Awas di Karawang Jangan Buang Sampah Sembarangan Bisa Didenda ”Rp 30 Juta”

KARAWANG, BINTANGNEWS.com –  Dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Sampah yang saat ini tengah dibahas Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Karawang, masyarakat kini sudah tidak lagi membuang sampah sembarangan karena akan dijatuhi sanksi berupa denda Rp 30 juta atau kurungan badan selama 3 bulan.
"Kami tidak main-main dalam menjaga kebersihan di Karawang. Sanksi berupa denda dan kurungan badan, diharapkan akan menimbulkan efek jera kepada masyarakat yang terbiasa membuang sampah ke sungai atau selokan," ujar Pelaksana tugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK), Dedi Achdiat,

Dedi menambahkan, draf Raperda tersebut kini sudah masuk ke Pansus DPRD dan mulai dibahas bersama LHK. Salah satu pasal yang tertera dalam Raperda itu di antaranya penjatuhan sanksi kepada masyarakat yang membuang sampah bukan pada tempatnya. Dikatakan, sampah merupakan permasalahan serius yang harus ditangani dan dikelola oleh pemerintah,” ujar Dedi kepada Radar Bharindo.

.Oleh karenanya, Dinas LHK sudah menyiapkan tempat pembuangan sampah sementara (TPSS) di beberapa titik. Selanjutnya sampah-sampah itu akan dibuang ke tempat pembuangan akhir. Menurut Dedi, masyarakat khususnya yang tinggal di komplek perumahan harus membuang sendiri sampahnya ke TPSS yang telah disiapkan pemerintah. Demikian pula kalangan pabrik dan perkantoran dikenai kewajiban serupa yakni membuang sampah ke TPSS.

Disebutkan pula, agar sampah bisa dipilah sejak awal, masing-masih rumah dan perusahaan harus menyiapkan dua tong sampah satu untuk sampah organik dan satu lagi untuk unorganik. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pengolahan di lokasi akhir. Dedi menambahkan, saat ini jumlah sampah yang diangkut setiap hari mencapai 850 kubik. Jumlah tersebut setiap tahun bertambah 3 persen,,” ujar Dedi.(jon)
 
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply