Redam Gejolak, Nicolas Maduro dan Oposisi Duduk Satu Meja

BINTANGNEWS.com – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, diharapkan untuk duduk satu meja dengan kelompok oposisi dengan pihak asing sebagai mediator. Sikap ini dianggap sebagai taktik untuk membuang-buang waktu untuk mengurangi tekanan pada Maduro.
Maduro mengatakan dia secara pribadi akan menghadiri pertemuan itu,sementara sekretaris koalisi umum Jesus Torrealba akan mewakili hampir 30 organisasi politik yang berbeda. Hadir dalam pertemuan itu utusan Vatikan, perwakilan dari blok regional Unasur dan tiga mantan kepala negara dari Spanyol, Panama dan Republik Dominika seperti dikutip dari Washington Post, Senin (31/10/2016).

Sejumlah pemimpin oposisi yang menolak menghadiri pembicaraan mengatakan bahwa Maduro telah menjadi seorang diktator yang hanya mempromosikan dialog untuk mempertahankan dirinya.

"Semua orang tahu bahwa Presiden Nicolas Maduro dan rezimnya biasanya menggunakan dialog sebagai mekanisme untuk menghindari tanggung jawab konstitusional dan membuang waktu," kata 15 partai koalisi dalam suratnya yang mendesak Torrealba menggunakan pertemuan hanya untuk bernegosiasi agas Maduro lengser tahun ini.

Sedangkan Menteri Luar Negeri Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan Maduro meninggalkan pertemuan puncak Ibero-Amerika di Kolombia untuk mempersiapkan diri menghadiri pertemuan itu.(roy)
ikuti terus sumber informasi dunia di twitter @bintangnews.com
Sumber: Sindonews


Related News

No comments:

Leave a Reply