Amuk Badai Matthew Membunuh 842 Orang di Haiti, AS Waswas


BINTANGNEWS.com – Korban amukan Badai Matthew di Haiti terus bertambah hingga mencapai 842 orang pada Jumat malam. Kini, badai ganas itu membuat Pemerintah Amerika Serikat (AS) waswas karena bencana sudah menghampiri.

Jumlah korban tewas terbaru itu dilansir Reuters, Sabtu (8/10/2016) dari data pejabat resmi Haiti. Badai Matthew yang berpotensi merusak sejumlah wilayah AS telah memicu evakuasi massal di negeri Paman Sam tersebut. Evakuasi besar-besaran terjadi di wilayah Georgia, South Carolina dan North Carolina.
Wilayah timur laut Florida dilaporkan sudah dari terjangan Badai Matthew semalam. Tapi Presiden AS, Barack Obama, mendesak masyarakat untuk tidak berpuas diri dalam menghadapi badai yang bisa menjadi yang terparah yang menyerang wilayah AS dalam kurun lebih dari 100 tahun terakhir.

”Saya hanya ingin menekankan kepada semua orang bahwa ini masih merupakan badai yang benar-benar berbahaya, ada potensi gelombang badai, hilangnya nyawa dan kerusakan properti yang parah,” kata Obama kepada wartawan setelah briefing dengan para pejabat manajemen darurat. 

”Orang-orang terus mengikuti petunjuk dari pejabat lokal mereka selama 24, 48, dan 72 jam,” ujar Obama.

Badai Matthew menerjang Haiti melalui semenanjung barat sejak Selasa lalu. Kecepatan badai itu mencapai 145 mph (233 kph) disertai hujan deras. Sebanyak 61.500 orang berada di tempat penampungan dan banyak desa mulai kosong.

Setidaknya tiga oritas kota di Haiti melaporkan ada puluhan orang tewas di bukit-bukit dan pantai, termasuk di wilayah Chantal yang ditemukan ada 86 orang tewas dan 20 orang lainnya hilang.

”Sebuah pohon jatuh di rumah dan meratakannya, seluruh rumah roboh menimpa kami. Saya tidak bisa keluar,” kata Jean-Pierre Jean-Donald, 27, seorang sopir di Chatal, Haiti."(win)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply