AL Libya Menyangkal Serang Perahu Migran

BINTANGNEWS.com – Angkatan laut (AL) Libya membantah tuduhan organisasi penyelamat bahwa salah satu kru mereka telah menyerang kapal migran yang mengangkut 150 orang. Akibat serangan itu, beberapa orang jatuh ke laut dan setidaknya empat orang tewas tenggelam.

Juru bicara AL Libya di Tripoli, Ayoub Qassem membantah tuduhan tentang serangan bersenjata dan mengatakan patroli hanya naik ke satu kapal untuk memeriksa mengapa bisa berada di perairan Libya.
"Para kru menuduh bahwa kami menyerang mereka dan sejumlah korban telah dilaporkan tetapi ini tidak benar sama sekali dan kami meminta mereka untuk membuktikan kejadian ini jika mereka benar," kata Qassem seperti dikutip dariReuters, Sabtu (22/10/2016).

Qassem mengatakan pada sekitar 02:30 Jumat dini hari, penjaga pantai dari wilayah barat Libya melihat tiga kapal di lepas pantai. Komandan patroli naik ke kapal dan menemukan organisasi Sea-Watch terlibat.

"Komandan bertanya mengapa mereka berada di perairan Libya tapi awak organisasi tidak menjawab secara logis. Para kru diminta untuk pergi. Ini adalah pelanggaran dan tidak menghormati kedaulatan Libya sesuai dengan aturan dan norma-norma internasional," katanya.

Sebelumnya kelompok kemanusiaan berbasis di Jerman, Sea-Wacth menyebut speedboat berlabel "Libya Coast Guard" menyerang perahu migran yang ditumpangi 150 migran, memukul mereka dengan tongkat. Empat mayat kemudian ditemukan setelah kejadian itu
.(bin)
ikuti terus sumber informasi dunia di twitter @bintangnews.com

Sumber: Sindonews

Related News

No comments:

Leave a Reply