Meski Dibantah BMP Karawang, Pengusaha Yakin Terjadi ”Praktek Curang Dalam Lelang”

Proyek yang Diduga Masih Proses Lelang Tapi Sudah Mulai di Kerjakan
KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Proses pengadaan barang dan jasa dalam belanja modal pembangunan jalan, saluran pada Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2016 baru memasuki tahap evaluasi. Dilansir dari portal Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) Jawa Barat , sejumlah paket yang digelar oleh DBMP sebagian besar masih berkutat pada tahapan evaluasi dan pembuktian kualifikasi.

Berdasarkan pantauan BINTANGEWS.com, hingga Jum’at hari ini (2/9), Tim yang tergabung di dalam Kelompok Kerja (Pokja) II Jasa Konstruksi masih melakukan tahapan pembukaan dokumen penawaran, evaluasi, evaluasi dokumen kualifikasi dan melakukan pembuktian kualifikasi dari masing-masing penawaran yang disampaikan oleh penyedia jasa melalui LPSE.

Masih berdasarkan portal LPSE Jawa Barat, rencananya pada Senin, (5/9), Pokja II Jasa Konstruksi yang melakukan proses lelang pada DBMP baru akan melakukan proses pengunggahan hasil evaluasi untuk menetapkan para penyedia jasa yang berhak mendapatkan pekerjaan setelah melalui proses pelelangan.

Jadwal Pelaksanaan Lelang Per Hari Jum'at 02 September 2016/ Sumber Portal LPSE Prov Jabar
Sebelumnya, DBMP oleh sejumlah pengusaha jasa konstruksi diduga telah melakukan sejumlah praktik kecurangan dalam proses pelaksanaan pelelangan sejumlah paket pekerjaan. Tudingan praktik curang tersebut muncul saat sejumlah paket pekerjaan yang masih di lelangkan diduga kuat telah direalisasikan pengerjaan fisiknya oleh beberapa pengusaha sejak dua pekan ke belakang.

Atas tudingan tersebut, Kepala DBMP Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, akhirnya angkat bicara. Kepada BINTANGNEWS.com usai mengikuti Apel Hari Keluarga Nasional di Gedung Bupati Karawang dirinya menegaskan bahwa tudingan yang diarahkan kepada dinas yang ia pimpin tersebut sama sekali tidak memiliki dasar dan tidak mungkin terjadi.

“Ya nggak bisa dong, pekerjaannya saja masih dilelangkan. Jadi bagaimana bisa dikerjakan. Gak ada itu,” tegas Acep kepada BINTANGNEWS.com, Kamis (25/8).

Acep menegaskan, seluruh proses pelaksanaan pengadaan jasa konstruksi yang digelar DBMP Kabupaten Karawang berjalan normatif mengikuti aturan yang ditetapkan di dalam peraturan presiden.

“Seluruh proses lelang, penunjukkan langsung atau pun yang melalui proses LPSE berjalan normatif mengikuti aturan. Jadi tidak seperti yang disangkakan, sudah diplot atau sudah diketahui siapa pemenang lelangnya,” tegas Acep.

Akan kabar tersebut Acep mengatakan, dirinya selaku Kepala DBMP Kabupaten Karawang merasa berterima kasih. Karena menurutnya, kabar tersebut akan dijadikan bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja di DBMP Kabupaten Karawang.

“Saya akan melakukan koordinasi, menelusuri kebenaran kabar tersebut dengan pejabat terkait. Jika memang ada pekerjaan yang belum selesai proses lelangnya, sudah dilaksanakan. Saya selaku pengguna anggaran wajib untuk tidak membayar pekerjaan tersebut,” pungkas Acep.(diek)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply