Gadis Yazidi Ditahan ISIS Diperkosa Setiap Hari Selama 6 Bulan

BINTANGNEWS.com – Seorang gadis Yazidi yang diculik dan ditawan selama enam bulan oleh militan ISIS menceritakan pengalaman pahitnya. Selama ditawan sebagai budak seks, dia
mengaku diperkosa dan dipukuli oleh militan ISIS setiap hari.

Perempuan Yazidi Irak bernama Ekhlas dia diculik militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) saat berusia 14 tahun dan statusnya saat itu masih pelajar.

Ekhlas, mencoba melarikan diri dari lokasi penyanderaan di kawasan Gunung Sinjar, tapi dia tidak cukup cepat untuk berlari.

Pengalaman pahit itu diceritakan Ekhlas kepada BBC. Tindakan militan ISIS telah membuatnya mencoba untuk bunuh diri beberapa kali.

Remaja perempuan tersebut mengungkapkan bahwa dia ketakutan ketika melihat penyerang menciumnya dan bertindak brutal.

“Setiap hari adalah pemerkosaan dan pemukulan, setiap hari,” kata Ekhlas. ”Saya mencoba lebih dari sekali untuk bunuh diri,” katanya lagi, yang dilansir Daily Mirror, Selasa (25/7/2017).

”Setelah dia (militan) memilih nama saya dengan gambar yang banyak, saya melihat seseorang yang menakutkan, dengan rambut gondrongnya, saya akan merasa jijik padanya, saya takut melihatnya.”

Dia mengatakan bahwa bau badan militan ISIS tak tertahankan. Dia merasa jijik karena militan yang menyerangnya berwajah jelek.

Ekhlas mengatakan, orang-orang mungkin bertanya-tanya bagaimana dia menceritakan kisahnya tanpa menangis. Dia menjawab, bahwa dia sudah kehabisan air mata.

”Percayalah, air mata saya sudah habis,” ujarnya.

ISIS menargetkan warga Yazidi, sebuah kelompok etnis Kurdi di Irak utara, pada tahun 2014. Kelompok itu membunuh para pria dan menculik para wanita.

Beruntung Ekhlas akhirnya berhasil melarikan diri saat penculiknya sedang bertengkar dengan rekannya. Remaja perempuan itu kemudian ditolong relawan ke sebuah kamp pengungsian.

Dia sekarang tinggal di unit psikiatri di Jerman dan sedang menjalani terapi. Dia bercita-cita menjadi pengacara," katanya, Sindonews.(boy)
Terus ikuti Sumber Daya Dunia di twitter @ bintangnews.com
 
 


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply