Bupati Karawang Buka Pesta laut di Patai Ciparagejaya di Sambut Ribuan Nelayan

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Nadran, adalah asal kata dari bahasa budaya masyarakat nelayan, yang artinya pesta laut, pesta
laut hanya dilakukan sekali dalam satu tahun, menandakan syukuran dari apa yang telah mereka dapatkan berkah dari lautan biru nan penuh hayati.

Seperti yang dilakukan oleh masyarakat nelayan Pantai Karawang Utara dan Koperasi Produksi Perikanan Laut (KPPL)  Samudra Mulya, di Dusun Muara II, Desa Ciparagejaya Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar) Minggu siang (17/09/17).

Acara pesta Nadran laut ini dihadiri diantaranya oleh Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, Kepala KPPL Samudera Mulya (Wakil Ketua III DPRD Karawang), Budianto, SH, Dandim 0604/Karawang, Letkol Arm Ayi Yosa Karya Winaya, S.Sos MM, Kapolres Karawang, AKBP Ade Ary Syam, S.Ik SH, Danlanal Cirebon, Letkol Mar Yustinus Rudiman, M.Tr. Han, Anggota DPR RI Praksi P.Demokrat Ir. Hari Kantana, Dansubdenpom III/3-1 Kapten Cpm Agus Syarifudin, Para Asisten, Kepala OPD dan Anggota DPRD Karawang, Anggota KPPL Samudera Mulya dan, tamu undangan tukuh masyarakat.

Acara Nadran ini setelah pembukaan dimulai oleh Pembacaan Ayat Suci Al Quran, Sambutan-sambutan, kemudian dilakukan acara Gunting Pita dan Penandatanganan Peresmian Jembatan Samudera Mulya, oleh Bupati Karawang.


Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, dalam sambutannya menyampaikan,” pesta Nadran ini dilakukan setiap setahun sekali, yang kebetulan waktunya hampir bersamaan dengan hari jadi Kabupaten Karawang yang ke-384, dan euphoria ini harus sampai ke desa-desa,”dan acara Nadran Laut ini juga dilakukan di 4 lokasi yang terpusat di Desa Ciparagejaya bisa membuat masyarakat senang,” ujar Bupati Karawang.

”Alhamdulillah, pembangunan jalan menuju Desa Ciparagejaya kini sudah selesai, sementara Jembatan yang menghubungkan masyarakat kini telah selesai, mudah-mudahan syarana ini dapat membantu perekonomian warga sekitar. Dan kami berharap seluruh Nelayan yang masuk KPPL bisa sejahtera, dan Insya Allah kini akan di asuransi semua, dengan harap agar semua Nelayan harus sejahtera,” ucapnya.

Acara Pesta laut ini dikujungi oleh ribuan masyarakat diberbagai daerah, untuk ikut merayakan budaya pesta tahunan ini, terutama saat para nelayan sedang melakukan ritual Nadran Laut, dimana pada acara puncaknya, para nelayan semacam pawai Perahu yang telah dikhias penuh warna-wani sebagai peserta arak-arakan sambil membawa kepala kerbau untuk ditenggelamkan ke tengah laut sebagai tanda syukuran para nelayan, yang disebut (Larung Kepala Kerbau dan Perahu ke Laut) .(bin)

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply