Donald Trump Tuding akan Dicurangi di Tempat Pemungutan Suara

BINTANGNEWS.com – Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump menyatakan pemilihan presiden 'telah sepenuhnya dicurangi' oleh 'media yang tidak jujur' dan 'di banyak tempat pemungutan suara.'
Pernyataan ini tampak sebagai bantahan terhadap ucapan calon wakilnya sendiri, Mike Pence, yang sebelumnya mengatakan kepada NBC bahwa Trump akan 'sepenuhnya' menerima hasil pemilu, meskipun media telah 'bias.'
Penasihat kampanye Trump, Rudy Giuliani juga menuduh Demokrat melakukan 'kecurangan.'
Jajak pendapat menunjukkan Trump mengalami pukulan di sejumlah kawasan pertempuran suara yang menjadi kunci di beberapa negara bagian.
Sementara pasangan Hillary Clinton di pilpres, Tim Kaine mengecam tudingan kecurangan Pemilu yang dilontarkan kubu Trump dan menyebutnya sebagai 'taktik menakut-nakuti.'
Trump mempertanyakan legitimasi proses pemilu melalui serangkaian cuitan di Twitter, dan dalam cuitan terbaru ia mengatakan: "Pemilihan benar-benar dicurangi oleh media yang tidak jujur dan terdistorsi yang mendorong Hillary si Penjahat - juga di banyak TPS- MENYEDIHKAN."
Sebelumnya, Trump menuduh laporan pers yang tidak akurat: "Pemilu dicurangi oleh media, dalam upaya terkoordinasi dengan tim kampanye Clinton, dengan menempatkan peristiwa yang tidak pernah terjadi sebagai berita!"
Namun, berbicara di Meet The Press stasiun NBC, Pence mengatakan bahwa rakyat Amerika "lelah oleh bias yang begitu jelas di media nasional," yang "memunculkan perasaan bahwa pemilihan presiden dicurangi," katanya. Namun ia menegaskan : "Kami akan sepenuhnya menerima hasil pilpres."
"Pemilihan presiden selalu berlangsung cukup kasar," tambahnya, namun AS "memiliki tradisi peralihan kekuasaan secara damai.'"
Hasil jajak pendapat menunjukkan Trump kehilangan dukungan di sejumlah negara bagian yang penting dalam pemilu nanti.
Sementara itu Walikota New York Rudy Giuliani, yang merupakan penasihat kampanye Trump mengatakan dalam acara CNN bahwa dia pastilah orang 'dungu' jika menganggap bahwa sejumlah pelaksanaan Pemilu, seperti di Philadelphia dan Chicago, berlangsung adil.
"Saya telah menemukan sejumlah situasi, bahwa kaum Partai Republik melakukan kecurangan .... Namun mereka tidak menguasai bagian dalam perkotaan sebagaimana Demokrat. Mungkin jika Partai Republik menguasai bagian dalam kota, mereka akan melakukan kecurangan juga sebanyak yang dilakukan Demokrat," katanya.
Gioulani menambahkan dengan mengacu pada beberapa kasu orang mati yang masih terdaftar: "Maafkan saya. Orang mati umumnya memilih Partai Demokrat ketimbang Partai Republik."(reff)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com


Sumber: BBC

Related News

No comments:

Leave a Reply