”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini”

TNI told to remain neutral

BINTANGNEWS.com – After almost two decades of reform, the Indonesian Military (TNI), which dominated civilians during Soeharto’s New Order, is still facing opposition in its efforts to attain voting rights.

A recent televised comment from TNI chief Gen. Gatot Nurmantyo expressing his hope for personnel to regain their voting rights was met with criticism on Tuesday, with concerns that such a right would become a source of divide within the force, as members are allowed to support different candidates during elections.
“The military force should always stay neutral and the conflicts of interest may lead to disputes in their internal force, because they may hold different political views from each other,” said lawmaker Supiadin Aries Saputra of the NasDem Party, who is also a member of House of Representatives Commission I overseeing foreign affairs and defense.

In the interview, conducted ahead of the TNI’s 71st anniversary on Wednesday, Gatot recalled the political rights of personnel being denied, which, according to him, made them feel like foreigners in their own country during each election. He hoped military members could be granted the same voting rights as civilians.
But Gatot is well aware of the internal challenges presented in the effort to grant military personnel voting rights.
“It may happen after 10 years,” he said, explaining that the TNI, as an institution, still had internal matters to settle.

Gatot is not the first to call for voting rights for TNI members. Former president Susilo Bambang Yudhoyono, a former military general, also brought up the discussion in 2013.
Indonesian law barred military members from voting after the 1955 legislative elections to maintain the force’s strong support for the government.
During the New Order era the military, however, was given up to 20 percent of House seats by Soeharto, who was also an Army general. The House representation remained a privilege for retired military officers until the fall of the New Order.
 Debate on whether military personnel should be given back their voting rights usually occurs nearing elections, in which many former military members vie for legislative and presidential posts.
A judicial review petition was filed ahead of the 2014 polls to challenge the 2008 Presidential Election Law, which only barred TNI and National Police members from voting in the 2009 election. The law contravened the 2012 Legislative Elections Law, which barred the forces’ personnel from voting in 2014 legislative polls.
The Constitutional Court ruled that TNI and police members were also barred from voting in the 2014 presidential election.
The government and the House are working to merge the two laws, along with the 2011 General Election Organizer Law, into one law regulating elections.


Association for Elections and Democracy (Perludem) executive director Titi Anggraini said voting rights for military personnel were acceptable as long the military could fully comply with democratic principles, including strong civil supremacy.
“I support voting rights for military members if all these conditions are met. But, our democracy still lacks monitoring and firm law enforcement,” Titi emphasized.
Wahyudi Djafar of the Institute for Policy Research and Advocacy (Elsam) said it was not easy to maintain TNI neutrality.
He recalled an incident in 1955 when the Siliwangi Military Command openly supported the Supporters of Indonesia Independence Party (IPKI), which was set up by high-ranking military elites after the military failed to secure House seats, to recover the TNI’s active political role.
“Military personnel must first adopt civilian principles to fully enjoy [voting rights as] the product of the civilian democratic system,” he said.***
Sat Lantas Polres Pidie:
Anggota unit Turjawali Sat Lantas Polres Pidie membantu mengantarkan seorang Nenek ke rumah anaknya setelah tersasar dipinggir jalan raya mencari alamat rumah anaknya.***
Pembangunan Pos Lantas Pidie Jaya Polres Pidie untuk meningkatkan pelayanan dan Quick respon kecelakaan lalu lintas di Kab.Pidie Jaya.***


Kasat Lantas pidie dan personil POM IM pidie melakukan razia gabungan di Perbatasan Pidie Jaya dan Bireuen untuk mengantisipasi penyulundupan narkoba,senpi,sajam dan bahan peledak.***

HUT ke-61 Satuan Lalu Lintas Polres Oku Gelar Donor Darah

POLRESOKUNews-Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Satuan Lalu Lintas Dalam rangka memperingati HUT lalu lintas bertemakan “september ramah/hospitality ” yg ke 61, Kamis (22/9) Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan,S.Ik.,M.P.P membuka acara dengan melepaskan balon udara dilanjutkan pemotongan tumpeng, kegiatan donor darah. Nasi tumpeng tersebut diberikan kepada anggota yang umurnya termuda yaitu Bripda Leo. bertempat di lapangan apel Mapolres OKU Sebanyak 15 anggota POLRI mengikuti donor darah yang bekerja sama dengan DINKES OKU/ RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.

Kapolres OKI AKBP.Leo Andi Gunawan,SIK.,M.P.P mengatakan dalam arahannya menyampaikan pembunuh yang terbanyak yaitu Laka Lantas yang dimana kecelakaan diawali dengan pelanggaran. agar seluruh jajaran lalu lintas dapat meningkatkan kematangan dan kedewasaan emosional dalam setiap pengambil keputusan di lapangan, terutama pada saat penerapan diskresi kepolisian, agar keputusan yang diambil dapat memberikan manfaat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan tugas, agar keberadaan setiap personel polantas dapat membawa dampak dan citra positif institusi maupun masyarakat luas.Tingkatkan terus kewaspadaan anggota di lapangan, agar dapat menilai setiap perkembangan situasi dengan cermat dan dapat menentukan tindakan kepolisian dengan cepat dan tepat. Harapannya.***
Humas Polres Biak:
LAGI-LAGI KAPOLRES BERIKAN REWARD KEPADA ANGGOTA
Biak - Kepala Kepolisian Resor Biak Numfor AKBP H. HADI WAHYUDI.SIK lagi-lagi hari ini memberikan reward kepada 5 anggota unit opsnal sat. Reskrim. Kamis 6/10/2016
Reward yang di berikan kepada 5 anggota unit opsnal yaitu BRIPKA DENNY CH. SE, BRIPTU DANIEL F. AYER. BRIPTU RONAL RELEBULAN,

BRIPTU MUSTAM SIKIN. SH, BRIPTU SUKARDI SELLANG. SH, oleh Kapolres bertempat di lapangan apel Taruna Bhayangkara saat pelaksanaan apel pagi.


Kapolres dalam arahannya menyampaikan bahwa pemberian penghargaan/reward ini sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian pimpinan polri terhadap personil yang telah bekerja keras dan melaksanakan tugas dengan baik.

"lima personil ini telah berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian dan kasus-kasus lainnya dalam waktu yang cukup singkat, saya nilai itu adalah usaha, kerja keras dan keikhlasan serta ketulusan anggota dalam melaksanakan tugasnya. "ungkap kapolres.

Kasat Reskrim AKP RIZALDI SATRIYA WIBOWO. SIK saat dikonfirmasi menyampaikan rasa syukur, haru dan bangga atas penghargaan yang telah diberikan oleh kapolres terhadap anggota Sat. Reskrim khususnya unit opsnal, semoga ini dapat memotivasi seluruh anggota untuk selalu bekerja dengan baik dan profesional sesuai dengan tupoksi masing-masing. (rsl).***
PELAKU KASUS PENCURIAN DENGAN KEKERASAN BERHASIL DI UNGKAP UNIT RESKRIM POLSEKTA

Biak - Kepolisian Sektor Biak Kota berhasil menangkap tiga orang pelaku pencurian dengan kekerasan. 5/10/2016

Kasus pencurian yang dilaporkan oleh korban JUSMAWATI pada hari rabu tanggal 5 oktober 2016 pukul 15.00 wit, saat perjalanan pulang dari sekolah dibonceng dengan menggunakan motor, tiba-tiba datang pelaku berboncengan tiga mendekati korban dan merampas hp yang sedang dipegang oleh korban kemudian melarikan diri, demikian kronologi yang disampaikan kapolsekta KOMPOL IRFAN RUMASORENG.

Dalam waktu kurang dari 24 jam kanit reskrim AIPTU ZAKARIA NIFMASKOSSU bersama anggota unit reskrim polsekta berhasil menangkap 3 orang pelaku pencurian tersebut. "setelah mendapat ciri-ciri pelaku dari keterangan korban dan informasi dari saksi-saksi kami langsung bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tiga orang pelaku tersebut. "jelas kanit reskrim

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan masing-masing EF umur 17 thn, HD umur 15 thn dan WM umur 16 thn serta barang bukti satu buah HP AIPON warna silver dan satu unit sepeda motor yang digunakan melakukan pencurian. semua pelaku masih berstatus pelajar, dua pelaku masih di persilahkan untuk masuk sekolah karena sementara ujian dan kasus tersebut sudah dalam proses penyidikan polsek biak kota. (rsl).***

POLWAN POLRES:
Rabu (051016) skj 13.00 s/d 15.00 wib, Polwan Polres Kapuas berjumlah 5 personil yg di pimpin oleh ketua regu 3 "Brigadir Dhenok Perwitasari" melakukan sambang ke Handel Mantat KM 12 Rt 05 Desa Anjir Serapat Tengah Kec. Kapuas Timur kab. Kapuas Prop. Kalteng didampingi Kapolsek Kapuas Timur dan Bhabin setempat dengan berkoordinasi pd ketua RT u/ mengunjungi salah satu warga yang bernama Sdr. Mahlan(58), Islam, pekerjaan pengumpul kayu bakar.

Sdr. Mahlan menempati gubuk kayu sangat sederhana bahkan dapat dikatakan sudah tidak layak huni, karena kondisi yang sudah lapuk dan roboh pada sisi samping hingga bagian belakang, beliau menempati gubuk tsb kurang lebih sdh 30 tahun.

Sdr. Mahlan tinggal sendiri karena beliau tidak menikah (bujang), beliau masih mempunya ibu yg tinggal di Kandangan Kab. HSS Prov. Kalsel tetapi ibu beliau tdk mengurus beliau karena sejak kecil beliau sdh tinggal bersama neneknya, Sdr. Mahlan juga mempunyai kakak di Banjarmasin tetapi Sdr. Mahlan tidak mau ikut dgn kakaknya sedangkan adiknya sendiri juga hidup dalam kesederhanaan.

Demi mencukupi kehidupan sehari hari sdr. Mahlan bekerja mencari kayu bakar kedalam hutan untuk dijual bahkan terkadang untuk makan beliau juga di beri oleh tetangga nya. kondisi fisik sdr. Mahlan juga tidak cukup baik karena beliau menderita stroke ringan, beliau berjalan dgn kaki agak pincang, berbicara sdh tdk terlalu lancar dan tangan beliau juga terkadang gemetaran.

Tim sambang polwan berkunjung ke gubuk sdr. Mahlan utk bersilaturahmi dan memberikan apresiasi karena sdr. Mahlan memiliki keinginan yg besar untuk bekerja keras demi mencukupi kehidupan sehari2 dengan bekerja mencari dan mengumpulkan kayu bakar untuk dijual kepada warga dgn harga Rp.5000 setiap karungnya.

Tim sambang juga memberikan himbauan agar sdr. Mahlan berhati2 dalam bekerja, karna sdr. Mahlan bekerja tdk menggunakan alas kaki dalam bentuk apapun dan lokasi beliau mencari kayu sangat jauh dari rumah penduduk.***

Kamis tgl 6/10/16 skj 11.30 s/d 13.30 wib telah dilakukan sambang polwan polres Kapuas regu 4 berjumlah 5 personil yg dipimpin oleh ketua regu 4 yaitu Brigadir Endah Primasari bersama dengan Kanit binmas dan bhabinkamtibmas Polsek Kapuas Murung Polres Kapuas, Giat Sambang tujuan kepada warga Palingkau Baru inisial HN (suami) kec. Kapuas Murung Kab. Kapuas Prop. Kalteng, pekerjaan menggarap sawah dan mendapat upah sebesar 30.000,- dalam 1 hari.


💥Dalam 1 rumah yg dikunjungi dihuni oleh 5 orang, antara lain Bapak (HN), Ibu (NI), anak (sang anak sudah menikah dan memiliki 1 anak), Istri bapak HN berusia (50), IRT, yg dlm kesehariannya sebagai tukang pijat (urut) dengan mendapatkan upah/bayaran sekitar 20.000,- s/d 50.000,- dala 1 x Pijat(urut).

💥 Menurut informasi yg diperoleh regu sambang melalui Kanit Binmas bahwa sering terjadi KDRT yg dilakukan oleh NI (sang Istri) kepada HN (suami), hal ini di ketahui anggota Polsek murung karena HN pernah datang dan melapor ke Polsek Kapuas Murung, kemudian lgsg ditindak lanjuti oleh Agt Polsek Kapuas Murung. Atas kesepakatan Suami dan Istri, maka persoalan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan difasilitasi oleh Polsek Kapuas Murung.

kedatangan sambang Polwan ke rumah keluarga ini di sambut baik, karena kehadiran sambang juga menindak lanjuti informasi bahwa pernah terjadi KDRT dalam keluarga. Sebagai bentuk Silaturahmi yg dilakukan, regu sambang juga memberikan tali kasih berupa bingkisan sembako semoga bermanfaat.

💥Tim sambang polwan ke rumah keluarga ini sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap warga masyarakat yg kehidupannya masih terdapat potensi yg mengakibatkan terjadinya tindak pidana.
💥sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi kembali perselisihan dalam keluarga ini, regu sambang memberikan sarana kontak yg dpt dihubungi setiap saat sebagai kemudahan komunikasi utk meminimalisir terjadinya KDRT kembali.
Semoga dengan kehadiran polwan polres kapuas berkunjung dapat memberikan semangat bagi beliau dan keluarga.
POLISI JAYA.***

Kapolri Keluarkan Telegram Mutasi Kapolda, Salah Satunya Kapolda Sumut

Tribratanewspoldasumut.com – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian kembali melakukan mutasi di jajaran Polri khususnya rotasi pergantian Kapolda yakni Polda Banten, Bengkulu, Polda Kepulauan Bangka Belitung, Polda Lampung dan termasuk Polda Sumut.
Mutasi ini sesuai dengan Telegram Rahasia, nomor ST/2434/X/2016 tertanggal 5 Oktober 2016 yang ditandatangani oleh Wakapolri, Komjen Syafruddin‎.

Berikut, nama-nama Kapolda yang dimutasi :
1.    Brigjen Ike Edwin, Kapolda Lampung diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasespimma Sespim Polri Lemdikpol. Penggantinya, Brigjen Sudjarno, Karobinopsnal Baharkam Polri.
2.    Brigjen Anton Wahono, Karopaminal Divpropam Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung. Pengganti Brigjen Anton Wahono sebagai Karopaminal yakni Brigjen Martuani Sormin, Widyasiswara Madya Sespim Polri Lemdikpol.

3.    Brigjen Ahmad Dofiri, Kapolda Banten diangkat dalam jabatan baru sebagai Karosunluhkum Divkum Polri. Penggantinya, Kombes Listyo Sigit Prabowo.Seperti diketahui, Kombes Listyo sebelumnya bertugas sebagai ajudan Presiden RI.
4.    Brigjen Ghufron, Kapolda Bengkulu dimutasi sebagai Pati SSDM Polri penugasan pada Kemenkopolhukam.
5.    Brigjen Yovianes Mahar, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Bengkulu.
6.    Irjen Raden Budi Winarso, Kapolda Sumut diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol. Penggantinya, Irjen Ryco Amelza, Ketua STIK Lemdikpol. Pengganti Irjen Ryco sebagai ketua STIK Lemdikpol yakni Brigjen Remigus Sigid Tri Hardjanto, Karosunluhkum Divkum Polri.
Selanjutnya proses serah terima jabatan nantinya akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Mutasi jabatan sendiri dilingkungan Polri merupakan hal yang biasa untuk menunjang kebutuhan organisasi kepolisian. (rs).***

Pelopor Wiratama:
Kodam XII/ Tpr Gelar Sertijab Tiga Pejabat Sekaligus.
Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Golongan IV dan Tradisi Satuan, dipimpin Kepala Staf Kodam XII/Tpr Brigjen TNI Ahmad Supriyadi, dihadiri Irdam, para Staf Ahli, para Staf Khusus, para Asisten, LO AL, LO AU, para Kabalak, para Dansat Jajaran Kodam XII/Tpr dan Persit KCK Pengurus Daerah XII/Tpr di Lapangan Makodam XII/Tpr, Jl Arteri Alianyang Kubu Raya, Kalbar, Rabu (5/10/2016) sore.

Serah terima tersebut diantaranya, Aspers Kasdam XII/Tpr, Kaajendam XII/Tpr dan Danpomdam XII/Tpr, sementara Aspers Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf Heri Purwanto, S.E. akan menduduki jabatan baru sebagai Dirbinlem Secapa AD, diserahterimakan kepada pejabat baru Kolonel Inf Haryadi, untuk Kaajendam XII/Tpr baru Kolonel Caj Budiyono, S.IP menggantikan Kolonel Caj Drs. Prawiknyo Hadi, M.B.A yang akan menduduki jabatan Kasubdit Binsiaplurja Ditajenad, dan pejabat lama Danpomdam XII/Tpr Kolonel Cpm Agus Wijanarko, S.H., M.Si akan bergeser menjadi Danpomdam IX/Udy, diserahterimakan kepada pejabat Danpomdam XII/Tpr yang baru Kolonel Cpm Rahmat Sapari, S.IP.***

SISWA DIKLAPA II LAKSANAKAN LATIHAN POSKO I SEKOLAH.
Pembinaan kemampuan Prajurit TNI AD harus dilakukan secara terus menerus, terencana, terarah dan terukur. Hal ini tentu selaras dengan upaya meningkatkan profesionalisme Prajurit, agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme Prajurit TNI AD melalui jalur formal adalah diselenggarakannya Latihan Posko Sekolah Diklapa II Kecabangan TNI AD yang dilaksanakan di 3 tempat yaitu Pusdikif, Pusdikpal dan Pusdikhub. Latihan Posko Sekolah Diklapa II Kecabangan TNI AD dirancang untuk mengukur sejauhmana penyerapan ilmu pengetahuan yang telah diterima selama mengikuti pendidikan di lembaga pendidikan kecabangan masing-masing.

 Sedangkan tujuan dari Kegiatan Latihan Posko untuk membekali kemampuan para Prajurit di Bidang Pengetahuan dan Keterampilan tentang penerapan pola OMP setingkat Brigade.Pelaksanaan Latihan Posko Sekolah ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 6 Oktober sampai dengan 8 Oktober 2016 dan diikuti sebanyak 556 orang dari berbagai kecabangan TNI Angkatan Darat, termasuk Siswa dari manca negara., serta merupakan latihan terakhir bagi para Siswa untuk menguji sekaligus pembulatan semua ilmu pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan.***

Humas Polres Bangki:
DALAM RANGKA SYUKURAN HUT TNI KE 71 KAPOLRES BANGLI BAWAKAN TUMPENG KEPADA DANDIM 1626 BANGLI
Kepolisian Resort (Polres) Bangli Membawakan nasi tumpeng sebagai bentuk syukur atas Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1626 Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, Kamis (6/10).

Perayaan nasi tumpeng antara dua institusi yang dahulunya tergabung dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu menunjukkan bahwa hubungan kedua institusi tersebut tetap Saling bersinergi di wilayah hukum Kabupaten Bangli.
Kepala Polres (Kapolres) Bangli, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Danang Beny.K. S.I.K, mengatakan pemberian nasi tumpeng kepada Kodim 1626 Bangli sebagai bentuk persahabatan antaran Polisi dan TNI.

"Pada kesempatan pagi hari ini, waka Polres Bangli dan pejabat utama Polres Bangli perwira staf dan seluruh anggota Polres Bangli mengucapkan Dirgahayu TNI yang ke-71, semoga selalu sukses dan selalu dicintai masyarakat," ujar Danang.

Menurut orang nomor satu di Polres Bangli itu, penyerahan tumpeng yang didampingi Waka Polres dan pejabat utama Polres Bangli yang diserahkan kepada Dandim 1626 Bangli Letkol Inf Susanto Lastua Manurung,S.IP adalah sebagai bentuk empati Polisi terhadap pengabdian TNI yang diberikan untuk NKRI dan masyarakat.

"Ini juga sebagai bentuk sinergitas dan kebersamaan yang selama ini sudah terbangun dengan baik, untuk itu kita wujudkan dalam seremonial berupa penyerahan dan pemotongan tumpeng dari Kapolres kepada Kodim 1626 Bangli," lanjut Danang.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan garda bhayangkari negara ini yang paling terakhir adalah TNI dan Polri, sehingga harapannya, TNI dan Polri tidak boleh dipecah belah.

"TNI dan Polri harus semakin solid untuk mengawal pembangunan bangsa ini. Usai menyerahkan tumpeng dari Kapolres kepada Dandim, jajaran TNI dan Polri yang mengikuti acara tersebut dengan kompak melaksanakan salam komando "Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat dan Profesional. Siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian".***

Humas Pid Polda Kepri:
Informasi penting
kepada masyarakat Kepulauan Riau dan sekitarnya, agar berhati-hati terhadap modus PENIPUAN yang mengatasnamakan Polda Kepri atau personel yang bertugas di Polda Kepri dengan menawarkan informasi pelelangan barang elektronik atau sejenisnya. dengan tujuan penawaran untuk membeli barang.
untuk meyakinkan korban pelaku melampirkan surat lelang yang di tandatangani Kapolda Kepri (surat lelang palsu).
waspadalah.***

Humas Polres Karawang:
Polres Karawang laksanakan pengamanan Unjuk Rasa dari elemen mahasiswa yang tergabung dalam PMII di Kantor Pemerintahan Daerah Kab.Karawang pada Kamis 6 oktober 2016.
Kegatan tersebut dpimpin Kasat Sabhara AKP Sutedjo dengan menerjunkan 1 Pleton Dalmas Sat Sabhra serta Polwan Patroli Polres Karawang. Massa melakuka orasi dari mulai Bundaran Mega M lalu berjalan menuju Kantor Pemda dengan dikawal pihak Kepolisian.

"Pengamanan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga kegiatan keamanan, kenyamanan serta kondusifitas masyarakat yang lain dalam melakukan rutinitasnya,Ujar Sutedjo. Selain itu juga agar massa pengunjuk rasa kami arahkan agar tidak berbuat anarkis sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan aman dan kondusif," Jelas dia.

Polres Karawang menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dalam melakukan setiap kegiatan unjuk rasa , tetap laksanakan kegiatan sesuai dengan prosedur yang ada agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.***

Kasat Sabhara AKP Sutedjo pimpin pelaksanaan pembagian kendaraan roda dua ke Polsek jajaran Polres Karawang pada Kamis 6 Oktober 2016.***


Kamis,6 Oktober 2016 giat Satpolair Aiptu Porda Agus Murjayanto melaksanakan pemantauan kegiatan pelelangan ikan di KUD samudra mulya ciparage bertempat di wilayah desa Ciparage kec. Tempuran persiapan pesta laut.***
Kapolres Karawang AKBP Andi Herindra S.I.K pimpin pelaksanaan Giat analisia dan Evaluasi Gangguan Kamtibmas pada Minggu Pertama Bulan Oktober pada Kamis Pagi 6 Oktober 2016 di Aula Mapolres Karawang.***

Kamis,6 Oktober 2016 giat Satpolair Aiptu Porda Agus Murjayanto melaksanakan pemantauan kegiatan pelelangan ikan di KUD samudra mulya ciparage bertempat di wilayah desa Ciparage kec. Tempuran persiapan pesta laut.***

BINTANGNEWS.com:

”Salam Tribrata. Siap Komandan, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami, hanya sebatas usul mengingat giat anda adalah Info penting bagi masyarakat luas. Kalau bisa mohon dinding akun anda dibuka, (tidak Privasi) dengan melalui topik berita ”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini” walaupun kami ambil hanya secara acak.

Insya Allah giat anda bisa dibaca masyarakat luas dan, dibaca oleh semua Humas Polres dan Humas Polda, karena kami telah berteman dengan semua akun Humas Polri di seluruh wilayah hukum Indonesia,” terimakasih atas kerjasamanya. (by. BINTANGNEWS.com).***
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com

Sumber: Polri 

Related News

No comments:

Leave a Reply