”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini”

BINTANGNEWS.com –  Kapolri Akui Reformasi Hukum Harus Libatkan Banyak Instansi

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui, pihaknya akan mewujudkan ide reformasi hukum yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Gagasan reformasi hukum mengemuka setelah Presiden Jokowi bertemu para pakar hukum di Istana Merdeka beberapa waktu lalu.

Tito menjelaskan, reformasi hukum nantinya sesuai dengan harapan masyarakat‎ yang menginginkan adanya kepastian dan jaminan hukum yang adil.

‎"(Reformasi hukum) ini melibatkan banyak instansi," kata Tito usai bertemu Mensesneg, di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/10/2016).

"Mulai dari polisi sebagai penyidik, penyelidik, kemudian ada PBNS, ada kejaksaan, penuntut, ada hakim di peradilan dan ada lembaga pemasyarakatan‎," imbuh Tito.


Tito menambahkan, selain melibatkan banyak instansi, reformasi hukum juga diperlukan adanya budaya masyarakat yang taat hukum.

Khusus di lembaga yang dipimpinnya, kata Tito, reformasi hukum akan dimulai dari proses rekrutmen Anggota Polri, sertifikasi penyidik.

Kemudian ada mekanisme pengawasan yang lebih keras terhadap komplain dari masyarakat. ‎"Nah ini yang kita lakukan," ujar Tito.***

Polda Sulsel Kirim Barang Bukti Dimas Kanjeng
Republika.co.id: Polisi Daerah Sulawesi Selatan mengirim barang bukti berupa sembilan peti yang berada di rumah almarhumah Hj Najmiah Muin, korban penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi ke Polda Jawa Timur. Barang bukti dikirim hari ini melalui kargo ke Polda Jatim.

"Untuk bahan penyelidikan," kata Humas Polda Sulsel Kompol Frans Barung Mangera di Makassar, Rabu (5/10).

Seluruh alat bukti dan saksi telah diserahkan kepada penyidik Polda Jatim untuk penguatan proses hukum tersangka Kanjeng Taat Pribadi yang saat ini masih berproses. Selain itu barang bukti baik mata uang asing dan rupiah palsu, keris, mustika, dan emas batangan dengan beberapa bentuk sudah tidak lagi berada di Makassar.

"Proses hukum semua diambil alih Polda Jatim karena kejadiannya disana, kami hanya memfasilitasi. Sembilan orang yang dijadikan saksi juga akan mengikuti proses hukum disana," katanya kepada wartawan.


Tidak hanya itu, kata Barung, sampai hari ini belum ada satu pun korban yang melapor terkait dengan penipuan tersangka. Ia mengimbau agar korban jangan takut melaoptkan bila ditipu jaringan tersangkan Kanjeng Dimas Taat Pribadi.

Sebelumnya, penyidik Kompol Pamuji, Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Rusdi Hartono dan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Frans Barung Mangera mendatangi rumah korban. Saat pembokaran beberapa peti itu di rumah korban jalan Sunu kompleks perumahan dosen blok K/10, Tallo, Makassar ditemukan empat peti uang palsu baik rupiah dan mata uang asing.

Kemudian peti lainnya berisikan mata uang asing dan rupiah diduga palsu, emas batangan beberapa bentuk ada lambang palu dan arit angka 89, dan 88 serta bentuk lainnya, batu mustika, keris dan barang lainnya diduga palsu. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, barang-barang tersebut didapatkan secara bertahap dengan keseluruhan seperti mata uang asing dan kepingan emas batangan sebanyak sembilan koper uang dan satu peti emas serta batu mulia lainnya mulai tahun 2013-2015.***

Pelopor  Wiratama:
PASUKAN KHAS TNI AU REBUT PANGKALAN.
Sebanyak 80 personel gabungan Pasukan Khas TNI AU (Paskhasau) yang terdiri dari kesatuan Denmatra 1, Dematra 2, Batalyon 463, Batalyon 464 dan Batalyon 467 Paskhas menggelar latihan Operasi Perebutan dan Pengendalian Pangkalan Udara (OP3U) di main apron Lanud Supadio, kemarin. Latihan yang menyimulasikan penyerangan hingga berhasil merebut pangkalan udara digelar dalam rangka latihan Angkasa Yudha. Dengan menggunakan pesawat CN-235 dengan pilot Mayor Pnb Yoga dan Kapten Pnb Ambar dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Komandan Batalyon 465 Paskhas Brajamusti Letkol Pas Nevy Hutagalung menjelaskan prajurit Paskhasau yang terlatih ini terjun dari pesawat CN-235 dari ketinggian 6 ribu feet, bersenjata lengkap dan fasilitas terjun. Latihan penerjunan ini dalam rangka persiapan latihan Angkasa Yudha yang digelar pada tanggal 6 oktober di Lanud Ranai, Natuna.


Dandenmatra I Paskhas Mayor Pas M Fahromi menambahkan kemampuan dari personel Dalpur dan Satpur dalam latihan terjun free fall ini, tujuan utamanya untuk menyerbu pangkalan yang sudah direbut musuh.

"Kemampuan tempur dari Satpur adalah menyerbu menggunakan dukungan wahana udara baik bantuan tembakan udara untuk merebut kembali pangkalan yang sudah dikuasai oleh musuh dan akan dikembalikan lagi fungsinya. Dengan adanya latihan ini diharapkan persiapan maksimal bisa dicapai untuk pelaksanaan latihan puncak TNI AU Angkasa Yudha," ujar Dandenmatra I Paskhas.***

Bangun Sinergitas, Gubernur AKMIL Dapat Kejutan Dari Kapolres Kota Magelang.
Seusai melaksanakan Upacara Peringatan HUT ke- 71 TNI (05/10/2016) , Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Hartomo mendapatkan kejutan berupa nasi tumpeng dari Kapolres Kota Magelang AKBP Edi Purwanto, SIK., MH. di Gedung Sudirman Akmil. Kedatangan Kapolres beserta jajarannya disambut hangat oleh Gubernur Akmil yang didampingi oleh Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wisnoe PB. serta para Pejabat Distribusi Akmil.

Maksud kedatangan AKBP Edi Purwanto, SIK., MH. dalam rangka mengucapkan selamat ulang tahun kepada TNI yang ke 71, semoga TNI dalam usia yang sudah semakin dewasa, semakin dicintai rakyat, kuat, profesional dan dapat menjaga kedaulatan, kemandirian dan keutuhan NKRI sesuai dengan tema HUT ke 71 TNI tahun 2016 "Bersama Rakyat TNI kuat, hebat, profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian".Suasana akrab menyelimuti pertemuan antara TNI dan Polri dalam acara tersebut.


Selanjutnya pertemuan ini juga diharapkan dapat membangun sinergitas dan hubungan kelembagaan antara TNI dengan Polri sehingga dapat mendukung kondusifitas dalam pelaksanaan tugas guna mengawal pelaksanaan dan kesinambungan pembangunan bangsa Indonesia untuk mencapai masyarakat adil dan makmur.***

KODIKLAT TNI AD SELENGGARAKAN UPACARA PERINGATAN HUT KE-71 TNI.
Dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-71 Tentara Nasional Indonesia, Kodiklat TNI AD menggelar kegiatan Upacara yang diikuti oleh seluruh Prajurit dan PNS Makodiklat TNI AD, Rabu (5/10). Selaku Inspektur Upacara Hari Ulang Tahun Ke-71 TNI ini di Pimpin Langsung oleh Wakil Komandan Kodiklat TNI AD Mayor Jenderal TNI Dr. Bachtiar., S.I.P., dengan Komandan upacara Kolonel Inf Ibrahim Pulungan.

 Dalam sambutannya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dibacakan oleh inpektur upacara mengatakan pada peringatan ke-71Hari TNI tahun 2016 kali ini tidak dilaksanakan secara terpusat dengan menampilkan parade, defile dan demonstrasi atraktif para Prajuri maupun Alusista TNI, tetapi upacara dilaksanakan di tingkat daerah secara sederhana. Harapan Panglima dengan dilaksanakan upacara di daerah tidak mengurangi makna dan kemeriahan peringatan itu sendiri.

Setelah selasai melaksanakan upacara dilanjutkan dengan syukuran HUT ke-71 TNI yang dibuatkan pelaksanaannya dibeberapa satuan yaitu yang berada di Kota bandung dipusatkan di Pussenkav, Bandung Barat di Pusdikajen, Cimahi di Pusdikkav Pussenkav Padalarang, Jakarta dan Bogor di Pusdikzi, Malang di Pusdikarhanud Pussenarhanud Kodiklat TNI AD dan Puslatpur Baturaja.***

Sat Lantas Polres Sidrap Mengawal Rombongan Penganta

Tribratanewspolressidrap.com – Salah satu bentuk kepedulian pelayanan prima Kepolisian yang dilakukan oleh Polres Sidrap khususnya satuan Lalu Lintas yaitu melakukan pengawalan pengantaran jenazah ke tempat pemakaman, minggu (2/10/2016)
Terlihat mobil patroli satuan Lantas Polres Sidrap terparkir dirumah duka untuk persiapan melakukan pengawalan jenazah dan beberapa anggota Polres Sidrap melakukan pengaturan parkiran mobil pelayat di rumah duka yang terletak di jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Lakessi Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap.
Beberapa lama kemudian jenazah warga tersebut kemudian dinaikkan di mobil ambulance yang berada tepat dibelakang mobil patroli satuan Lantas Polres Sidrap kemudian dikawal menuju tempat pemakaman.
Sudah menjadi kewajiban untuk menolong sesama manusia yang sedang berduka, sehingga Polres Sidrap memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat dan lebih mendekatkan hubungan masyarakat dengan kepolisian serta mengingatkan kematian untuk kita semua khususnya anggota Polri.
“Bukan hanya unit patroli Lantas dan Sabahara, Polsek jajaran pun saya instruksikan agar setiap ada warga yang meninggal agar kiranya dapat membantu dalam hal mengawal rombongan pengantar jenazah tersebut” Kata Kapolres Sidrap AKBP M. Anggi Naulifar Siregar.
Lebih lanjut Kapolres Sidrap mengatakan “Polsek jajaran Polres Sidrap ini kan sudah ada mobil patrolinya, jadi mereka siap untuk memberikan pelayanan kepada warga setiap saat salah satunya pengawalan rombongan pengantar jenazah ini” (HK).***
Devisi Humas Polri:
NEWS
DIMAS KANJENG TAAT PRIBADI BERIKAN 500 KG EMAS BATANGAN DAN MATA UANG ASING KEPADA KORBANNYA TERNYATA PALSU SEMUA
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Dr Anton Charliyan, MPKN didampingi Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Rusdi Hartono dan Kabid Humas, Kombes Pol Frans Barung Mangera merilis beberapa barang bukti diduga uang dan emas batangan palsu milik Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang diberikan kepada Najmiah, kini sudah meninggal. Rilis digelar dikediaman Almarhumah Najmiah di Jalan Sunu, Kota Makassar, Selasa (4-10-2016).

Irjen Pol Anton Charliyan, MPKN menyebut, ada sembilan peti berisi uang dan emas batangan palsu yang dikirim dari Jawa Timur (Jatim) ke Makassar untuk diberikan kepada almarhumah Najmiah. Karena ada lima peti yang ditemukan oleh keluarga almarhumah merupakan kertas kosong yang diklaim oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi sebagai uang asli sudah dikembalikan ke Jatim.

“Dari pengakuan keluarga almarhumah Najmiah, sejak 2013 silam sebanyak Rp202 Miliar uang tunai diberikan kepada Dimas Kanjeng Taat Pribadi untuk dilipatgandakan menjadi trilliun rupiah. Dari Rp202 Miliar itulah kemudian Dimas Kanjeng memberikan sebanyak 9 peti yang berisi uang dari mata uang asing dan emas batangan,”ungkap Irjen Pol Anton Charliyan, MPKN.


Irjen Pol Anton Charliyan, MPKN menambahkan, karena ada beberapa peti yang ditemukan berisi kertas kosong berukuran uang kertas, terpaksa dikembalikan ke Dimas Kanjeng, jadi hanya empat peti yang diterima almarhumah Najmiah.

“Dari empat peti itu, salah satu di antaranya adalah berisi emas batangan seberat 500 Kg dan emas batangan ini pun diduga kuat adalah palsu, begitu pun dengan tiga peti yang berisi uang pecahan mata uang asing, semuanya diduga keras adalah palsu,”ujar Kapolda Sulsel.

Menurut Irjen Pol Anton Charliyan, MPKN, keseluruhan barang bukti yang ditemukan di rumah korban yakni almarhumah Najmiah akan dikirim ke Polda Jatim guna penyelidikan lebih lanjut.
“Jadi kita di sini hanya memback up saja, pemeriksaannya akan dilakukan di sana (Polda Jatim), ini semua barang bukti pun akan dikirim ke sana untuk proses penyelidikan lebih lanjut,”terang Irjen Pol Anton Charliyan.***

Humas Polres Tapsel:
KAPOLRES TAPANULI SELATAN HADIRI HUT TNI YANG KE – 71
Tapsel - Kepala Kepolisian Resort Tapanuli Selatan RONY SAMTANA, S.IK., MTCP menghadiri Upacara HUT TNI ke-71 dengan tema "Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, dan Profesional, Siap Mewujudkan INDONESIA yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian" tepatnya di Lapangan Simare-Mare Kota Sibolga, Rabu (05/10/16).

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Danrem 023 Kawal Samudera, Pejabat Utama Korem, Muspida Sejajaran, Kapolres Sidimpuan, Kapolres Madina, Kapolres Tapteng, Kapolres Sibolga serta Tamu Undangan. Setelah upacara selesai dilanjutkan Proposal Drama, Penghargaan Kejuaran Yongmodo, Penemuan Ladang Ganja, Prajurit Termuda, Panggung Prajurit Hiburan dan tarian-tarian, ramah tamah dan silaturahmi.***

Melangar Lalu lintas di hukum hormat bendera

Seorang siswa SMK Mutu Kota Pasuruan mendadak menangis saat akan ditilang oleh seorang Anggota Sat Lantas Polres Pasuruan Kota Brigadir Aprillia .
Saat itu siswa yang diketahui bernama Zidan tersebut, berangkat ke Sekolah dengan membawa motor. Namun, ironisnya meski ia membawa helm. Tapi, helm tersebut tidak ia pakai. Sehingga pada saat melintas di depan SDN Purworejo tempat Brigadir Aprillia melakukan rutinitasnya setiap pagi yaitu pengaturan lalu lintas , ia dihentikan oleh Brigadir Aprillia dan di beri tindakan disiplin berupa Hormat bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan berjanji tidak akan menggulanginya lagi. “Hal tersebut mendapatkan apresiasi oleh Wakapolres Pasuruan Kota agar memberi efek jerah dan mendidik adik-adik agar menjadi pelajar yang patuh hukum dan tertib berlalu lintas” ujarnya. ( ELM ).***
BINTANGNEWS.com:

”Salam Tribrata. Siap Komandan, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami, hanya sebatas usul mengingat giat anda adalah Info penting bagi masyarakat luas. Kalau bisa mohon dinding akun anda dibuka, (tidak Privasi) dengan melalui topik berita ”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini” walaupun kami ambil hanya secara acak.

Insya Allah giat anda bisa dibaca masyarakat luas dan, dibaca oleh semua Humas Polres dan Humas Polda, karena kami telah berteman dengan semua akun Humas Polri di seluruh wilayah hukum Indonesia,” terimakasih atas kerjasamanya. (by. BINTANGNEWS.com).***
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com
Sumber: Polri


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply