Iran: Arab Saudi dan AS Otak Serangan Teroris di Teheran



BINTANGNEWS.com – Para pemimpin politik Iran telah memberi isyarat jika Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi berada di balik serangan kembar mematikan baru-baru ini di ibu kota Teheran. Sedikitnya 17 orang yang terbunuh dalam serangan kembar di parlemen Iran dan makam pendiri republik Islam tersebut, Ayatollah Ruhollah Khomeini
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan bahwa serangan teroris baru-baru ini di Iran akan mengakibatkan kebencian terhadap AS dan Arab Saudi.

"Tindakan teroris yang menyebabkan orang-orang Iran syahid dan terluka adalah pertanda permusuhan yang jelas dari tentara bayaran arogansi global terhadap bangsa Iran," kata Khamenei dalam pesan belasungkawanya seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (10/6/2017).

"Hasil pasti dari tindakan teroris ini akan menyebabkan meningkatnya kebencian terhadap pemerintah AS dan elemen regionalnya seperti Arab Saudi," imbuhnya.

Khamenei menekankan kejahatan semacam ini tidak akan menghancurkan kehendak orang-orang Iran, dan negara tersebut akan bergerak maju bersatu dan bahkan dengan tekad yang lebih kuat.

Sementara itu Ketua Majlis Iran, Ali Larijani, menggambarkan Angkatan Darat AS dan lembaga mata-mata CIA sebagai markas utama terorisme di wilayah Timur Tengah.

"Insiden teroris di Iran, yang disponsori oleh AS, membuat lebih transparan apa yang sedang terjadi di wilayah ini," kata Larijani, menambahkan bahwa Amerika Serikat telah bersekutu dengan ISIS.

Dia menekankan bahwa Washington juga telah menunjukkan bahwa mereka adalah ISIS internasional dan memerangi terorisme tidak mungkin dilakukan tanpa melawan AS.

Larijani Iran juga mengkritik pemerintah AS atas dukungannya ke Arab Saudi, dengan mengatakan bahwa Washington telah merusak demokrasi dan hak asasi manusia melalui sebuah aliansi dengan Riyadh.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menuduh Iran mensponsori terorisme dan "berisiko menjadi korban kejahatan yang mereka promosikan,” demikian Sindonews.(boy)
Ikuti Terus Sumber Infomasi Dunia di Twitter @bintangnews.com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply