Rudal THAAD AS di Korsel Bisa Picu Perlombaan Rudal

BINTANGNEWS.com – Pemerintah Rusia memperingatkan dampak hebat dari penyebaran sistem rudal pertahanan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan (Korsel). Menurut Rusia, sistem rudal pertahanan canggih itu bisa memicu perlombaan rudal yang mengancam stabilitas regional. 
Moskow melalui Kementerian Luar Negeri Rusia kembali menenatang pengerahan sistem tameng rudal canggih AS tersebut. China juga telah menyuarakan sikap serupa.

”Perkembangan seperti ini penuh dengan konsekuensi negatif yang paling serius bagi stabilitas strategis internasional dan regional,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

“Di wilayah Asia-Pasifik, di mana situasi keamanan tidak nyaman sudah terasa, faktor destruktif telah muncul secara lebih lanjut dan dapat mempersulit masalah nuklir dan masalah lain di semenanjung Korea, serta memicu perlombaan senjata regional yang melibatkan rudal,” lanjut kementerian itu, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (10/3/2017).

Pada hari Selasa lalu, Komando Pasifik AS mengumumkan dimulainya penyebaran sistem rudal pertahanan THAAD di Korsel. Tameng rudal yang tercatat sebagai salah satu yang terkuat di dunia ini sudah tiba di pangkalan udara Osan, di Pyeongtaek, Korsel.

Langkah AS menyebarkan sistem rudal pertahanan THAAD sebagai respons penembakan empat rudal balistik terbaru oleh Korea Utara (Korut) ke Laut Jepang pada hari Senin lalu. 

Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer mengatakan perilaku Korut itu konsisten dengan sejarah perilaku provokatif rezim Pyongyang.

”Pemerintah (Donald) Trump mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kemampuan kami guna membela (sekutu) terhadap rudal balistik Korut, seperti melalui penyebaran baterai THAAD ke Korsel,” ujar Spicer." Demikian Antaranews.(win)
 
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply