Wakil Bupati: Tangani Banjir Karawang Harus Terintegrasi

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Langkah cepat mengantisipasi dampak banjir berkepanjangan, pemerintah daerah menggelar rapat bersama dengan sejumlah instansi terkait untuk meminimalisir dan mencegah timbulnya dampak buruk dari luapan sungai yang melintasi Kabupaten Karawang.

Berdasarkan pantauan, Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsari memimpin langsung rapat koordinasi yang di hadiri pihak eksekutif, unsur pimpinan DPRD Karawang, perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Perum Jasa Tirta (PJT), Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan perwakilan dari Kementerian Kehutanan.

Point utama dalam rapat yang digelar di ruang rapat bupati Karawang tersebut adalah pembahasan dampak rutin akibat luapan aliran sungai yang mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang menjadi terendam banjir.

Menurut Jimmy, yang dilansir Karawang 12, Kabupaten Karawang merupakan kabupaten yang berada di wilayah hilir dari keberadaan dua sungai besar yang hulu sungainya ada di Jawa Barat. Jadi, kata Jimmy, meski tidak dalam musim penghujan pun Kabupaten Karawang bakal merasakan dampak banjir jika di Bandung dan sekitarnya, atau pun di wilayah Bogor curah hujannya cukup tinggi akan menghasilkan debit air yang melebihi kapasitas.

"Ada tujuh kabupaten di Jawa Barat yang wilayahnya teraliri aliran sungai, diantaranya Bogor, Purwakarta, Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Cianjur dan Karawang. Karawang merupakan daerah hilir dari dua aliran sungai besar tersebut. Ini perlu penanganan yang terintegrasi dari pemerintah provinsi," jelas Jimmy.

"Pemerintah Kabupaten Karawang siap menjadi inisiator agar permasalahan luapan sungai yang mengakibatkan musibah banjir bisa di antisipasi secara terintegrasi melalui kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi," kata Jimmy

Berdasarkan pantauan, rekomendasi hasil rapat antara Pemerintah Kabupaten Karawang dengan sejumlah pihak terkait dalam upaya meminimalisir dan mencegah potensi luapan air sungai yang ada di Kabupaten Karawang, pemerintah akan meminta kepada Gubernur Jawa Barat untuk memfasilitasi pertemuan dengan enam kabupaten lainnya untuk membahas permasalahan daerah aliran sungai dari hulu hingga ke hilir.

"BBWS sedang membuat FS untuk bendungan di Cibeet, dan studi kelayakan untuk merelokasi penduduk di Kecamatan Batujaya dan pakisjaya sudah selesai digarap oleh BBWS," jelas Asib Suhendar, Kepala BPBD Kabupaten Karawang.(bin)

ikuti terus sumber informasi dunia di twitter @bintangnews.com

Related News

No comments:

Leave a Reply