Dedi Mulyadi Syarankan, Mobil Dinas Baru Anggota DPRD Karawang ’Agar Jadi Ambulance Saja’

KARAWANG, BINTANGNEWS.com –  Ketua DPD I Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat berkunjung ke Kantor DPD II Golkar Karawang,  mengusulkan kepada Fraksi Golkar Karawang,”  jika mobil dinas yang sudah terlanjur dibeli untuk anggota DPRD Karawang, itu bisa saja diterima tapi, dengan  bentuk yang berbeda yakni, bentuknya harus seperti jenis ambulance saja,” kata Dedi Mulyadi, di Kantor DPD II Golkar Karawang, di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Karawang, Selasa, 4 Oktober 2016.

"Usulan saya spesifikasi mobil dinas ini kan harus diubah, karena sudah terlanjur dibeli, sementara proses pengembalian tersebut butuh waktu, maka sebaiknya diubah saja, dari mobil dinas menjadi bentuk jenis ambulance saja agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.” Ujar Dedi.


Menurut Dedi, perubahan bentuk dari kendaraan dinas menjadi ambulance, tentu  ini membutuhkan biaya tambahan, namun DPD I Golkar Jabar, siap mengeluarkan sepenuhnya biaya tambahan tersebut. "Bahkan untuk ambulance tadi, biaya bensin pun siap ditanggung oleh DPD I Golkar, sementara ambulance ini bisa ditempatkan di Desa-desa, karena jika di Puskesmas prosedurnya sulit," ujarnya.

Selain di desa, menurut Dedi ambulance ini juga bisa ditempatkan di kantor-kantor Daerah Pemilihan (Dapil) Golkar di Kabupaten Karawang, tentunya harus di wilayah-wilayah yang skala prioritas.

Sebagaimana juaga pernyataan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang, Sri Agustina, kendaraan dinas itu memang sudah dibeli oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Meskipun banyak penolakan dari sana-sini, tapi tetap saja pengadaannya direalisasikan. "Meski demikian, kita tetap menolak (tidak akan menerima)-nya," ujar Sri, Selasa (4/10). 

Sementara terkait sikap Fraksi lain, yang tetap ingin mengambil mobil dinas, bagi Fraksi Golkar mempersilakan saja, dan tak akan coba mengganggu keputusan Fraksi diluar Golkar ini.

Karena, pemkab setempat telah membeli 32 kendaraan dinas dewan jenis Toyota Avanza, tapi bagi Fraksi Golkar tetap tidak akan mengambil jatah kendaraan tersebut,” ujar Sri Agustina.(win)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com


Related News

No comments:

Leave a Reply