Mendikbud: UN di Indonesia Timur Berjalan Baik

BINTANGNEWS.com –  Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menilai pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA di kawasan timur Indonesia sudah berjalan baik.

Muhadjir dalam kunjungannya di Dobo Kabupaten Kepulauan Aru Provinsi Maluku, Kamis, mengatakan pelaksanaan UN di Kabupaten Aru sudah diselenggarakan dengan baik dengan banyaknya satuan pendidikan yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
"Saya kira penyelenggaraan UN sudah baik," ujarMuhadjir.

Mendikbud mengunjungi sejumlah sekolah tingkat SMA sederajat di Kota Dobo Kepulauan Aru Provinsi Maluku. 

Persentase pelaksanaan UNBK di Kabupaten Kepulauan Aru mencapai 46,40 persen.

UNBK tingkat SMA sederajat dilaksanakan di sekolah terkait, atau menumpang di sekolah lain yang menyediakan fasilitas mendukung dan mencukupi dalam pelaksanaan UNBK.

"Di Kabupaten Kepulauan Aru sudah bagus. Banyak sekolah yang sudah mau gabung dengan sekolah lain dalam pelaksanaan UNBK," jelas Muhadjir.

Mendikbud yang juga mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut menyebut masih banyak hal yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kawasan timur Indonesia.

Ia pun mengisyaratkan adanya bantuan tambahan pengadaan komputer untuk pelaksanaan dan peningkatan UNBK tahun depan.

"UNBK tahun depan kita harapkan semakin banyak yang ikut. Ada afirmasi dari Kemendikbud misalnya bantuan-bantuan komputer untuk beberapa sekolah di sini," papar Muhadjir.

Selain pelaksanaan UNBK, Muhadjir mengatakan akan memperhatikan permasalahan tenaga guru dan pemukiman bagi mereka khususnya yang berada di pulau-pulau.

"Banyak yang harus dibenahi setelah kita turun langsung di lapangan mulai dari fasilitas kesiapan tenaga guru, sampai perumahan guru," ujar dia.

Muhadjir sebelumnya juga meninjau langsung pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMK yang diselenggarakan pada pekan lalu di Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara.

Pelaksanaan UN di Kabupaten Wakatobi tingkat SMP dan SMA sederajat secara keseluruhan masih berbasis pensil dan kertas (UNKP),” demikian Antaranews. (rol/jon)
 

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply