Iran: AS Harus Pindahkan Militernya dari Teluk

BINTANGNEWS.com – Kepala Garda Revolusi Iran mengatakan Washington harus memindahkan basis militernya di Timur Tengah. Ia pun meminta Washington untuk menghindari "kesalahan
perhitungan" atas sanksi baru terhadap Teheran.

Pemerintahan Trump memberlakukan sanksi baru mengenai program rudal balistik Iran. Washington mengatakan bahwa "aktivitas jahat" Teheran di Timur Tengah mengurangi kontribusi positif yang berasal dari kesepakatan nuklir 2015.

Iran mengatakan programnya untuk mengembangkan rudal balistik bersifat defensif dan tidak melanggar kesepakatan nuklir.

"Jika Amerika Serikat ingin menerapkan sanksi terhadap pertahanan dan Garda Iran, maka ia harus memindahkan basis regionalnya sejauh sekitar 1.000 km di sekitar Iran dan sadar bahwa ia akan membayar mahal untuk kesalahan perhitungan," kata komandan Garda Revolusi Iran Mohammad Ali Jafari seperti dikutip dari Reuters, Kamis (20/7/2017).

Untuk diketahui, Amerika Serikat (AS) memiliki basis militer di Qatar dan Kuwait di seberang Teluk dari Iran. Sementara Armada Kelima AS berbasis di Bahrain.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah berulang kali melakukan uji coba rudal balistik, yang oleh Washington dilihat sebagai tantangan terhadap resolusi PBB dan kesepakatan nuklir.

"Kemampuan rudal Iran di udara, laut dan darat berkembang pesat, dan ini adalah prinsip mutlak bagi kami," tegas Jafari.

Pada bulan Februari, Washington mengatakan bahwa pihaknya menempatkan Teheran pada pemberitahuan mengenai "aktivitas destabilisasi". Hal itu dilakukan setelah Iran melakukan uji coba rudal balistik jarak menengah. Menurut seorang pejabat AS rudal tersebut meledak setelah menempuh jarak 1.010 km.

Pada bulan Juni, Iran menembakkan rudal ke wilayah timur Suriah, yang menargetkan basis ISIS yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Teheran yang menewaskan 18 orang.

Sebelumnya Presiden Hassan Rouhani mengatakan bahwa sanksi baru tersebut bertentangan dengan kesepakatan nuklir dengan kekuatan dunia dan berjanji bahwa Teheran akan "menolak" sanksi tersebut ” demikian Sindonews.(bin)
                                            
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.com

 

 

Related News

No comments:

Leave a Reply