”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini”

Operasi Zebra Serentak, Ini 17 Pelanggaran yang Akan Disasar

BINTANGNEWS.com – TRIBUNJOGJA.COM - Beberapa hari terakhir melalui aplikasi pesan instan WhatsApp, BlackBerry Mesengger, Line, beredar pengumuman Operasi Zebra oleh Polri.

"Kepada Rekan2 semua sebagai Informasi bahwa pada tgl.16 s/d 29 Nopember 2016 Akan dilaksanakan Operasi Zebra, yang belum punya Sim,Stnk mati agar segera di urus & dilengkapi kendaraannya termasuk Spion.tlg dibantu Share kepadaseluruh keluarga dmn berada karna serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.Semoga Bermanfaat.," demikian satu contoh pengumuman beredar.

Namun, saat informasi tersebut diedarkan, tak disebutkan penanggungjawab pemberi informasi.
Lantas, apakah betul akan digelar Operasi Zebra 2016 atau itu hanya sekadar hoax?
Setelah dicek, Polri memang akan menggelar operasi bersandi "Zebra" selama 14 hari atau tepat dua pekan serentak se-Indonesia.

Polda Jawa Timur, Polda Kalimantan Tengah telah mengumumkan secara resmi rencana operasi.
Operasi Zebra merupakan operasi resmi rutin yang digelar setiap tahun guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, pelanggaran berlalu lintas, dan menyambut Operasi Lilin jelang Natal dengan Tahun Baru.


Polisi lalu lintas pun mengincar pengendara yang:
1. melawan arus,
2. menerobos traffic light (lampu merah),
3. tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) atau masa berlakunya habis,
4. tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) atau masa berlakunya habis,
5. kendaraan tak memiliki plat nomor polisi atau masa berlakunya habis,

6. alat standar keamanan tak lengkap (spion, lampu, dll),
7. tak memakai helm (khusus pengendara sepeda motor),
8. tak mengenakan sabuk pengaman (khusus pengendara mobil),
9. tak menyalakan lampu saat siang hari,
10. khusus angkutan umum, polisi mengincar pengemudi yang ngetem sembarangan,

11. kendaraan yang menggunakan rotator serta sirine bukan peruntukannya,
12. plat nomor kendaraan tidak sesuai dengan spektek/aturan,

13. geng motor/balap liar,
14. kendaraan bak terbuka bukan untuk memuat orang,
15. pengemudi di bawah umur,

16. angkutan umum tidak layak pakai,
17. kendaraan bus/truk kelebihan muatan baik orang/barang.
Nah, bagi pelanggar akan dijatuhi sanksi berdasarkan Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Sanksinya berupa denda hingga ancaman pidana kurungan. 

Ini Tempat Operasi Simpatik Polda Metro Jaya Selama 21 Hari
TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya menggelar Operasi Simpatik selama 21 hari dengan melibatkan 2.200 personel dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Operasi ini dimulai hari ini hingga selesai pada 21 Maret 2016.

“Sasaran Operasi Simpatik adalah optimalisasi kawasan tertib lalu lintas, sehingga kawasan yang selama ini sudah ada dan belum berfungsi secara maksimal dapat dioptimalkan,” kata Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto, dalam keterangan resmi yang diterima Tempo, Selasa, 1 Maret 2016.

Budiyanto mengungkapkan, Operasi Simpatik adakan dilakukan di beberapa wilayah di Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang. Untuk di Jakarta, kawasan tertib lalu lintas tersebut, di antaranya Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin-Jalan Gatot Subroto, jalan tol wilayah hukum Polda Metro Jaya, Jalan Letjend Suprapto, Jalan Yos Sudaros sampai simpang Coca Cola, Slipi-Jembatan Besi, Jalan Melawai di Kebayoran Baru, Jalan Pemuda di Pulo Gadung, dan Jalan Banda Passoso di Pelabuhan Tanjung Priok.***

Operasi Zebra Dimulai Hari Ini

Kabarkendari.com – Masyarakat atau pengendara di seluruh Indonesia khususnya Sulawesi Tenggara harus melengkapi surat-surat berkendara, baik SIM maupun STNK. Pasalnya, mulai Rabu 16 November 2016 hari ini, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara dan seluruh Polres jajaran resmi menggelar “Operasi Zebra” dalam rangka pengamanan Hari Natal 2016.
Operasi ini difokuskan untuk menindaki para pengendara yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Operasi ini juga ditandai dengan upacara gelar pasukan yang digelar serentak di seluruh kantor kepolisian di wilayah ini.
Kepala Polda Sultra Brigadir Jenderal Polisi Agung Sabar Santoso, mengatakan operasi zebra itu juga untuk upaya Direktorat Lalu Lintas menekan turunnya angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas termaksud korban lalu lintas yang setiap tahun di Sultra ini persentasenya terus meningkat.***
Operasi Zebra Mulai Digelar, Pengendara 'Nakal' Jadi Sasaran Razia
Detik.com: Polda Metro Jaya dan jajaran Polres secara serentak hari ini melakukan operasi penertiban lalu lintas bersandikan 'Operasi Zebra Jaya'. Pengendara 'nakal' menjadi sasaran utama polisi dalam razia tersebut.

"Mulai hari ini seluruh jajaran kepolisian termasuk Polda Metro Jaya melaksanakan Operasi Zebra 2016 dengan beberapa target seperti misalnya melaksanakan penegakan hukum terhadap pengendara yang suka melawan arus dan angkutan umum yang memberhentikan dan turunkan penumpang tidak pada tempatnya," jelas Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana usai apel gelar pasukan Operasi Zebra di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (16/11/2016).


Selain jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, operasi ini melibatkan petugas Dishub, Satpol PP dan TNI. Dalam operasi ini, polisi mengedepankan penindakan preventif dan edukatif. "Agar kesadaran masyarakat tetap menjadi prioritas dan menjadi tumbuh kembang," ucapnya.

Personel yang diturunkan dalam operasi ini sebanyak 2.700 orang. Petugas disebar di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas. Operasi digelar hari ini sampai tanggal 29 November 2016.

"Kami mohon kepada seluruh masyarakat agar benar-benar mematuhi dan tertib berlalu lintas karena tertib berlalu lintas menjadi cermin tertib masyarakat Indonesia secara umum," pungkasnya.***

Operasi Zebra Mulai Hari Ini

PADANG, HALUAN — Siap-siap ditilang bagi masyarakat yang tidak memiliki dokumen-dokumen perlengkapan dalam berkendara. Pasalnya mulai 16-29 November 2016, jajaran ke­polisian se- Indonesia akan melakukan operasi zebra untuk pengendara kendaraan.

Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Hamidi, Selasa (15/11) mengatakan, operasi zebra dilakukan un­tuk menekankan ketertiban masyarakat dalam ber­ken­dara di jalan raya.

Operasi tersebut me­li­bat­kan unsur seluruh jajaran Satlantas Polda Sumbar, baik itu polresta maupun polsek. Selain itu juga melibatkan jajaran Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/4 Pa­dang, dan Dishubkominfo Kota Padang.

Mengenai titik pelak­sanaan operasi, Hamidi me­nyebutkan tidak ada tem­pat-tempat yang sengaja untuk dilakukan operasi tersebut.

“Kami tidak menentukan titik lokasinya, karena operasi yang dilakukan saat ini me­rupakan sistem hunting,” ujarnya.
Sementara yang menjadi sasaran dari penertiban itu diantaranya, pengendara yang melakukan pelanggaran ter­hadap aturan lalu lintas.


Seperti, pengendara yang menerobos arus, menerobos lampu merah, tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM), tidak membawa STNK, alat standar yang tidak lengkap spion dan lampu.
Kemudian tidak memi­liki plat nomor yang asli, tidak menggunakan helm (khu­susnya kendaraan ber­motor) dan tidak meng­gunakan sabuk pengaman bagi pengendara mobil.

Lebih lanjut dirinya me­nyebutkan, sebelumnya pe­tugas kepolisian telah men­so­sialisasikan kepada ma­sya­rakat temtang diadakan ope­rasi zebra tersebut.***

Operasi Zebra Digelar Hari Ini, Begini Persiapan Polres Parepare

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Operasi Zebra dalam rangka cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru 2017 serentak digelar Rabu (16/11/2016) hari ini.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Parepare, AKP Kadek Suwantoro mengungkapkan, dalam giat Operasi Zebra, Polres Parepare menyiapkan 50 personel dalam pelaksanaan Operasi Zebra yang digelar hingga 29 November mendatang.

"Pelaksanaan operasi ini dalam rangka meningkatkan ketertiban dan kepatuhan, serta kedisiplinan masyarakat, dalam berlalu lintas. Kita berupaya agar senantiasa tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar,” kata Kadek, Rabu (15/11/2016) saat apel gelar Pasukan di Markas Polres Parepare.

"Operasi Zebra kata Kadek menekankan 80 persen untuk adalah kegiatan penegakan hukum, 10 persen untuk giat preemtif dan 10 persen untuk giat preventif.***

Operasi Zebra se-Indonesia Mulai Hari Ini, 21 Ribu Polisi Dikerahkan

Okezon: Korlantas Polri akan melakukan operasi zebra serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai Rabu (16/11/2016). Operasi itu akan berlangsung hingga dua minggu mendatang.
Usai apel gelar pasukan, Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto Agung mengatakan, personel yang diturunkan sebanyak 21.350 orang di seluruh Indonesia. Operasi ini dilakukan jelang libur natal dan tahun baru.
Sasaran yang ingin dicapai dalam rangka operasi zebra adalah, pertama imbauan persuasif kepada pengendara jalan untuk meminimalisir kecelakaan. "Dengan mencermati situasi cuaca yang memang cukup ekstrem maka perlu peningkatan kualitas pelayanan baik kualitas maupun kuantitas petugas Polri di lapangan khususnya Polantas," katanya.
Yang kedua, terang Agung, akan ada pengalihan arus jika terjadi longsor maupun banjir. Sasaran ketiga dari operasi zebra ini terhadap pelanggar lalu lintas yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan fatal.***

Operasi Zebra Sasarannya 17 Pelanggaran, Ini 7 'Penangkalnya'

BANGKAPOS.COM - Beberapa hari terakhir melalui aplikasi pesan instan WhatsApp, BlackBerry Mesengger, Line, beredar pengumuman Operasi Zebra oleh Polri.

"Kepada Rekan2 semua sebagai Informasi bahwa pada tgl.16 s/d 29 Nopember 2016 Akan dilaksanakan Operasi Zebra, yang belum punya Sim,Stnk mati agar segera di urus & dilengkapi kendaraannya termasuk Spion.tlg dibantu Share kepadaseluruh keluarga dmn berada karna serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.Semoga Bermanfaat.," demikian satu contoh pengumuman beredar.
 Namun, saat informasi tersebut diedarkan, tak disebutkan penanggung jawab pemberi informasi.***

 

Hadapi Operasi Zebra Lodaya 2016, Lengkapi Surat dan Taati Aturan Lalu-lintas

Tribrata Tasikmalaya Kota: Terhitung mulai tanggal 16 November s/d 29 November 2016 dinyatakan mulai dilaksanakan operasi terpusat yaitu “Operasi Zebra Lodaya 2016”, serentak di seluruh Indonesia. Operasi Zebra Lodaya 2016 ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kecelakaan, menimalisir kemacetan, meningkatkan ketertiban dan kelancaran berkendara. Pengendara agar mempersiapkan dokumen/ surat berkendara seperti SIM & STNK, serta  kelengakapan komponen kendaraan. Adapun sasaran operasi  antara lain :
§  Melanggar Rambu-rambu
§  Menerobos Lampu lalu-lintas / Traffic Light
§  Melawan Arus
§  Berhenti dan Parkir Kendaraan

§  Melanggar Rambu Larangan Melintas
Target dari operasi adalah semua jenis kendaraan dari mulai Roda 2 sampai Roda 24 (mobil Trailer). Selain itu akan dilakukan uji coba E-TILANG (lembaran TILANG BIRU bayar di BANK dengan sanksi DENDA MAKSIMAL, seperti yang diatur dalam UU. Nomor 22 tahun 2009 tentang UULAJ.***

Pelaksanaan Ops Zebra Lodaya 2016 di Hari Pertama

Tribrata Polres Karawang: Sat Lantas – Polres Karawang laksanakan Operasi Zebra Lodaya 2016
pada Rabu Siang (16/10/2016).
Kepolisian Resor Karawang dibawah pimpinan AKBP Andi Herindra S.I.K sedang melaksanakan Oeprasi Kepolisian Zebra lodaya 2016. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Rendy S.P S.I.K.

“dibeberapa titik yang diketahui terdapat banyak pelanggar lalu lintas seperti melawan arus, tidak menggunakan helm standard , tidak menggunakan helm 2 jika berboncengan , serta acesoris yang dapat membahayakan pengguna jalan yang lain, itu yang akan menjadi lokasi dari operasi ini” Ujar Kapolres melalui AKP Rendy.

 Dihimbau Kepada masyarakat pengguna jalan diharapkan pada saat berlangsungnya Operasi Zebra sudah melengkapi surat kendaraan dan lebih tertib dijalan hal ini ditekankan agar dapat meminimalisir pelanggaran lalu lintas diwilayah Hukum Polres Karawang.***

Hari Pertama “Operasi Zebra 2016” di Maros, Polisi Tindaki Beberapa Pelangar.

www.tribratanewspolresmaros.com – Untuk menciptakan kondisi aman menjelang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, kepolisian di seluruh Indonesia menggelar Operasi Zebra mulai hari ini, Rabu (16/11/2016) sampai 29 November nanti.
Hari pertama operasi zebra, jajaran Satlantas Polres Maros menggelarnya di depan Unit Laka Sat Lantas Polres Maros Jl. A.P Pettarani. Kali ini, operasi dipimpin Kasat Lantas AKP Sahabuddin, SE
Sahabuddin mengatakan, sasaran operasi kali ini adalah hal-hal yang bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas seperti melawan arus, tidak menggunakan sabuk keamanan, tidak memiliki kelengkapan kendaraan, atau mengemudi dengan kecepatan tinggi.
Sahabuddin yang baru menjabat sekitar lima bulan sebagai Kasat Lantas Polres Maros ini  mencoba melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan melihat kearifan lokal. “Jika mereka melakukan pelanggaran, meskipun kami tindak tapi masyarakat masih bisa menerima dengan baik. Itu karena kami melakukannya dengan pendekatan-pendekatan dan mencoba menyesuaikan dengan kondisi daerah,” kata Sahabuddin.
Hari pertama Operasi Zebra digelar, beberapa pengendara ditilang. Rata-rata pelanggaran yang dilakukan pengemudi adalah tidak memiliki SIM, tidak menggunakan sabuk pengaman, tidak melengkapi kendaraannya serta tidak menggunakan helm.

Rencananya, operasi ini akan perpindah-pindah lokasi dan akan dilakukan dengan berbagai cara. Seperti melakukan hunting di tempat yang rawan pelanggaran dan kecelakaan.***

BINTANGNEWS.com:

”Salam Tribrata. Siap Komandan, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami, hanya sebatas usul mengingat giat anda adalah Info penting bagi masyarakat luas. Kalau bisa mohon dinding akun anda dibuka, (tidak Privasi) dengan melalui topik berita ”Laporan Khusus Info Polisi Hari Ini” walaupun kami ambil hanya secara acak.

Insya Allah giat anda bisa dibaca masyarakat luas dan, dibaca oleh semua Humas Polres dan Humas Polda, karena kami telah berteman dengan semua akun Humas Polri di seluruh wilayah hukum Indonesia,” terimakasih atas kerjasamanya. (by. BINTANGNEWS.com).***
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com

Sumber: Polri 

Related News

No comments:

Leave a Reply