Konsumen PDAM, 16 Bulan Tidak ada Suplai Air Masih ”Diwajibkan Bayar Tagihan”

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Konsumen PDAM Tirta Tarum mengeluh, karena sampai saat ini mereka masih dibebakan untuk membayar kewajiban kepada PDAM
Karawang.
Beberapa pelanggan PDAM yang berhasil diwawancarai, mereka mengeluhkan yang selama 16 bulan mereka tidak mendapatkan distribusi air, namun selama itu pula mereka tetap diharuskan membayar uang konsumen setiap bulannya.
“Sudah 16 bulan kami tidak pernah setetes pun mendapat distribusi air dari PDAM yang mengalir ke bak penampungan air kami, namun sampai saat kami setiap bulannya harus membayar tagihan sebesar Rp. 44.500, “kata Yati (54) warga Dusun Tambaksumur, RT.010 RW.004 Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, keluh mereka Jum’at (4/8/17).

Dikatan Yati, tidak mengalirnya distribusi air setetes dari PDAM Tirta Tarum di wilayah Kecamatan Tirtajaya kepada para pelanggannya,” keluh Yani,
 “Totalnya 16 bulan suplai air dari PDAM yang tidak ngocor, namun saya dan warga lainnya tetap bersabar. Pada saat memasuki bulan kedua tidak juga mendapatkan suplai air, saya masih tetap membayar tagihan ke PDAM Tirtajaya. Namun saat memasuki bulan ketiga hingga bulan ke 16 saya tidak membayar tagihan, karena saya nilai untuk apa saya harus membayar, toh saya tidak mendapatkan suplai air. Namun secara tiba-tiba pula, pihak PDAM malah mencabut meteran air tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, “ucap Yati
Sementara itu, saat petugas lapangan PDAM Tirtajaya melakuka pencabutan meteran tersebut tidak disertai berita acara pencabutan yang ada di rumah saya, dia tidak menyodorkan berita acara pencabutan yang harus disertai dengan tanda tangan saya sebagai pelanggan, “ujarnya.
Namun, Kiki Kepala Bagian Hubungan Pelanggan (Hublang) PDAM Tirta Tarum, tidak menafikan masalah tersebut juga ada pada pihak pelanggan PDAM sendiri, seperti pelanggan melakukan transaksi pembayaran melalui petugas PDAM yang ada di lapangan tersebut.(bin)

Terus ikuti Sumber Daya Dunia di twitter @ bintangnews.com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply