Pasukan Israel Bunuh Pemuda Palestina di Betlehem, Gaza


BINTANGNEWS.com –  Media PressTV berbahasa Inggris melaporkan," Pasukan Israel telah membunuh seorang pria muda Palestina atas dugaan upaya
menusuk di kota Betlehem di Tepi Barat dan menembak mati seorang remaja di Jalur Gaza yang terkepung.


Safa Palestinian Press Agency melaporkan bahwa pemuda tersebut terbunuh di pemukiman Gosh Atsion, sebelah selatan Bethlehem, pada hari Jumat (28/07).

Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi pemuda terbunuh tersebut saat Abdullah Ali Mahmoud Taqataqa, seorang warga Palestina berusia 24 tahun di kota Beit Fajjar.

Sumber-sumber Palestina mengatakan pasukan Israel melarang ambulans untuk menjangkau orang tersebut.

Seorang warga Palestina lainnya terbunuh dan tiga lainnya terluka dalam bentrokan antara tentara Israel dan pemrotes di Gaza pada hari Jumat.

Ashraf al-Qedra, juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, mengatakan bahwa 16 tahun, Abdul Rahman Abu Hamisa, terbunuh di sebelah timur kamp pengungsi Bureij.

Bentrokan berlanjut di Tepi Barat dan Yerusalem al-Quds antara pasukan Israel dan Palestina yang marah dengan pembatasan Tel Aviv di Masjid al-Aqsa.

Israeli forces kill Palestinians in Bethlehem, Gaza

Muslims had been refusing to hold prayers at the mosque and prayed in the streets around the Old City of Jerusalem al-Quds for almost two weeks after Israel installed security equipment, including metal detectors and cameras, at the sacred compound following a deadly shooting incident there on July 14. Israel’s recent restrictive measures have drawn widespread international condemnations.

Al-Aqsa TV reported that Israeli forces violently repressed pro-Aqsa rallies in the West Bank on Friday.

Palestinian sources said Israeli forces also clashed with Palestinians in Hawara checkpoint, south of Nablus in the West Bank. Two Palestinians were injured in the clashes.

Israeli forces also cracked down on a rally that was staged in solidarity with the holy site near the checkpoint after Friday noon prayers, firing tear gas at the worshipers. A number of them suffered suffocation.

Israeli forces have also attacked worshipers in Wadi al-Joz area outside al-Aqsa compound.
Bulan Sabit Merah melaporkan bahwa 52 orang Palestina terluka dalam bentrokan Jumat di Yerusalem al-Quds dan Tepi Barat. Pasukan Israel menembakkan gas air mata, peluru karet dan amunisi hidup pada hari Jumat.

Administrasi al-Quds Awqaf mengatakan pada hari Kamis bahwa pasukan Israel telah menangkap sekitar 100 pemrotes duduk di al-Aqsa.

Wilayah Palestina yang diduduki telah menyaksikan ketegangan baru sejak pasukan Israel memperkenalkan pembatasan masuknya pemuja Palestina ke kompleks Yerusalem Timur al-Quds pada bulan Agustus 2015.

Lebih dari 300 warga Palestina telah kehilangan nyawa mereka di tangan pasukan Israel dalam ketegangan yang terus berlanjut sejak awal Oktober 2015.

Rezim Tel Aviv telah mencoba mengubah susunan demografis Yerusalem al-Quds selama beberapa dekade terakhir dengan membangun permukiman, menghancurkan situs-situs bersejarah dan mengusir penduduk Palestina setempat. Orang-orang Palestina mengatakan bahwa tindakan Israel ditujukan untuk membuka jalan bagi Yudaisasi kota.

Senyawa Masjid al-Aqsha adalah titik nyala, yang juga suci bagi orang Yahudi. Masjid tersebut merupakan situs tersuci ketiga Islam setelah Mekah dan Madinah di Arab Saudi.***
Continue to follow the World Resources on twitter @ bintangnews.com

Editing: T.Bintang
Sumber: PressTV.com





Related News

No comments:

Leave a Reply