Potensi Kerawanan Pilkades Lebih Tinggi dari Pilpres

BINTANGNEWS.com – Bupati Magelang Zaenal Arifin menyebut potensi kerawanan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak lebih tinggi dari pilkada, pileg, bahkan pilpres. Pilkades kerap dijadikan ajang perjudian.

"Potensi kerawanan lebih tinggi dari pilkada, pileg, maupun pilpres. Selama ini, potensi kerawanan terjadi setelah penghitungan suara karena tidak puas terhadap hasil penghitungan. Potensi diakibatkan kelompok tertentu memanfaatkan pilkades sebagai ajang perjudian, kemudian dilakukan serentak untuk meminimalisir hal tersebut," katanya, Kamis (20/10/2016).
 
Zaenal Arifin mengatakan, pada tahun ini dilangsungkan pilkades serentak untuk gelombang pertama di 24 desa. Pilkades tersebut dilangsungkan kali pertama sesuai dengan UU No 6 Tahun 2014, Perda No 5 Tahun 2016, dan Pergub 21 Tahun 2016 tentang Pilkades.

"Dengan ketentuan baru ini, saya imbau camat, panitia pilkades dan BPD senantiasa mempelajari ketentuan tersebut agar dalam pelaksanaannya tidak bertentangan," kata Zaenal.

Sementara, sebanyak 73 calon kepala desa (kades) yang akan mengikuti pilkades serentak di Magelang, Jawa Tengah pada Minggu (23/10/2016), menyatakan sikap siap kalah dan menang. Mereka juga menyatakan kesanggupannya melaksanakan pilkades dengan damai, aman, dan lancar. Penegasan tersebut dituangkan dalam Deklarasi Damai Pilkades Kabupaten Magelang di Pendapa Drh Soepardi, Kamis (20/10/2016).

Dari 73 calon kades tersebut, ada sekitar enam calon perempuan. Bahkan, di Desa Candirejo, Borobudur dan Karangkajen, Secang, pasangan suami-istri harus bertarung dalam pilkades.

"Tujuan deklarasi ini agar pilkades berlangsung dengan damai, aman, dan tertib. Para calon menandatangani surat pernyataan di atas materi menyatakan siap menang dan kalah. Untuk kampanye akan dilangsungkan besok (Jumat ini, red) dan Sabtu merupakan hari tenang, kemudian Minggu pemilihannya," kata Kasubag Pemdes Tata Pemerintahan Pemkab Magelang Khoirul Anwar di sela-sela Deklarasi Damai Pilkades.

Menurutnya, sesuai dengan Perda No 5 Tahun 2016, calon kades terbanyak lima orang terdapat di Sucen, Salam; Banyurojo, Mertoyudan, dan Kebonagung, Tegalrejo. Pihaknya berharap pilkades tersebut nantinya berlangsung tertib, aman, damai, dan lancar."(reff)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com


Sumber: Sindonews

Related News

No comments:

Leave a Reply