Ahok Serang Balik Laporkan Ketua FPI Jakarta ke Polisi



BINTANGNEWS.com – Ketua FPI DKI Jakarta, Muchsin Alatas dilaporkan Tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Polda Metro Jaya. Muchsin dilaporkan terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan memberikan keterangan palsu dalam persidangan.

"Muchsin Alatas dalam Kesaksiannya menuturkan ketika klien kami, Pak Ahok melakukan pidato pada 27 September, dia dapat ribuan telepon dan pesan singkat yang menyatakan bahwa telah terjadi penistaan agama atas pidatonya Pak Ahok," papar salah satu kuasa hukum Ahok, Rolas Sitinjak, Senin, 23 Januari 2017 malam.
Kuasa hukum Ahok itu mengatakan, setelah Muchsin didesak menunjukkan bukti panggilan telepon dan pesan singkat itu, yang bersangkutan malah mengelak. Muchsin mengaku, rekaman panggilan telepon dan pesan singkat di telepon genggamnya telah dihapus.

Menurut Rolas, Muchsin disangkakan dengan Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP, dan atau Pasal 316 KUHP, dan atau Pasal 242 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik, atau Fitnah, dan atau Memberikan Keterangan Palsu di Bawah Sumpah.

"Di Pasal 316-nya pemberatan karena Pak Ahok ke sana (Pulau Seribu) saat menjabat sebagai kepala daerah," kata Rolas.

Dilansir VIVA.co.id, Rolas menambahkan, laporan tersebut diterima Polda Metro Jaya dalam surat bernomor LP/390/I/2017/PMJ/Ditreskrimum, pada tanggal 23 Januari 2017.  Dalam laporan tercantum pelapor atas nama Pahrozi selaku advokat, sedangkan terlapor adalah Habib Muchsin Alatas alias Habib Muchsin.

Sebelumnya,  tim kuasa hukum Ahok juga telah melaporkan Sekjen FPI cabang Jakarta Novel Chaidir Hasan. Sama seperti Muchsin, Novel dilaporkan atas dugaan fitnah.

Rolas mengatakan, pelaporan terhadap Novel terkait pernyataannya saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan penistaan agama. Novel dinilai telah mengucapkan hal yang tidak termasuk dalam berkas acara pemeriksaan saksi.(reff)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply