Sidang Paripurna Perubahan APBD, Beberapa Fraksi Walk Out

KARAWANG, BINTANGNEWS.com –  Sidang Paripurna  perubahan  APBD tahun  2016 diwarnai dengan adanya Walk Out (WO) sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Karawang  dari Fraksi PDIP dan Gerindra serta Nasdem karena  menilai banyak postur anggaran  yang tidak pro rakyat. Selasa (11/10)
Politisi asal PDIP mengatakan ,  Tim Anggaran Pemerintah daerah (TAPD)  seharusnya  dalam menyusun ABPD Perubahan Tahun Anggaran 2016, lebih mempriotitaskan kepentingan rakyat, misalkan memberikan stimulus anggaran ke sektor ekonomi kreatif atau ke sektor nelayan.
“Kami memutuskan WO di sidang Paripurna tadi, lantaran postur anggarannya banyak yang tidak pro rakyat,” ucap Natala Sumedha Sekretaris Fraksi Partai PDIP
Sambung Natala, melihat begitu panjangnya persoalan pengangguran di Kabupaten Karawang yang tidak bisa dituntaskan secepatnya. Dengan ekonomi kreatif, sebagian warga Karawang bisa dialihkan menjadi wiraswasta atau pelaku usaha mikro. Pasar-pasar tradisional perlu dibenahi karena di sana lah tempatnya pelaku ekonomi usaha mikro berada.
“Selama ini yang mampu bertahan dari krisis ekonomi justru pelaku ekonomi usaha mikro, tapi justru pemkab Karawang kurang menaruh perhatian terhadapnya,” ujarnya.
Selain itu, dirinya, menyayangkan daya serap anggaran APBD Murni Tahun Anggaran 2016 rendah, yakni hanya sekitar 55-60%, sehingga dia memperkirakan di akhir ABPD Tahun Anggaran 2016 ada Silpa sekitar 3% atau sekitar Rp90 miliar.
“Daya serap anggaran APBD Murni rendah. Saya perkirakan ada Silpa kisaran 3 %” katanya.(jon)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com


Related News

No comments:

Leave a Reply