Rakyat Karawang Dukung Komitmen Kadin Bina Marga Tidak akan Bayar Proyek ”Curi Star”

Proyek yang Dituding Sejumlah pengusaha Diduga Telah Dilaksanakan 
Saat Masih Proses Lelang 
BINTANGNEWS.com – Warga mendukung penuh langkah Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Karawang yang tetap memiliki komitmen kuat untuk tidak mentolelir setiap bentuk dugaan praktik kecurangan pada pelaksanaan pengelolaan paket pekerjaan. Komitmen tersebut mendapat respon positif sejumlah masyarakat manakala Kepala DBMP membantah tudingan sejumlah pengusaha yang mengatakan bahwa ada praktik curang  yang dilakukan sejumlah pejabat DBMP dalam gelaran paket pekerjaan beberapa waktu lalu.

“Ya kalau Pak Acep tidak mentolelir setiap kecurangan dalam pengelolaan anggaran, itu berarti Pak Acep masih punya komitmen kuat untuk menciptakan negara yang bebas dan bersih dari KKN. Yang dikatakan Pak Acep itu sudah benar, dirinya tidak akan membayar pekerjaan yang sudah dilaksanakan sebelum proses lelang rampung dikerjakan oleh panitia pengadaan,” ungkap Mulyana, warga asal Kecamatan Karawang Barat kepada BINTANGNEWS.com, Sabtu (17/9) malam.

Menurut Mul, sapaan akrab Mulyana, dirinya memang sempat mendengar issue yang mengatakan bahwa telah terjadi dugaan praktik curang yang dilakukan oleh sejumlah pejabat DBMP dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa, khususnya pengadaan jasa konstruksi. Namun, dirinya merasa bahwa hal tersebut kecil kemungkinan dilakukan oleh DBMP di tengah gencarnya aksi pemberantasan korupsi yang dilakukan aparat baik kejaksaan, kepolisian, atau bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya memang dengar issue ada kecurangan yang dilakukan pejabat bina marga dalam mengelola paket pekerjaan. Namun hal tersebut rasa-rasanya mustahil dilakukan di tengah gencarnya aparat hukum dalam memberantas praktik korupsi di negeri ini,” jelas Mul.

Mul berharap, DBMP Kabupaten Karawang tidak terpengaruh dengan issue-issue negatif yang bisa mempengaruhi kinerja DBMP dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Karawang. Menurutnya issue tersebut hanyalah upaya kelompok tertentu yang menginginkan terjadinya disharmonisasi di tubuh DBMP.

“Terus saja lah bina marga bekerja. Jangan terpengaruh issue yang tidak jelas kebenarannya,” harapnya.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, sejumlah pengusaha menuding telah terjadi dugaan praktik kecurangan yang dilakukan oleh DBMP dalam pelaksanaan pengadaan sejumlah paket pekerjaan konstruksi. Pengusaha menuding bahwa proses pengadaan barang/jasa di DBMP dilakukan hanya sebatas formalitas semata sebagai langkah normatif yang harus dilakukan oleh setiap instansi pemerintah.

Akan tudingan tersebut, Kepala DBMP Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, pernah menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak memiliki dasar dan tidak mungkin terjadi pada proses pelelangan yang digelar di organisasi yang ia pimpin.

“Ya nggak bisa dong, pekerjaannya saja masih dilelangkan. Jadi bagaimana bisa dikerjakan. Gak ada itu. Saya akan melakukan koordinasi, menelusuri kebenaran kabar tersebut dengan pejabat terkait. Jika memang ada pekerjaan yang belum selesai proses lelangnya, sudah dilaksanakan. Saya selaku pengguna anggaran wajib untuk tidak membayar pekerjaan tersebut,” tegas Acep saat dikonfirmasi BINTANGNEWS.com usai mengikuti Apel Hari Keluarga Nasional di Gedung Bupati, Kamis (25/8). (diek)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com


Related News

No comments:

Leave a Reply