Fenomena Booming Home Schooling Mulai Jadi Pilihan Orangtua Murid Karawang

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Booming home schooling (sekolah di rumah), ternyata tak hanya terjadi di kota-kota besar. Fenomena itu kini di Karawang pun menjadi pilihan.
Sejumlah warga, kini mulai mempercayakan pendidikan anaknya secara non formal kepada guru privat, tanpa mesti harus ke sekolah.

"Ya, fenomena itu home schooling memang sudah terjadi di Karawang. Dan anak yang menjalani pendidikan seperti itu kualitasnya tak kalah dengan lulusan pendidikan formal. Bahkan ada yang di atasnya," aku Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Amid Mulyana di ruang kerjanya.

Amid menambahkan,” meski terkesan gampang, penyelenggaraan pendidikan home schooling juga punya aturan dan pengawasan ketat. Namun untuk menjaga kualitas dan kemampuan peserta didiknya dalam menyerap pendidikan kesetaraannya," tambah Amid.

Untuk terjaganya penyelenggaraan pendidikan non formal ini, pihak Disdikpora Karawang melalui Bidang PNFI telah membentuk tim assesment.

"Tim inilah yang kemudian melakukan pengujian pada peserta didik home schooling, sebelum diberikan rekomendasi untuk mengikuti ujian paket (kesetaraan). Ya, semacam try out," jelas Amid.

"Jadi tidak asal-asalan. Kita lihat apakah guru privatnya sudah memiliki kelayakan dan memenuhi nilai standar pendidikan atau tidak. Selain itu, kita juga mencatat rata-rata masa pendidikannya," kata Amid.

"Semua peserta program pendidikan non formal, termasuk home schooling, harus menjalani masa pendidikan sesuai dengan aturan yang berlaku, sama dengan pendidikan formal. Untuk paket A (SD) masa pendidikannya 6 tahun. Untuk mengikuti ujian paket B, harus menjalani masa pendidikan 3 tahun, begitupun ke ujian paket C," papar Amid.(bin)
Terus Ikuti Sumber Daya Dunia Di Twitter @ Bintangnews.Com


Related News

No comments:

Leave a Reply