Wisma Atlet Asian Games 2018 Lebih Baik dari Olimpiade Rio

BINTANGNEWS.com – Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla cukup puas dengan progres pembangunan infrastruktur Asian Games 2018. Pria yang akrab disapa JK itu mengungkapkan hal tersebut saat meninjau sejumlah pembangunan sarana penunjang Asian Games 2018, Minggu (26/3/2017). Asian Games 2018 digelar di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus-2 September 2018.

Wapres mengatakan pembangunan atlet village di Kemayoran sangat memenuhi syarat. Sejauh ini sudah ada dua syarat yang di penuhi yakni prioritas dan syarat waktu. "Dua syarat tersebut sangat penting. Saya berterima kasih kepada pelaksana dari menteri hingga pekerjanya di sini," ujar Wapres seperti dilansir laman Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Wapres yang diampingi Menpora Imam Nahrawi, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono, dan Ketua Umum KOI Erick Thohir, tak hanya menyambangi wisma atlet, juga empat venue dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

"Baru setahun pembangunan sudah jadi seperti ini, menurut Erick Thohir dan Bu Puan, perkampungan atlet ini lebih baik dari pada perkampungan atlet di Olimpiade Rio de Jeneiro apalagi Olimpiade London," ungkap Wapres bangga. 
Menurut Wapres yang juga Ketua Tim Pengarah Kepanitiaan Asian Games 2018, pembangunan keseluruhan telah mencapai 70%, dan pada Oktober 2017 ditargetkan selesai. Setelah Asian Games dan Asian Paragames 2018 usai, perkampungan atlet akan digunakan masyarakat baik, baik untuk rumah susun sewa ataupun hak milik yang akan diatur kemudian.
Wapres hanya meninjau empat venue di Senayan. Namun, dia menegaskan itu sudah mewakili semua. "Yang terbesar adalah SUGBK. Kalau yang terbesar saja selesai yang lain pasti selesai, paling tidak hingga Agustus ini. Renovasi dan pembangunan diharapkan akhir tahun 2017 selesai." 

Soal fasilitas Asian Paragames, JK menjelaskan tak ada masalah. "Untuk venue Asian Paragames tidak ada masalah, hanya ditambahkan saja menyesuaikan atlet difabel, seperti tangga atau hal lainnya. Untuk saat ini fokus untuk Asian Games dulu." demikian Sindonews.(win)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com

Related News

No comments:

Leave a Reply