Pertandingan Persika Karawang Versus PS Bengkulu Berakhir Ricuh

KARAWANG, BINTANGNEWS.com –  Pertandingan Sepak Bola lanjutan kompetisi Liga 2 di Grup 2, antara Persika Karawang Versus PS Bengkulu, di Stadion Singaperbangsa Karawang berakhir 

ricuh, Minggu sore (06/08).


Sejak Menit-menit,awal pertandingan Persika Versus PS Bengkulu memang sudah menyuguhkan permainan beraroma keras, kedua tim bermain sama-sama ngotot, Persika sebagai tuan rumah tampak tidak mau dipermalukan di depan pendukungnya sendiri.   
Sementara tim PS Bengkulu yang belakangan ini memang sedang memiliki motivasi tinggi yang berambisi menatap impiannya menuju Devisi Liga 1. Kapten PS Bengkulu Supriadi dan kawan-kawan Bermain cukup percaya diri meski dikandang Lawan.
Dan terbukti, memasuki babak kedua, dalam posisi Skor 2-0 untuk kemenangan tim Bengkulu, tepatnya satu menit usai gol kedua terjadi dimenit ke-74, terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh Johan Joansyah, pemain Bengkulu, wasit pun menyatakan tendangan bebas untuk Persika, namun Johan berpura-pura ngotot tujuannya untuk memperlambat waktu dengan tidak mau menyerahkan bola dalam genggamannya.

Justru Johan malah mengalungkan tangannya ke leher Rizky Ikhwan pemain Persika, tentu saja Rizky tidak terima dengan perlakuan tersebut, maka ditulah kericuhan mulai terjadi, situasi pun semakin tak terkendali.
   
Kericuhan tepatnya dimenit ke-75 menjelang pertandingan berakhir, situasi semakin sulit  diredam setelah Supoter Persika Karawang ikut turun ke lapangan. Polisi pun terpaksa harus dibuat kerepotan, mak tak ayal polisi harus meletuskan senjatanya untuk melerai Suporter Persika.   

Akbat bentrokan antara Suporter dengan Polisi, Suporter Persika banyak yang terluka
dalam kejadian tersebut,  dan terkena Gas Air mata.

”Hingga berita ini diturunkan pertandingan tidak bisa lagi dilanjutkan. Sementara untuk melajunjukan pertandingan tersebut, harus menunggu keputusan Komisioner Badan Liga 1 Indonesia.(my)
Terus ikuti Sumber Daya Dunia di twitter @ bintangnews.com

 

Related News

No comments:

Leave a Reply