”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini”

BINTANGNEWS.com –  Tersangka Abu Fauzan tiga kali berangkatkan WNI ke Suriah Antaranews: Tersangka terorisme AR alias Abu Fauzan tercatat setidaknya telah tiga kali memberangkatkan WNI ke Suriah untuk bergabung dengan organisasi radikal ISIS.

"Ada minimal tiga pemberangkatan yang berhasil lolos, di antaranya Oktober, November 2015 dan Januari 2016," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu.
Abu Fauzan yang ditangkap di Mustika Jaya, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu pagi, diketahui berperan mengatur keberangkatan para WNI yang hendak ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

"Abu Fauzan telah ditetapkan sebagai tersangka dan sekarang masih diperiksa," katanya.

Dalam pemeriksaannya, selain sebagai fasilitator pemberangkatan WNI, terungkap bahwa Abu Fauzan juga memberikan motivasi dan pembekalan kepada para WNI sebelum mereka diberangkatkan ke Suriah. "Dia memberikan motivasi dan pembekalan jawaban-jawaban bohong apa yang harus dikemukakan untuk mengantisipasi kalau para WNI tertangkap," katanya.

Sementara polisi kini masih mengusut kemungkinan adanya pihak lain yang menyuruh Abu Fauzan memberangkatkan WNI ke Suriah.


"Masih didalami perannya, apa dia bekerja sendiri, apa disuruh," katanya.
Penangkapan Abu Fauzan dilakukan berdasarkan keterangan tiga tersangka lainnya yakni ANF, A dan W yang telah ditangkap lebih dulu.

Ketiganya adalah WNI yang hendak diberangkatkan ke Suriah oleh Abu Fauzan. Bahkan tersangka W yang merupakan seorang wanita diketahui turut mendanai keberangkatan para WNI ke Suriah. 

"Masih ditelusuri apakah ini dana pribadi atau diperoleh dari pihak lain," katanya.
Dalam penangkapan ketiga tersangka tersebut, diamankan pula empat orang lainnya tapi hanya ditetapkan sebagai saksi.
Atas perbuatannya, ANF, A, W dan Abu Fauzan dijerat dengan pelanggaran Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.***


TNI Angkatan Darat:
Panglima TNI Tegaskan Pulau Natuna Milik Indonesia ::
Letak Pulau Natuna yang sangat strategis karena berada di dekat kawasan Laut China Selatan dan memiliki sumber daya alam yang luar biasa, menjadikan pulau itu diperebutkan banyak negara, seperti Vietnam, Filipina, Brunei Darussalam, dan China. Kondisi ini membuat kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI terganggu dan menuntut pemerintah untuk memperhatikan secara khusus keberadaan Pulau Natuna tersebut.

Setelah selesai memberikan orasi ilmiah dalam Dies Natalis Ke-53 Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto di Graha Widyatama Unsoed Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa Pulau Natuna berada di wilayah Indonesia sehingga mutlak milik Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Wilayah NKRI, enggak bisa dinegosiasi lagi, sudah utuh, dan harga mati,” jelas Panglima. Senin (26/9)

Pernyataan Panglima tersebut bukan tidak ada dasar, sesuai Deklarasi Djuanda tahun 1957 ditetapkan bahwa pulau-pulau terluar pada Gugusan Natuna tersebut dijadikan titik dasar terluar wilayah Indonesia. Bahkan, sesuai dengan Konvensi Hukum Laut 1982, titik dasar tersebut telah didaftarkan oleh Pemerintah Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2009.

Menurut Panglima TNI, TNI akan membangun pangkalan pesawat TNI Angkatan Udara, pangkalan kapal TNI Angkatan Laut, dan pangkalan TNI Angkatan Darat di pulau yang terletak di utara Indonesia. “Pangkalan sedang kita bangun di sana (Pulau Natuna) dan saya berharap pembangunan pangkalan tersebut akan selesai dalam dua hingga tiga tahun,” tegasnya.***

Humas Polres Biak:
Tribratanewspapua.com Biak – Seksi Propam Polres Biak Numfor melaksanakan pemeriksaan dan penarikan Senpi terhadap anggota yang memegang senjata api. Selasa 27/9/2016.
Kasi propam IPDA Halim yang memimpin kegiatan tersebut mengatakan, bersama kami melaksanakan pemeriksaan dan penarikan Senpi genggam terhadap anggota yang tidak menduduki suatu jabatan dan anggota yang dinilai belum layak memegang senpi walaupun ada hasil psikotesnya.
Dari hasil kegiatan tersebut kami mengamankan 5 pucuk senjata api dari anggota. Selain itu, pemeriksaan dan penilaian akan terus kami lakukan terhadap anggota Mapolres maupun anggota Mapolsek jajaran Polres Biak Numfor, agar tidak terjadi penyalahgunaan senjata api dalam pelaksanaan tugas nantinya, “ungkap Kasi Propam. (rsl).***
TNI Angkatan Darat:
Yon Armed 1/2 Ajusta Yudha Kostrad Uji Coba Penembakan Roket Astros : Pendivif 2. Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 1 adalah salah satu kekuatan bantuan tempur (Banpur) Divisi Infanteri 2/Kostrad, yang memiliki Alutsista terbaru MLRS (Artillery Saturation Rocket System) ASTROS II, produksi Avibrás Aerospacial, sebuah perusahaan manufaktur senjata militer dari negara Brazil.
Baru-baru ini Yon Armed 1 Kostrad menggelar uji coba Alat Utama Sistem pertahanan MLRS Astros ll dan uji munisi Roket SS-09 dan SS-30 di pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur. Dalam uji coba tersebut, ditinjau secara langsung oleh Kepala Staf Divif 2 Kostrad Brigjen TNI Ainurrahman. (20/9/16).
Kegiatan menembak senjata ini dilaksanakan untuk menguji coba dan menguji fungsi Alutsista baru yang dimiliki oleh Yon Armed 1 Kostrad, sekaligus melatih kesiapan satuan dalam rangka menghadapi Latihan Bantuan Tempur Terpadu yang akan digelar pada bulan November mendatang. Kegiatan uji coba menembak ini diikuti oleh 102 personel prajurit yang dipimpin oleh Komandan Batalyon Armed 1, Mayor Arm Dodot Sugeng Hariadi dengan mengerahkan 6 pucuk roket Multiple Launch Rocket System (MLRS) Astros ll MK 6.
Mayor Dodot menjelaskan, “bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan uji coba dan uji fungsi terhadap Alutsista baru yang kita miliki. Selain itu juga sebagai bentuk persiapan Yon Armed 1 Kostrad dalam menghadapi kegiatan latihan pada skala TNI,” jelasnya.

Lebih lanjut Mayor Dodot menjelaskan, “Setiap Alutsista terbaru pasti akan melalui proses uji prima, baik untuk menguji presisinya, jarak capainya, mekaniknya ataupun komponen yang ada di roket itu sendiri. Dan apabila terdapat perubahan setelah penembakan atau adanya kerusakan, akan dievaluasi dan kita laporkan ke komando atas,” tandasnya.


Roket MLRS Astros ll merupakan senjata canggih berupa peluncur roket dengan mobilitas dan fleksibilitas tinggi, yang memiliki efek gentar terhadap musuh. Karena bisa meluncurkan beberapa roket sekaligus dengan jangkauan sasaran yang jauh dan tingkat akurasi yang tinggi. Saat ini untuk jenis munisi yang dimiliki Yon Armed 1 adalah Roket SS-09 dan SS-30 yang memiliki jangkauan 6 Km-30 Km, dan akan dikembangkan dengan jenis munisi baru dengan jarak jangkauan hingga 150-300 km.

Pengadaan roket MLRS Astros ll di Yon Armed 1 Kostrad ini, terkait salah satu wujud dari pembangunan MEF (Minimum Essential Force), yang saat ini sudah memasuki proses Renstra tahap 2. Pada tahap ini, Renstra lebih menitikberatkan pada pembangunan dan modernisasi Alutsista beserta teknologinya untuk membentuk kekuatan pertahanan yang memadai, guna menjadikan postur pertahanan Indonesia yang mandiri, kuat, disegani dan semakin berwibawa.***

Humas Polres Tapsel:
JAGA KEKONDUSIFAN SAT DALMAS POLRES TAPSEL STAND BY DI POSKO PERBATASAN
Tapsel – Terkait dengan isu yang beredar di masyarakat, aktivitas desa Aek Badak Jae dengan Desa Sihepeng sudah berjalan dengan normal. Walaupun demikian Personil Sat Dalmas Polres Tapanuli Selatan yang dipimpin oleh Kasat Sabhara AKP JHONSON BUTAR BUTAR bersama Personil Sat Dalmas masih stand by di posko perbatasan, guna untuk menjaga keamanan dan kekondusifan antara dua desa tersebut.***

Humas Polres Karawang:
Polwan Sabhara memberi pelayanan kepada masyarakat di Jalan Tuparev dengan membantu masyarakat menyebrang. Dan memberi himbauan kepada masyarakat setempat agar tetap berhati2 dalam menyebrang dan terhadap kejahatan.***

Rabu (28/09/16) Anggota Polwan Sat Sabhara polres Karawang melaksanakan kegiatan patroli dialogis dengan marbot Masjid yang bertempat di Masjid Raya Bumi Teluk Jambe. Antisipasi Radikalisme dan Anti Pancasila.***

Rabu (28/09/16) Anggota Patroli Sat Sabhara polres Karawang atas nama Brigpol Hofidul Azis melaksanakan kegiatan patroli dialogis dengan tukang parkir dijalan Tuvarep Karawang memberi himbauan agar lebih berhati-hati dan antisipasi 3C pada siang hari.***

Rabu (28/09/16) Selesai minggon aiptu yulian adhisukma anggota binmas desa segaran dilanjutkan dengan kerjabakti bersama BPDB beserta perangkat desa segana membersihkan saluran air.***

Rabu 28/09/2016.Kapolsek tempuran Akp.H Indamancik. SH menghadiri giat sambang nusa yang diadakan oleh sat pol air karawang di pantai ciparage jaya desa ciparage jaya Tempuran.acara tersebut di hadiri oleh dir pol air Polda Jabar kombes pol Suwarto dan kompol H Hermawan serta kasat pol air karawang akp Zulkipli Sitorus.Dalam kesempatan tersebut dir pol air menyampaikan arahan mengenai menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memerangi organisasi radikal dan anti pancasila, peredaran narkoba melalui jalur laut,***

Pelopor Wiratama:
Panglima TNI : Kebersamaan TNI-Rakyat Merupakan Pusat Kekuatan.
Kedekatan dan kebersamaan TNI-Rakyat adalah inti dan pusat kekuatan (centre of gravity) dari Sistem Pertahanan Semesta yang kita anut. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat melaksanakan ziarah ke makam KH Hasyim Asyari dan KH Abdurrahman Wahid dalam rangka memperingati Hari TNI ke-71 di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Selasa (27/9/2016).

Panglima TNI menjelaskan bahwa dalam rangkaian Hari TNI ke-71, TNI ingin membangun suatu tradisi luhur, mengenang dan menghormati para pahlawan pelaku sejarah yang berjasa terhadap negara Indonesia. "Dengan tradisi seperti ini, kita tidak melupakan sejarah, disini ada Gusdur dan KH Hasyim Asyari, ini semuanya kental dengan sejarah nilai-nilai yang perlu ditauladani," ungkap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Ia menambahkan bahwa, Indonesia memiliki banyak sifat dan karakter budaya luhung yang tidak dimiliki bangsa lain, sehingga merupakan penguat persatuan dan kesatuan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Raya. "Ini yang perlu ditauladani dalam ziarah ini, agar generasi muda TNI tidak melupakan sejarah dan mencontoh untuk melanjutkan perjuangan yang semakin sulit," terang Panglima TNI.***

Jabatan Danyonkav 11/MSC Diserah Terimakan.
Kepala Staf Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigjen TNI Moch. Fachrudin memimpin sertijab Komandan Batalyon Kavaleri (Danyonkav) 11/Macan Setia Cakti di lapangan Yonkav 11/ MSC Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (28/9/16). Posisi Danyonkav 11/ MSC diserah terimakan dari Letnan Kolonel Kav Joni kepada Letnan Kolonel Kav I Made Maha Yudhiksa, S.Sos yang akan menjabat Dansecata Rindam Iskandar Muda.

Kasdam menyebutkan, Batalyon Kavaleri 11/MSC mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pertempuran darat dengan menggunakan kendaraan tempur berlapis baja sebagai peralatan utamanya dan melaksanakan perkuatan kepada satuan kewilayahan dalam rangka mendukung tugas pokok Kodam Iskandar Muda. Batalyon Kavaleri 11/ MSC berperan penting dalam menyelenggarakan pertempuran menggunakan peralatan dan kendaraan taktis, sehingga harus mampu mewujudkan daya gerak, daya tembak dan daya kejut tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas operasi.***

Kasdam XII/Tpr Pimpin Sidang Panlih Caba PK Perbatasan TNI AD TA. 2016.
Kepala Staf Kodam XII/Tanjungpura Brigjen TNI Ahmad Supiyadi memimpin Sidang Panlih Caba PK Perbatasan TNI AD TA. 2016 di Aula Sudirman Mako Rindam XII/Tpr, Jalan Raya Pasir Panjang, Singkawang, Minggu (25/09). Seleksi penerimaan Caba PK TNI AD perbatasan merupakan realisasi dari TNI AD untuk mewadahi animo masyarakat perbatasan yang akan menjadi Prajurit TNI AD dikatakan Pangdam XII/Tpr melalui Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Ahmad Supriyadi saat membuka Acara Sidang Panlih Caba PK Perbatasan.

Strategi yang harus dilakukan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme di perbatasan salah satunya adalah mendidik pemuda-pemuda perbatasan sebagai generasi penerus bangsa untuk menjadi prajurit TNI AD yang nantinya sebagian besar akan bertugas di wilayah perbatasan, terangnya. "Penerimaan prajurit kali ini seluruh peserta seleksi diambil dari putra daerah asli perbatasan yang sukarela ingin mengabdikan dirinya menjadi Bintara PK TNI AD", tegasnya

Kasdam menekankan kepada para Tim pemeriksa, agar dalam setiap pemeriksaan kepada calon Bintara harus berpegang teguh pada semua aspek yang menjadi kriteria prajurit, sehingga tidak terjadi kegagalan Serdik khususnya pada saat pelaksanaan pendidikan.

 "Hindari hal-hal yang bersifat spekulatif, yang dapat merugikan calon itu sendiri maupun nama baik TNI di masa yang akan datang", harap. Hadir dalam kesempatan tersebut pengawas pemilihan Caba PK TNI AD TA. 2016 Subpanpus Kodam XII/Tpr (perbatasan) Kolonel Inf Suparwanto, Kolonel Inf Kartika Adi Putranta, S.E. sebagai wakil ketua Subpanpus Kodam XII/Tpr (perbatasan).***

Ipda Asep Widianto Binmas Polsek Panakkukang Makan Berjamaa dengan Tahanan

Asep W, Haryuddin Kyudin:
Tribratanewspolrestabesmakassar.com- Sebagai pembina Masyarakat (Binmas) Polsek Panakkukang Ipda Asep Widianto makan siang bersama dengan tahanan, ini merupakan wujud rasa kebersamaan di hadapan Allah SWT.
Dalam kesempatan tersebut Ipda Asep Widianto memberikan pembinaan mental kepada tahanan agar dikemudian hari jangan sampai terulang perbuatannya melakukan tindahan kejahatan, Selasa (27/9/2016).
Dengan sentuhan dan pembinaan terhadap tahanan diharapkan setelah keluar nanti bisa bekerja dengan baik dan berkumpul dengan keluarga.
Panit 1 Binmas memberikan penjelasan kepada tahanan bahwa saat mereka berada di dalam ruang tahanan harus menjaga kesehatan dan harus taat dan patuh terhadap aturan yang ada di dalam ruang tahanan Polsek Panakkukang.***
Humas Polda Papua Barat:
DIALOG INTERAKTIF KAPOLRES SORONG KOTA BERSAMA MASYARAKAT MELALUI RRI
Tribratanewspapuabarat.com-Kantor Penyiaran RRI Sorong undang Kepala Kepolisian Resor Sorong Kota AKBP Edfrie Richard Maid, SIk untuk menjadi narasumber dalam acara Sorong Raya Aspirasi dengan tema Pemberantasan narkoba, Rabu (28/9/2016) pukul 08.00 WIT yang bertempat di Kantor Penyiaraan RRI Sorong.

Acara ini dirangkaikan dengan sesi tanya jawab dari masyarakat Kota Sorong melalui line telpon kepada nara sumber. Banyak yang mendukung dan mengapresiasi giat kepolisian terutama Polres Sorong Kota yang baru - baru ini mengungkap kasus narkoba dengan BB sabu-sabu seberat 180 gram atau senilai Rp. 500 juta. Namun ada juga yg meminta aparat penegak hukum untuk lebih tegas terhadap tindak kriminal yg terjadi baru - baru ini khususnya kasus begal.

Dalam komentar penutupnya Kapolres mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat kota sorong agar tidak terjerumus kedalam narkoba karena narkoba sangat membahayakan.

"Saya himbau masyarakat Kota Sorong agar sama-sama menjaga keluarga, anak, saudara maupun rekan - rekannnya agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba karena polisi saja tidak dapat mengatasi masalah tersebut tanpa ada bantuan dan dukungan dari masyarakat " kata beliau. [Humas Polres Sorong Kota].***

BINTANGNEWS.com:

”Salam Tribrata. Siap Komandan, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami, hanya sebatas usul mengingat giat anda adalah Info penting bagi masyarakat luas. Kalau bisa mohon dinding akun anda dibuka, (tidak Privasi) dengan melalui topik berita ”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini” walaupun kami ambil hanya secara acak.

Insya Allah giat anda bisa dibaca masyarakat luas dan, dibaca oleh semua Humas Polres dan Humas Polda, karena kami telah berteman dengan semua akun Humas Polri di seluruh wilayah hukum Indonesia,” terimakasih atas kerjasamanya. (by. BINTANGNEWS.com).***
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com

Sumber: Polri 

Related News

No comments:

Leave a Reply