Polisi Metro Jaya Curigai Dua Lokasi yang Jadi Tempat Rapat Dugaan Makar

BINTANGNEWS.com – Kepolisian Polda Metro Jaya menyebut ada dua lokasi di Jakarta yang digunakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath dan empat orang penggerak aksi 313 yang diduga akan melakukan perbuatan makar. Namun, Polda Metro tak menyebutkan dua tempat itu.
"Intinya daripada kegiatan itu memang ada dua lokasi yang digunakan untuk rapat," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Minggu (2/4/2017).

Argo hanya menyebutkan, lokasi pertama ada di Jakarta Selatan dan satu lagi di Jakarta Pusat. "Sementara kita masih dalami. Yang pertama di Kalibata, yang kedua di Menteng," katanya.

Dua tempat tersebut, lanjutnya, merupakan lokasi yang digunakan untuk melakukan pertemuan sebelum aksi 313. Salah satu hasil rapat di dua lokasi itu yakni memaksa untuk mengganti pemerintahan saat ini.

"Kedua tempat inilah yang digunakan melalukan pertemuan-pertemuan, kemudian melakukan rapat. Kemudian hasilnya ya salah satunya untuk memaksa DPR dan MPR untuk mengganti pemerintahan yang sah dan menduduki gedung DPR dan MPR secara paksa," kata Argo.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap Al Khaththath dan empat orang lainnya tepat menjelang aksi damai 313. Al Khaththath dan penggerak aksi 313 itu ditangkap dengan dugaan makar.

Keempat nama itu yakni Zainudin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha dan Andre. Zainudin diketahui bagian dari Gerakan Mahasisa Pelajar Bela Bangsa dan Rakyat (GMPBBR).
Sementara, Irwansyah merupakan Wakil Koordinator lapangan aksi 313.

Dikho dan Andre diketahui bagian dari Forum Syuhada Indonesia (FSI). Mereka kemudian ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.Polda Metro Sebut 2 Lokasi Ini Jadi Tempat Rapat Dugaan Makar

Polda Metro Jaya menyebut ada dua lokasi di Jakarta yang digunakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath dan empat orang penggerak aksi 313 yang diduga akan melakukan perbuatan makar. Namun, Polda Metro tak menyebutkan dua tempat tersebut.

"Intinya daripada kegiatan itu memang ada dua lokasi yang digunakan untuk rapat," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Minggu (2/4/2017).

Argo hanya menyebutkan, lokasi pertama ada di Jakarta Selatan dan satu lagi di Jakarta Pusat. "Sementara kita masih dalami. Yang pertama di Kalibata, yang kedua di Menteng," katanya.

Dua tempat tersebut, lanjutnya, merupakan lokasi yang digunakan untuk melakukan pertemuan sebelum aksi 313. Salah satu hasil rapat di dua lokasi itu yakni memaksa untuk mengganti pemerintahan saat ini.

"Kedua tempat inilah yang digunakan melalukan pertemuan-pertemuan, kemudian melakukan rapat. Kemudian hasilnya ya salah satunya untuk memaksa DPR dan MPR untuk mengganti pemerintahan yang sah dan menduduki gedung DPR dan MPR secara paksa," ujar Argo.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap Al Khaththath dan empat orang lainnya tepat menjelang aksi damai 313. Al Khaththath dan penggerak aksi 313 itu ditangkap dengan dugaan makar.

Keempat nama itu yakni Zainudin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha dan Andre. Zainudin diketahui bagian dari Gerakan Mahasisa Pelajar Bela Bangsa dan Rakyat (GMPBBR).
Sementara, Irwansyah merupakan Wakil Koordinator lapangan aksi 313.

Dikho dan Andre diketahui bagian dari Forum Syuhada Indonesia (FSI). Mereka kemudian ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat,” demikian Sindonews.(win)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply