AS Tetap akan Pindahkan Kedubes ke Yerusalem, Situasi Memanas



BINTANGNEWS.com – Donald Trump sudah Amerika Serikat (AS) bersiap-siap untuk memindahkan kedutaan besar (Kedubes)-nya untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem Al-Quds. sesuai janjinya. Namun langkah AS ini membuat situasi memanas, di mana Palestina dan Yordania siap untuk melawan.

Sementara Gedung Putih mengatakan rencana pemindahan Kedubes AS di Israel ke Yerusalem sudah dalam tahap awal pembicaraan. ”Kami berada di tahap yang sangat awal untuk membahas hal ini,” ujar juru bicara Gedung Putih Sean Spicer.
Donald Trump sebelumnya dilaporkan telah berbicara dengan kubu garis keras pro-PM Israel Benjamin Netanyahu, soal rencana pemindahan Kedubes AS tersebut.

Yerusalem wilayah yang disengketakan antara Israel dengan Palestina. Palestina sudah menyiapkan Yerusalem timur sebagai ibu kota masa depan negara mereka. Tapi, Israel ingin Yerusalem sepenuhnya jadi ibu kota negara Zionis Israel itu.

AS sejatinya tidak mengakui wilayah Yerusalem sebagai wilayah Israel dan menyatakan wilayah itu status-quo. Namun, Presiden DonaldTrump membuat perubahan yang pro-Israel dengan menjanjikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Dilansir Dari SINDOnews.com, Ratusan warga Palestina di berbagai kota, termasuk di Yerusalem Timur memprotes rencana pemindahan Kedubes AS itu.

Wali Kota Yerusalem Nir Barkat menyambut baik pengumuman pemerintahan Donald Trump. Pengumuman  malam ini telah mengirimkan pesan yang jelas kepada dunia bahwa AS mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota tak terpisahkan dari Negara Israel,” tegas Barkat dalam sebuah pernyataan, yang dikutip Al Jazeera, Senin (23/1/2017).

”Kami akan memberikan setiap dan semua bantuan yang diperlukan kepada pemerintah AS untuk memastikan bahwa kedutaan pemindahan dilakukan mulus dan efisien,” sambungnya.

Sementara itu, Raja Yordania Abdullah II dan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas bertemu pada hari Minggu di Amman. Mereka berkoordinasi untuk melawan rencana pemindahan Kedubes AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Kedua pemimpin membahas konsekuensi yang mungkin soal pemindahan Kedutaan Amerika dan setuju untuk mengambil sejumlah langkah jika kedutaan direlokasi,” tulis kantor berita Otoritas Palestina, WAFA.
”Kami telah mencapai kesepakatan dengan Yordania pada serangkaian langkah-langkah yang akan diambil jika AS terjadi memindahkan kedutaannya ke Yerusalem,” tegas Abbas usai pertemuan dengan Raja Abdullah II itu.

Presiden Donald Trump sendiri telah berbicara kepada Wartawan Israel pekan lalu, soal janji kampanyenya untuk memindahkan Kedubes AS di Israel ke Yerusalem.

”Tentu saja saya ingat apa yang saya katakan tentang Yerusalem,” katanya kepada wartawan dari surat kabar Israel, Hayom. "Tentu saja saya tidak lupa. Dan saya tahu saya bukan orang yang melanggar janji.”pungkad Trump(bin)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply