”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini”

Pengakuan Kakek Garut: Itulah kenapa Allah Meluluhlantakan Kampung Kami
BINTANGNEWS.com – Nahimunkar: Kakek : Coba kau lihat dari jembatan, dari jembatan ke sungai jaraknya sangat jauh. Tidak masuk akal kalau air sungai bisa tumpah ke kampung kami.

Saya: Ya, saya sudah lihat dari jembatan. Tapi memang karena mungkin hujan yang begitu deras membuat luapan yang dahsyat.

Kakek : Mungkin saja. Tapi, selama saya tinggal disini. Ada satu hal yang membuat saya sedih. Bahkan murka.
Saya: kenapa kek? boleh saya tau?
Kakek : Jangan kamu kira kampung yang jauh dari perkotaan bebas dari zina. Zina disini sangat marak. Bahkan, kampung ini tempat yang aman untuk anak muda berzina.
Saya: Hemmmmm

Kakek  itu melanjutkan ceritanya,
Kakek : Disini, di sungai ini. Sudah terlalu banyak bayi-bayi tak berdosa dibuang. Dibantu oleh bidan-bidan kampung yang tidak bertanggung jawab membantu proses aborsi. Disini kami kekurangan Ustad yang menasehati kami. Itulah yang membuat kebanyakan orang di kampung ini jauh dari Allah yang akhirnya membuat mereka tidak takut berbuat maksiat.
Demikin kutipan singkat dari tulisan berjudul Allah memberikan Pelajaran dari bencana Garut, Oleh: Almisky yang diposting bdul hakin d akun fb. 28/9 2016.
Pristiwa itu meningatkan kembali bencana besar di tmpat pelacuran Pangandaran Jawa Barat beberapa tahun lalu.
Inilah sorotannya.
Uraian tentang Bukti Nyata Adanya Bencana Dahsyat di Lokasi Pelacuran yang Didukung Para Durjana namun Berbaju Resmi. Itu Bukti Nyata Rendahnya Moral Mereka, Tidak Takut Ancaman dan Bencana.
Pantai Pangandaran, tempat pelacuran seluas 7 (tujuh) hektare di Jawa Barat yang direstui penguasa setempat dengan dalih pariwisata ini luluh lantak. Gempa bumi dan tsunami menghantam wilayah Jawa Barat telah meluluhlantakkan wilayah pantai Jawa Barat itu 17/07 2006. Sedikitnya 119 orang dinyatakan meninggal dunia, 84 hilang, dan 70 orang luka tersebar di lima kecamatan yakni Cimekar, Parigii, Pengandaran, Cijulang dan Sidomulis. Sedangkan kerusakan bangunan mencapai 500 rumah hancur. (Photo: Reuters)
Allah subhanahu wata’ala telah memperingatkan dengan firman-Nya:

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ(25)

Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya(QS Al-Anfaal/ 8: 25).

مَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً حَسَنَةً يَكُنْ لَهُ نَصِيبٌ مِنْهَا وَمَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً سَيِّئَةً يَكُنْ لَهُ كِفْلٌ مِنْهَا وَكَانَ اللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ مُقِيتًا(85)

Barangsiapa yang memberikan syafa`at yang baik, niscaya ia akan memperoleh bahagian (pahala) daripadanya. Dan barangsiapa yang memberi syafa`at yang buruk, niscaya ia akan memikul bahagian (dosa) daripadanya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu(QS An-Nisaa’: 85).
Imam Ibnu Katsir menjelaskan, maksudnya, barangsiapa yang mengupayakan suatu perkara yang membawa kebaikan, niscaya ia akan mendapatkan bagiannya dalam kebaikan itu. Dan barangsiapa yang memberi syafa`at yang buruk, niscaya ia akan memikul bahagian (dosa) daripadanya, yakni akan mendapatkan dosa dari keburukan yang ia usahakan dan ia niatkan. (Tafsir Ibnu Katsir, ayat 85 Surat An-Nisaa’).

Ancaman dalam Hadits di antaranya :

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللَّهِ .

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:Apabila zina dan riba telah tampak nyata di suatu desa maka sungguh mereka telah menghalalkan adzab Allah untuk diri-diri mereka. (Hadits Riwayat Al-Hakim dengan menshahihkannya dan lafadh olehnya, At-Thabrani, dan Al-Baihaqi, dishahihkan oleh Al-Albani dan Adz-Dzahabi).
 Dan inilah tanda-tandanya:

1558 حَدِيثُ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ وَيَثْبُتَ الْجَهْلُ وَيُشْرَبَ الْخَمْرُ وَيَظْهَرَ الزِّنَا *.

1558 Diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Di antara tanda-tanda hampir Kiamat ialah terhapusnya ilmu Islam, meratanya kejahilan, ramainya peminum arak dan perzinaan dilakukan secara terang-terangan * (Muttafaq ‘alaih/ HR Al-Bukhari dan Muslim).
 Berikut ini tulisan selengkapnya mengenai pengakuan sang kakek di lokasi bencana Banjir di Garut yang beredar di fb.


Allah memberikan Pelajaran dari bencana Garut.

Oleh: Almisky
Hari ini adalah hari pertama saya bisa membantu orang yang terkena bencana. Ya, bencana yang tak diduga, Bencana Garut.
Saya bergegas bersama teman-teman saya, bisa dibilang mewakili kampus kami. Tapi tidak resmi, hanya inisiatif kebanyakan teman-teman saya dan dukungan para dosen.
Kita semua berduka dengan Bencana Garut, #PrayForGarut.
Mayat bayi-bayi berserakan.

Nenek-nenek yang tidak bisa melarikan diripun ikut terseret air.
Bahkan, ditempat saya ikut berbersih, ada 2 mayat yang membuat saya kaget, 2 bayi mungil yang sudah tertutup lumpur.
Sedih, campur rasa takut, karena ini pertama kali saya menyaksikan langsung bencana yang membuat histeris banyak keluarga.
Yang pasti, semua ini tidak lepas dari takdir Allah yang Maha segalanya.
 Saya bukan ahlinya untuk mengangkat mayat, karena ditempat tersebut ada bagian evakuasi mayat, maka saya beritahu kepada mereka untuk bantu mengevakuasi mayat bayi tersebut. Dan akhirnya, mayat bayi itu akhirnya diletakkan ditempat yang semestinya.

 Setelah saya dan teman-teman selesai berbersih, saya melihat sosok Kakek  yang sedang duduk termenung bersandar didinding dekat tempat kami berkumpul. Kalau dilihat dari fisiknya, beliau sekitar umur 60 sampai 65 tahun. Beliau duduk dan terlihat matanya berkaca-kaca.
 Ada yang aneh, saya merasa harus mengajak ngobrol Kakek  itu. Entah kenapa, kaki ini seperti ada yang memaksa melangkah menuju Kakek  itu.
Duduklah saya disamping Kakek  itu, dan saya coba buka pembicaraan.
Saya: “kek, ada yang bisa saya bantu?”, saya bertanya pelan.
Kakek : Iya nak, tolong ambilkan minum. saya haus, dari semalam belum dapat minum.
akhirnya saya ambilkan air untuk Kakek  itu.
Kakek  itu mulai mengajak bicara, dan sudah tidak berkaca-kaca lagi. hanya menyisakan merah dimatanya.
Kakek : nak, terima kasih sudah datang membantu kampung kami. Kalau bukan dengan izin Allah, mungkin kami tidak ada yang membantu. Karena kampung ini terlalu banyak dosa.
Saya: Allah sudah mengaturnya kek, Ini pelajaran untuk saya, agar senantiasa berbuat baik kepada sesama, termasuk Kakek .
 Kakek : bukan, bukan itu maksud saya nak. Berbuat baik kepada sesama itu harus. Tapi ada sesuatu dibalik banjir besar ini.

saya: Iya kek, apa tuh kek?. saya hanya liat diberita, bahwa air dari dua sungai tumpah ke kampung.
Kakek : Coba kau liat dari jembatan, dari jembatan ke sungai jaraknya sangat jauh. Tidak masuk akal kalau air sungai bisa tumpah ke kampung kami.
Saya: Ya, saya sudah lihat dari jembatan. Tapi memang karena mungkin hujan yang begitu deras membuat luapan yang dahsyat.
 Kakek : Mungkin saja. Tapi, selama saya tinggal disini. Ada satu hal yang membuat saya sedih. Bahkan murka.
Saya: kenapa kek? boleh saya tau?
Kakek : Jangan kamu kira kampung yang jauh dari perkotaan bebas dari zina. Zina disini sangat marak. Bahkan, kampung ini tempat yang aman untuk anak muda berzina.
Saya: Hemmmmm
 Kakek  itu melanjutkan ceritanya,
Kakek : Disini, disungai ini. Sudah terlalu banyak bayi-bayi tak berdosa dibuang. Dibantu oleh bidan-bidan kampung yang tidak bertanggung jawab membantu proses aborsi. Disini kami kekurangan Ustad yang menasehati kami. Itulah yang membuat kebanyakan orang dikampung ini jauh dari Allah yang akhirnya membuat mereka tidak takut berbuat maksiat.

Bersyukurlah mereka yang masih terjangkau oleh FPI (Front Pembela Islam), walaupun mereka terlihat seolah garang, tapi yang mereka lakukan benar. Membasmi kemaksiatan. Saya teringat hadist Rasulullah, kalau ada orang berzina, radius 40 rumah terdekat dengan pelaku zina bisa terkena efek azab dari Allah. Itulah kenapa Allah meluluhlantakan kampung kami.

Percakapan diatas menjadi nasehat untuk kita yang masih diberikan kehidupan aman oleh Allah.
Lihatlah, sungai yang jarak ke jembatanya jauh nyatanya dengan takdir Allah bisa menjadi meluap.
Percakapan diatas juga menjadi peringatan untuk kita.
Disaat kita ada celah untuk melakukan zina, ingatlah ada tetangga kita yang tak berdosa harus menanggung azab juga.
Dan itulah pentingnya amar makruf Nahi Mungkar.

Indahnya Islam,
Allah menjadikan satu amar makruf dan nahi munkar. Keduanya harus kita lakukan. Karena mencegah kemungkaran sebenarnya adalah wujud kita cinta kepada sesama.
Semoga, Allah selalu menolong kita.
Semoga, kita bisa mengambil setiap Hikmah dari setiap kejadian.
Wallahualam.****

Humas Polda Jaksel:
Aiptu Jack Mandalika bersama Bripka Maman Rukmana Pantau Cafe Typsy.
Mampang - Minggu,2/10/2016 Jam.03.06.Wib Aiptu Jack Mandalika bersama Bripka Maman Rukmana anggota Pospol Kemang Polsek Mampang Polres Metro Jakarta Selatan Pantau Cafe Typsy Kemang raya dan Swalayan Indomart Kemang.

Aiptu Jack Mandalika mengatakan Pengunjung Cafe Typsy dan Swalayan Indomart Kemang masih meriah, namun tetap diadakan pemantauan dan situasi sementara masih aman ( Humas Mampang ).***

Patko 4042, 4043 bersama Anggota Pospol Kemang Antisipasi Bubaran Kawasan Hiburan Kemang.
Mampang - Minggu,2/10/2016 Jam.04.50.Wib. Patko 4042 Aiptu Ahmad Muhamad dan Patner, Patko 4043 Aiptu L.Sinaga bersama Patner Gabung anggota Pospol Kemang Aiptu Jack Mandalika bersama Bripka Maman Rukmana Antisipasi Bubaran Kawasan Hiburan Kemang dan Cafe Typsy secara Umum sudah kembali ke rumah masing-masing,situasi hingga jam. 05.00.Wib kawasan Hiburan Kemang keseluruhan aman (Humas Mampang).***
 Kapolsek Shalat Subuh Berjamaah 3 Pilar

Minggu, 2 Oktober 2016 pukul 04.30 wib Akbp Teguh Wibowo Sik Kapolsek Metro Kebayoran Baru Polres Metro Jakarta Selatan bersama 3 pilar (Danramil,Camat Keb Baru) Melaksanakan shalat subuh berjamaah dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan jamaah Musholla Al Awabin Jln Kirai Cipete Utara.
Dalam kesempatan tersebut Kapolsek sampaikan pesan Kamtibmas kepada jamaah.***

Pelopor Wiratama:
Naik Pangkat, Tidak Mudah Didapatkan oleh Seorang Prajurit.
Kenaikan pangkat bukan suatu hal yang mudah didapatkan oleh seorang Prajurit, tetapi memerlukan perjuangan , kegigihan dan kesabaran yang sangat tinggi. Hal itu ditegaskan Komandan Yonif Raider 112/DJ Mayor Inf Awang Danuarto, S. Sos. Saat memimpin Acara korp raport kenaikan pangkat Periode 01-10-2016 sebanyak 155 Prajurit terdiri dari 2 Bintara 153 Tamtama di lapangan hitam Yonif Raider 112/DJ. Sabtu (01/10/16). Danyon mengatakan, karena kenaikan pangkat ini tidak didapatkan secara otomatis melainkan melalui seleksi yang sangat ketat, sehingga hanya orang-orang terbaik yang mendapatkan penghargaan untuk naik pangkat.***

Brimob Polda Kepri Meriahkan Lomba Menembak Gembira Di Yon Raider Khusus 136.
Personel Sat Brimob Polda Kepulauan Riau ikut serta dalam memeriahkan perlombaan menembak gembira yang diadakan oleh Yonif Raider khusus 136 di lapangan tembak Yon Raider Khusus 136 yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-71 TNI, Jumat (30-09-2016). Perlombaan ini diikuti oleh beberapa instansi seperti Yon -10 Marinir/SBY, Yon Raider Khusus 136, Satbrimob Polda Kepri, Perbakin, Lanal Batam, Kodim 0316, B.A.S.C dan Bea Cukai.

Pada kesempatan ini Sat Brimob Polda Kepri mengirimkan 5 personel yang dipimpin oleh Ipda Anang Triandana. Adapun mekanisme dan aturan perlombaan menembak gembira ini tergolong unik dikarenakan penembak diwajibkan akan terlebih dahulu berjoget sambil diiringi oleh musik, lalu
setelah musik berhenti penembak dipersilahkan untuk melakukan penembakan dengan menggunakan senapan laras panjang ke sasaran yang telah ditentukan dengan sikap berdiri, jongkok/duduk serta tiarap dengan jarak yang sudah ditentukan. Dalam kesempatan ini personel Sat Brimob Polda Kepri, Ipda Anang Triandana meraih penghargaan sebagai Penembak terbaik.***

Humas Polres Karawang:
Sat binmas, (Polres Karawang) - Sabtu, 1 oktober 2016 Aiptu lipurwanto kanit bintibmas dengan mitra polri sispamdu zhadoel mendatangi korban bencana banjir bandang di kab. Garut Jawa Barat dengan membawa bantuan berupa sembako dan alat kebutuhan lainnya seperti selimut Dll. Semoga bisa bermanfaat Dan menjadi amal ibadah.***


Polsek Lemahabang, (Polres Karawang) - Pada hari Sabtu tgl 01 Oktober 2016 pukul 18.30 s/d 19.15 wib anggota polsek Lemahabang telah melaksanakan giat cipta kondisi dengan sasaran miras, Bertempat di toko jamu di wilayah polsek Lemahabang Karawang dengan kuat personel 3 anggota, dipimpin oleh KA polsek.***

Polsek Lemahabang, Karawang - pada hari Sabtu tgl 01 Oktober 2016 pukul 19.30 s/d Selesai bertempat di halaman mesjid Aimatil Mujtahidin Ds. Lemahabang Kec.Lemahabang Karawang telah dilaksanakan Pawai Taaruf dalam rangka menyambut tahun baru 1438 Hijriah. Giat diikuti oleh peserta sebanyak 200 orang dengan menggunakan 2 unit Kendaraan dan jalan Kaki. Adapun route yg Dilalui yaitu Start Halaman Mesjid Aimatil Mujtahin-pendeuy-Jln syekh Kuro-Dsn Krajan Finish Halaman Meajid Aimatil Mujtahidin.***


Bhabinkamtibmas polsek Tirtajaya Briptu Kardi melaksanakan kegiatan Sambang Desa dan silaturahmi dengan warga Dusun Ciwaru I desa Srikamulyan guna lebih dekat dengan masyarakat serta memberikan arahan kepada piket Desa agar lebih waspada terhadap situasi kamtibmas diwilayah Desa Srikamulyan. Minggu, 2 Oktober 2016.***

Info TNI Indonesia:
Pesawat F-16 Dan T-50i Menuju Pulau Natura Ikuti Latihan Angkasa Yudha 2016
Sabtu, 1 Oktober 2016.
Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Andyawan M.P.,S.I.P.,M.Tr (Han), memberangkatkan satu flight pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan satu Flight pesawat T-50i Golden Eagle menuju Lanud Ranai (Natuna), untuk mengikuti latihan puncak TNI Angkatan Udara “Angkasa Yudha 2016”. Jumat,(30/9).

Kedua jenis pesawat tersebut akan melaksanakan misi latihan puncak TNI Angkatan Udara “Angkasa Yudha 2016”, dipulau terluar Indonesia yaitu Lanud Ranai kepulauan
Natuna, selama enam (6) hari. Keberangkatan pesawat F-16 Fighting Falcon dipimpin
langsung oleh Komadan Skadron Udara Lanud Iswahjudi 3 Letkol Pnb M. Anjar Legowo, dengan rute Lanud Iswahjudi langsung menuju Lanud Ranai (Natuna).
Sedangkan pesawat T-50i Golden Eagle yang dipimpin Komadan Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi Letkol Pnb Budi Susilo, dengan rute Lanud Iswahjudi (Madiun) – Lanud
Supadio (Pontianak) – Lanud Ranai (Natuna).***

Korps Marinir TNI AL Latihan Meriam AA 35mm Twin Gun dan Radar AF 902 FCS
Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) R.M. Trusono, S.Mn., yang diwakili Asisten Logistik Komandan Korps Marinir (Aslog Dankormar) Kolonel Marinir Suherlan, S.E., secara resmi membuka Kepelatihan Meriam AA 35mm Twin Gun dan Radar AF 902 FCS tahun 2016 di lapangan Trisula Menart-2 Mar, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (28/09/2016).

Pelatihan yang diikuti 16 prajurit dari Yonarhanud-1 Mar dan
 Yonarhanud-2 Mar tersebut merupakan rangkaian berlanjut dari kepelatihan yang telah dilaksanakan sebelumnya guna memperdalam pengetahuan tentang teknis pengoperasian meriam AA 35mm Twin Gun dan Radar AF 905 FCS serta peralatan pendukungnya agar siap dioperasikan oleh satuan di lingkungan Korps Marinir.

Dalam amanat Dankormar yang dibacakan Aslog Dankormar memgatakan dengan kehadiran empat pucuk meriam AA 35mm Twin Gun beserta Radar AF 902 FCS yang baru di jajaran Korps Marinir merupakan realisasi dalam upaya membangun kekuatan Korps Marinir guna memenuhi standart pokok minimum, moderenisasi alutsista menjadi keharusan dan tuntutan sehingga lebih efektif dalam pencapaian tugas pokok.

Meriam anti serangan udara ini, lanjut Aslog Dankormar, mampu menembakan amunisi dengan kecepatan tembak 550 butir permenit dan dengan didukung radar AF 902 FCS yang mempunyai kemampuan untuk searching sejauh 25 km dan tracking 15 km. Senjata ini sangat efektif dalam menghancurkan serangan udara karena memiliki kecepatan sangat tinggi serta dapat ditempatkan diberbagai macam kondisi jenis medan," pungkas Pamen Melati Tiga tersebut.

Kegiatan yang akan berlangsung hingga 1 Nopember 2016 tersebut dilatih langsung oleh instruktur dari Norinco China dengan materi meliputi pengenalan, pengoperasian hingga perbaikan ringan sistem meriam dan radar tersebut.

Acara tersebut dihadiri oleh Asrena Dankormar Kolonel Marinir Edy Prakoso, Danmenart-2 Mar Kolonel Marinir Aris Setiawan, para Paban Slog dan Srena Kormar serta para Dansatlak Menart-2 Mar.
Posting oleh : Angga Saja
Sumber : marinir.tnial.mil.id.***

 BINTANGNEWS.com:

”Salam Tribrata. Siap Komandan, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami, hanya sebatas usul mengingat giat anda adalah Info penting bagi masyarakat luas. Kalau bisa mohon dinding akun anda dibuka, (tidak Privasi) dengan melalui topik berita ”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini” walaupun kami ambil hanya secara acak.

Insya Allah giat anda bisa dibaca masyarakat luas dan, dibaca oleh semua Humas Polres dan Humas Polda, karena kami telah berteman dengan semua akun Humas Polri di seluruh wilayah hukum Indonesia,” terimakasih atas kerjasamanya. (by. BINTANGNEWS.com).***
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com

Sumber: Polri 

Related News

No comments:

Leave a Reply