Ekstrimis Muslim dan Yahudi dilarang Masuk Kota Tua Jarussalem Selama Paskah

BINTANGNEWS.com – Setelah menerima pencerdasan, rencana untuk membuat gangguan dan potensi kekerasan di Kota Tua Yerusalem selama Paskah. Polisi akan melarang beberapa orang, sedikitnya ada 10 ekstremis Muslim dan Yahudi memasuki daerah sampai liburan berakhir.

Menurut juru bicara polisi Micky Rosenfeld, tersangka warga Muslim dimaksudkan agar tidak terjadi melecehkan pengunjung kaum Yahudi di Temple Mount, sedangkan ekstremis Yahudi dimaksudkan agar tidak mengadakan protes di dekat Tembok Barat.


“Police operations took place to gather information on individuals who are intending to cause disruptions during the Jewish festival,” Rosenfeld said on Thursday. “The majority of the suspects are Israeli-Arab extremists who planned to cause disturbances on the Temple Mount. At the same time, we issued a number of retraining orders against Jews who intended on coming to the Western Wall area to create disturbances.”

Rosenfeld said police operations began on Friday and will continue until the holiday’s conclusion. 

Menurut sumber Thejarusalenpost, Media berbahasa Inggris melaporkan,” lebih, dari 3.500 polisi akan berpatroli di Yerusalem selama Paskah, dengan penekanan pada Kota Tua, di mana sekitar 150.000 pengunjung dari seluruh dunia diharapkan berkumpul di Tembok Barat dan di kuartal Christian.

Rosenfeld mengatakan sekitar 1.500 petugas tambahan dari berbagai unit akan di tangan selama kedua liburan.

Untuk Blessing Priestly di Tembok Barat pada pagi hari 13 April Rosenfeld mengatakan lebih dari 100.000 orang Yahudi diharapkan. Untuk upacara Api Suci di Gereja Makam Kudus di Quarter Kristen pada tanggal 15 April. Sementara lebih dari 50.000 orang Kristen diperkirakan, menurut Rosenfeld.

“Polisi akan menjamin keamanan dan kemudahan perjalanan untuk puluhan ribu pengunjung masuk dan keluar ke Kota Tua itu,” katanya, mencatat bahwa akan ada koordinasi dengan beberapa gereja dan sinagog.***

Continue to follow the World Resources on twitter @ bintangnews.com

Editing: T.Bintang
Source: Thejarusalempost.com

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply