Unjuk Rasa LSM Lodaya Tuntut Direksi PDAM Dipecat

KARAWANG, BINTANGNEWS.com –  Aksi unjuk rasa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lodaya di Kantor Kejaksanaan Negeri, dan Kantor Bupati Karawang Jawa Barat, menuntut didugaan adanya permintaan PDAM untuk menghapus piutang sebesar 21 milyar yang menjadi beban PDAM, pada hari Kamis Pagi (6/4/2017)
Unjuk Rasa LSM Lodaya dengan masa sekitar 70 orang dipimpin langsung oleh Nace Permana selaku Ketua LSM Lodaya Karawang. Lodaya juga menuntut Pemda Karawang untuk segera mengganti jajaran Direksi PDAM.
Direksi PDAM diduga terindikasi adanya Korupsi. Hal ini berkaitan dengan adanya permintaan PDAM untuk menghapus piutang sebesar 21 milyar. Dengan penghapus piutang berarti Direksi PDAM melepas tanggung jawabnya.

Selanjutnya masa unjuk rasa perwakilan dari LSM Lodaya diterima oleh Wakil Bupati Karawang H, Akhmad Zamaksari (Jimmy). Jimmy mengatakan, berkaitan dengan adanya dugaan korupsi di jajaran direksi PDAM, Wakil Bupati mempersilhkan LSM Lodaya untuk melaporkannya ke Kejaksaan Negeri Karawang.

Terkait jalan rusak, bahwa Bupati Karawang telah serius menangani infrastruktur jalan rusak yang ada diwilayah Karawang.

” Jimmy mengakui, jalan rusak terdapat diantaranya, di wilayah pedesaan masih sepanjang 418 Km, sementara jalan kecamatan sepanjang 528 Km, sedangkan pada tahun 2017 untuk perbaikan jalan telah dianggarkan dana sebesar 715 milyar dan, dimulai perbaikan pada bulan April 2017. Sementara untuk tahun berikutnya juga bakal dianggarakan sebesar 700 milyar, sehingga ditahun ketiga selanjutnya semua jalan yang ada di Karawang akan bagus.

”Wakil Bupati menambahkan, dimohon masyarakat untuk bersabar karena dari Pemerintah Daerah kini sedang berusaha terus untuk memperbaikinya,” pungkas Jimmy.(bin) 

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply