnya, mendapat ampunan Tuhan,” Amiin..***
Humas Polres Karawang:

Pada hari minggu tgl 25 September 2016 pukul 11.30 wib,jajaran Polsek Karawang Berhasil mengamanakan Pelaku Pencurian R4.dan sekarang pelaku sedang menjalani pemeriksaan guna pengembangan lebih lanjut.***

Kegiatan pengamanan tempat bermalam dan tempat istirahat peserta/ Atlet Dayung dalam Pon jabar, 
Hari : minggu tgl 25 September 2016
Dari pkl : 06.00 wib s/d 18.00 wib
Bertempat di Hotel Brits Perum Grand Taruma..
pengawalan Atlet kontingen pon dayung dari 
1. Sumbar
2.Jambi 
Melakukan pengawalan ke venue.di Cipule.
Adapun Atlit yang menginap di hotel blits
Dengan perincian Atlet Sbb:
a.Atlet putra 145 orang
b.Atlet putri 39 Orang
c.official 38 orang
d.total room 94 Room.
e.Atlet dari sulbar dan sulawesi selatan ,sulteng,jateng dan Dki sebagian Atlit telah kembali ke daerah asal.***


Telah dilaksanakanya syukuran kantor samsat baru di Jalan Raya Tuparev(kantor lama jamsostek).
Di pimpin oleh kasat Lantas Karawang AKP Rendy Setya Permana S.I.K dengan pembacaan al-quran di ikuti anggota lantas karawang berikut staf kantor atap tersebut.***

Polsek Tempuran, yang diawaki oleh Aiptu Ano dan Brigadir Hendri sedang melaksanakan giat PAM Wisata di Pantai Cibendo Desa Ciparagejaya

Dalam kesempatan tersebut Aiptu Ano memberikan arahan kepada petugas parkir dan pengunjung yang berenang dipinggir laut agar berhati-hati mengingat cuaca yang tidak bisa diprediksi saat ini.***


25 september 2016
Anggota polsek cikampek sedang melaksanana pengamanan " PARMINGGUON PESTA PUNCAK FESTIVAL SENI DAN BUDAYA BATAK 2016 " yang di ikuti REMAJA,PEMUDA/I KRISTEN BATAK SE-KAB.KARAWANG,PURWAKARTA DAN SUBANG. 
Giat dipimpin oleh Pdt.Kamson Pasaribu,S.Th (Pemimpin Gereja HKBP Ressort Cikampek). Jumlah Jema'at yg hadir lebih kurang 600 orang.***

Humas Polres Palopo:

Operasi rutin oleh Satuan Lalu Lintas Polres Palopo di Jalan Tandipau, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu 24 September 2016.
Dalam operasi tersebut, Polres Palopo mengamankan 34 motor yang pengendaranya tidak membawa kelengkapan surat-surat, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Selain mengamankan puluhan motor, Satuan Lantas Polres Palopo juga mengamankan satu unit mobil.

Kasat Lantas Polres Palopo AKP Sri Totomenagatkan bahwa "ini dilakukan agar masyarakat Kota Palopo sadar dan mematuhi aturan lalu lintas. "Saya hanya ingin masyarakat Palopo taat akan aturan berlalu lintas dengan melengkapi surat-surat kendaraan, seperti SIM dan STNK, serta menggunakan helm".

Dalam operasi tersebut, ada pengendara yang terpaksa ditilang dan motornya disita. Sebab pengendara anak muda tersebut tidak membawa SIM dan STNK. Namun celakanya, pengendara ini tidak punya ongkos pulang. Melihat hal itu, rasa empati Kanit Patroli Satlantas Polres Palopo Ipda Muh Idris, muncul. Ia kemudian memberi ongkos pulang.

seorang Kanit Patroli merasa empati, karena pengendara yang telah di tilang tidak punya uang untuk ongkos pulang. Tapi karena melanggar dan tidak punya surat-surat yang di bawah maka terpaksa motornya disitadan di bawa ke Plres Palopo untuk tindak lanjutnya".***

Humas Polda Jabar:
Kendaraan angkutan milik PT Abacus nyaris menjadi korban komplotan perampok sekitar pukul 02.00 WIB, Jumat (23/9/2016) dinihari. Namun usaha para pelaku berhasil digagalkan polisi. Mobil berisi uang Rp 106 miliar berhasil diselamatkan dan satu terduga pelaku diamankan.

Bripda Ricky Julianto anggota Dit Samapta Polda Jabar mengaku spontan saat menghentikan salah satu kendaraan pelaku yang terus berusaha memepet kendaraan yang dikawalnya. Berbekal senjata laras panjang yang dibawanya, Ricky dengan berani menghentikan laju salah satu kendaraan yang dibawa pelaku.

"Saya berangkat dari Sukabumi dengan tujuan Bandung, sekitar pukul 01.55 WIB.Di tengah perjalanan saya sudah mulai curiga ada dua kendaraan jenis Avanza berwarna hitam dan abu-abu terus mepet ke depan. Satu kendaraan yang warna hitam bahkan beberapa kali menyalip," kata Ricky di Polres Cianjur.

Penumpang kendaraan Avanza bahkan sempat beberapa kali menodongkan senjata genggam ke arah mobil angkutan uang tersebut. Melihat gelagat itu, Ricky meminta supir kendaraan dari PT Abacus bernama Regi (29) untuk tetap tenang dan fokus membawa kendaraannya.

"Saat itu di dalam kendaraan selain saya ada dua karyawan perusahaan bernama Regi dan Yogi (27). Saya minta supir untuk tetap fokus, dan sedikit berzigzag menghindari salah satu kendaraan pelaku yang mepet sambil menodongkan senjata api genggam," lanjutnya.

Aksi tersebut terus berlanjut hingga perempatan lampu merah tugu pramuka. Ricky lalu meminta pertolongan ke petugas yang berjaga di pos. Tiga anggota dari Polsek Karang Tengah kemudian berhamburan keluar.

"Saya turun dari kendaraan bersama anggota Polres Cianjur kemudian berusaha menghentikan kendaraan pelaku, satu mobil yang berwarna hitam melarikan diri ke arah Bandung, sementara satu kendaraan yang mepet di belakang berhenti begitu saya mengarahkan senjata laras panjang ke arahnya," sambungnya Ricky.

Kendaraan Avanza berwarna abu-abu itu berhasil dihentikan, hanya ada satu orang yang berada di dalam kendaraan itu. Hartadi Ganda Sukmana (29) supir kendaraan berhasil diamankan. Ketika dilakukan penggeledahan polisi menemukan barang bukti berupa 1 stel pakaian seragam PT Abacus berikut ID Card atas nama Irwan Angga Pratama.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu membenarkan jika saat kejadian ada tiga anggota berjaga di Pos Polisi. Saat itu ketiganya baru selesai melakukan patroli geng motor.

"Ketiganya baru selesai berkeliling patroli rutin mencegah aksi geng motor. Ketika melihat ada kendaraan dengan kecepatan tinggi langsung parkir diiringi teriakan minta tolong ketiga anggota kita langsung bergegas keluar dan ikut menghentikan kendaraan itu," terang Guntur.

Satu kendaraan pelaku dan kendaraan milik PT Abacus berhasil diamankan berikut satu orang pelaku. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Cianjur.

"Apakah identitas itu palsu, atau terduga pelaku ini memang orang dalam masih kita selidiki. Saat ini dia masih kita periksa intensif di ruang Satreskrim Polres Cianjur," kata Asep.***
Umi Kulsum:
GARUT—Sabtu (24/9/2016) lalu, Tim IslamposAid turun langsung ke wilayah banjir bandang Garut, Jawa Barat. Tim IslamposAid turun ke Kampung Sindangwargi dan sekitarannya, lokasi musibah yang posisinya tepat berada di pinggir sungai Cimanuk yang tempo hari meluap.

Di sana, Tim IslamposAid menemukan sebuah Al Quran yang agak lain dari yang lain. Kover Quran itu dipenuhi lumpur, basah, namun kondisinya masih baik—utuh. Quran itu ditemukan pada pagar sebuah rumah yang berdiri persis di pinggir kali cimanuk. Rumah itu berdiri kokoh, seolah-olah tak tersentuh oleh ganasnya amukan air bah sungai Cimanuk.
Perlu diketahui di wilayah tersebut tercatat 33 rumah hanyut, 72 rumah rusak berat dan 111 rumah terendam, namun rumah itu—yang kemudian diketahui milik seorang warga bernama Pak Irin/Ibu Imas—nampaknya jadi pengecualian. Jadi satu-satunya rumah yang tak hanyut di lokasi musibah itu.***
Polsek Medan Barat:
PENGAMANAN CAR FREE DAY DI LAPANGAN MERDEKA MEDAN
Minggu, 25 September 2016 pukul 06.00 Wib kegiatan Car Free Day sudah mulai berlangsung di wilayah hukum Polsek Medan Barat di Lapangan Merdeka dengan route Lapangan Merdeka Jalan Pulo Pinang - Jalan Balai Kota - Jalan Bukit Barisan hingga Jalan Stasiun KA Medan.
Kegiatan Car Free Day tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga pagi bersama teman, kerabat dan keluarga.

Polwan Polsek Medan Barat juga terlihat sangat semangat melaksanakan pengamanan Car Free Day agar Car Free Day berlangsung secara aman dan tertib
Selamat hari Minggu dan selamat beraktifitas.***

PENGAMANAN PELANTIKAN OKP DI WILAYAH HUKUM POLSEK MEDAN BARAT
Minggu, 25 September 2016 telah dilaksanakan kegiatan pelantikan pimpinan ranting dan anak ranting OKP di pelataran parkir D'Crush Jalan Kl Yos Sudarso Kel. Glugur kota Kec. Medan Barat
Demi mengantisipasi terjadinya hal2 yang mengganggu kamtibmas, personel polsek medan barat anggota polres dan anggota brimob melakukan pengamanan di sekitar tempat pelantikan tersebut diatas hingga selesai.***

Humas Polres Sumedang:
Tribratanews Polres Sumedang – Tim evakuasi bencana Sumedang yang masih terus bekerja untuk mencari korban-korban bencana alam yang melanda kabupaten Garut yang terbawa arus sungai hingga ke kabupaten Sumedang.

Setelah sebelumnya ditemukan 2 korban dalam keadaan meninggal yang hanyut terbawa arus sungai, kini tim evakuasi kembali menemukan 2 mayat jenis kelamin perempuan sementara identitas lainnya masih dilakukan proses identifikasi.
Idih (45th) seorang warga Cipondoh – Jatinggal Sumedang yang sedang menjala ikan sekira jam 12.13 Wib, melihat benda yang Mengapung di air waduk Jatigede 150 meter dari muara sungai Cimanuk dan setelah dihampiri benda tersebut adalah mayat yang mengapung dan Idih segera melaporkan ke Polsek Wado. Sedangkan 1 mayat lagi ditemukan oleh DODI (30th) seorang warga Wado – Sumedang
Kapolsek Wado IPDA Yosua Sori Hamongan bersama tim evakuasi segera mendatangi TKP dan mengevakuasi kedua mayat tersebut, setelah dievakuasi diindikasikan kedua mayat tersebut merupakan korban banjir bandang Garut yang terbawa arus sungai hingga ke genangan waduk Jatigede – Sumedang.
Setelah Proses Evakuasi selesai jam 17.45 Wib, Kapolsek Wado menyerahkan kedua mayat tersebut ke Polsek Malangbong – Garut untuk proses identifikasi kebih lanjut.***
Tribratanews Polres Sumedang – Tim Siaga bencana yang masih terus menyisir area genangan Waduk Jatigede kembali menemukan 1 jasad yang diduga korban banjir bandang garut, hingga kini tim telah temukan 5 jasad, Sabtu (24/9/2016).

Herman (43th) seorang warga Maleber Wado yang sedang mengangkut kayu dengan perahunya adalah orang pertama yang melihat Jasad yang mengambang di area genangan Waduk Jatigede dan Herman melaporkan temuannya itu ke Tim Siaga bencana.
Setelah Tim Siaga bencana mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi, Jasad yang mengambang di genangan Waduk Jatigede teridentifikasi seorang wanita, namun untuk identitas lainnya masih belum jelas.
jasad wanita yang diduga sebagai korban banjir bandang Garut ini kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan seluruh tubuhnya sudah membusuk.
Hingga kini penemuan jasad di area genangan Waduk Jatigede sudah berjumlah 5 orang. Kapolsek Wado IPDA Yosua Sori Hamongan menyerahkan Jasad yang teridentifikasi wanita ini ke Polsek Malangbong untuk proses identifikasi lebih lanjut.***
Tribratanews Polres Sumedang – Dalam rangka memperingati Hut Polantas ke 61, Kasat Lantas Polres Sumedang AKP Umar Setyawan bersama anggota satuan lalu lintas Polres Sumedang pagi tadi melakukan pengecatan sebuah mesjid di Jelekong – Pamulihan Sumedang, Sabtu (24-9-2016).
Tanggal 22 September 2016 yang merupakan moment penting bagi satuan laulintas sebagai peringatan Hut Polantas ke 61 dan moment ini pagi tadi (24/9/2016) dimanfaatkan untuk bakti sosial kepada masyarakat dengan mengecat sebuah bangunan mesjid di Jelekong Pamulihan Sumedang.
Mesjid Jami Nurul Hidayah yang terletak di pinggir jalan Jelekong Pamulihan Sumedang ini merupakan mesjid yang sering digunakan oleh pengguna jalan termasuk anggota satuan Lalu lintas untuk beribadah karena letaknya berdekatan dengan Pos Lantas Cadas Pangeran.
Kegiatan bakti sosial pengecatan Mesjid Jami Nurul Hidayah yang dilakukan Polantas Sumedang dalam memperingati Hut Polantas ke 61 ini disambut baik oleh warga masyarakat Jelekong Pamulihan.***
Humas Polres Tanjab:
KUALA TUNGKAL - Kapolres Tanjab Barat AKBP AGUS SUMARTONO SIK SH MH bersama jajaran Forkompinda Tanjab Barat yang menghadiri kegiatan Tanam padi serentak yang di lokasi perluasan sawah Kelompok Tani Agro Jaya di RT 04, Dusun Betara 8, Desa Terjun Jaya, Kecamatan Betara, Sabtu (24/9).

Program ini merupakan tindaklanjut giat TNI yang dimotori oleh Kodim 0419 Tanjab dengan didukung oleh Dinas Pertanian Pemkab Tanjab Barat dan Polres Tanjab Barat.

Sebagai awal kegiatan ditandai dengan penanaman padi serentak oleh Bupati H. Safrial, Dinziad Kolonel Ali Asrori, Dandim 0419/Tj Letkol Inf Aqsha Erlangga, Kapolres AKBP Agus Sumartono, SIK, SH, MH, Wabup H. Amir Sakib para masyarakat petani.

Program ini dimaksudkan untuk memotivasi para petani agar memanfaatkan lahan tidur sebagai salah satu penghasil beras nantinya.

Saat ini kita masih tergantung beras didaerah lain, dan harganya pun mahal.

Bupati mengatakan kita bersama TNI dan Polri mendukung penuh kegiatan tanam serentak dan berharap agar  Kabupaten Tanjabbar menjadi salah satu lumbung padi di Provinsi Jambi.

“Saya berharap, kegiatan pertanian ini jangan sampai ini,  sebagai yang pertama dan terakhir atau berhenti sampai disini. Semoga Kedepan di 2017, kita bisa swasembada beras di Provinsi Jambi," harapnya.

Tanam Padi Serentak ini menurut Bupati, merupakan salah satu alternatif yang sangat pas dan relevan untuk dapat mencapai tujuan Negara Indonesia yakni mencapai swasembada pangan dan ketahanan pangan Nasional," timpalnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah sudah mengirim surat kepada Menteri Pertanian untuk di tembuskan kepada Presiden meminta kembali 490 ribu Ha lahan APL (Hak pro Gratip).

"Mudah-mudahan apa yang kita upayakan memberikan hasil yang memuaskan,’’ ucap Bupati mengakhiri sambutannya.

Penanaman serentak juga diikuti oleh ratusan warga petani setempat. Warga merasa terbantu dengan pananaman padi yang akan dilakukan tersebut.

Dandim 0419 Tanjab Letkol. Inf. Aqsa Erlangga mengatakan bahwa TNI dan Polri akan membantu Program ini, kita punya alat untuk bisa di manfaatkan dan membantu juga untuk menyiapkan lahan" Kata Dandim.

Sementara, Kapolres Tanjab Barat mengapresiasi kepada Kodim yang telah berupaya maksimal memotivasi petani untuk manfaatkan lahan tidur.

" Saya salut kepada TNI, Pemda,  masyarakat yang telah bersama sama memanfaatkan lahan tidur untuk pertanian padi, ini juga bagian kita sebagai aparat untuk memajukan Kabupaten Tanjab Barat yang kita cintai ini" Pungkas Kapolres.

Polres dukung penuh, dan ini juga akan menular di desa lain.

Mari kita hidupkan daerah kita sebagai daerah agraris sehingga tidak perlu impor beras lagi.
(LAERSHI HUMAS POLDA JAMBI).***

Humas Polda Papua:
1.Pada hari jumat tanggal 23 september 2016, sekitar jam 11.00 wit, bertempat di jalur 1 Gang Anggur SP 2 telah berlangsung pembayaran denda adat perang Jayanti.
2. Rangkaian kegiatan ;
a. Pukul 11.00 wit, masyarakat dari suku moni mulai berdatangan ke tempat pembayaran denda adat (bayar kepala)sebagai jelanjutan konflik perang suku yang terjadi di kampung jayanti distrik kuala kencana kabupaten mimika beberapa tahun yang lalu ;

b. sekitar pukul 12.25 wit, prosesi pembayaran denda kepala di mulai di awali dengan tarian tarian, selanjutnya warga memasuki tempat/lokasi pembayaran denda adat (bayar kepala);
c. Adapun termonitor masyarakat yang datang kurang lebih 100 orang terdiri dari kaum ibu ibu, bapak bapak, pemuda pemudi serta anak anak ; 

d. Pukul 12.30 wit, dilaksanakan prosesi pembayaran denda adat (bayar kepala) perang suku yg dimulai dengan penyampaian nama korban meninggal yaitu an.joel wandagau dari suku moni ; 
e. Pukul 12.57 wit, prosesi penyerahan pembayaran uang denda adat (bayar kelapa) oleh Waemum yang di terima oleh pihak keluarga korban sebesar Rp. 2 miliar.

f. Pukul 13.25 wit, prosesi pembayaran denda adat (bayar kepala) selesai. 
g. Sekitar pukul 13.40 wit, kegiaran selesai selanjutnya masyarakat yang mengikuti prosesi pembayaran adat (bayar kepala) berangsur angsur meninggalkan tempat bayar kepala ;
h. Selama kegiatan pembayaran denda adat ( bayar kepala) berjalan aman lancar.***
 BINTANGNEWS.com:
”Salam Tribrata. Siap Komandan, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami, hanya sebatas usul mengingat giat anda adalah Info penting bagi masyarakat luas. Kalau bisa mohon dinding akun anda dibuka, (tidak Privasi) dengan melalui topik berita ”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini” walaupun kami ambil hanya secara acak.

Insya Allah giat anda bisa dibaca masyarakat luas dan, dibaca oleh semua Humas Polres dan Humas Polda, karena kami telah berteman dengan semua akun Humas Polri di seluruh wilayah hukum Indonesia,” terimakasih atas kerjasamanya. (by. BINTANGNEWS.com).***
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com
Sumber: Polri


Related News

No comments:

Leave a Reply