Kritik Media, Saudi Serang Pasar Yaman ”Menunjukan Kebiadabannya” di Bulan Ramadhan



BINTANGNEWS.com – Media PressTV berbahasa Inggris melaporkan,” Alexander Azadgan, seorang kritikus media dan profesor manajemen global strategis, mengatakan bahwa serangan udara Arab Saudi di sebuah pasar di Yaman
membuktikan bagaimana "tidak Islami" dan "palsu" Wahabi Saudi karena umat Islam tidak seharusnya melakukan bom atau berperang selama masa Bulan suci Ramadhan.

 "Ini menunjukkan kebrutalan rezim Saudi yang kejam dan barbar terutama pada saat orang sedang mempersiapkan makanan pokok untuk berbuka puasa dan persiapan untuk menyambut perayaan Idul Fitri, yang akan datang, justru kejamnya Arab Saudi mengebom Masyarakat sipil di tengah hingar-bingarnya pasar rakyat," kata Azadgan kepada Press TV dalam sebuah wawancara pada hari Minggu (16/06).

Yemen market attack shows Saudi savagery, media critic says
Alexander Azadgan, a media critic and professor of strategic global management, says Saudi Arabia’s airstrike on a marketplace in Yemen proves how “un-Islamic” and “fake” the Saudi Wahhabis are because Muslims are not supposed to bomb or wage war during the holy month of Ramadan.

 “This exhibits the cruel and barbaric Saudi regime’s savagery especially at a time when people were collecting staples and food items for the upcoming Eid al-Fitr, which for our non-Muslim viewers is a celebration at the end of Ramadan,” Azadgan told Press TV in an interview on Sunday.***
Continue to follow the World Resources on twitter @ bintangnews.com
Editing: T.Bintang           
Source: PressTV.com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply