Maraknya Miras Oplosan di Karawang, ”Tugas Polisi yang Paling Bertanggung Jawab”

KARAWANG. BINTANGNEWS.com – Sungguh sangat prihatin saat ini yang terjadi di Kabupaten Karawang, bisa dikategorikan sebagai daerah darurat narkoba, Karawang sepertinya sudah tiada hari tanpa narkoba, bahkam akhir-akhir ini sedang marak Minuman Keras (Miras) oplosan yang merasuki anak-anak usia pelajar.

Belakangan ini nyaris setiap pekan terjadi meninggal dunia akibat korban Miras oplosan. 
Mulai dari lima orang tewas, tiga lainnya mengalami kritis usai pesta miras oplosan di Danau Cipule, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang.

Korban tewas diduga karena miras dicampur minuman energi dan lotion anti nyamuk. Kelima korban meninggal dunia di RSUD Karawang dan RS Intan Barokah, pada hari Minggu (1/10/2017).

Korban tewas di Cipule Kecamatan Ciampel, diantaranya adalah, Ahmad Yusuf, Kadi Suwandi, dan Shohiq Zibran Prastyo yang tidak tertolong. Sedangkan Tajudin tewas sore harinya, Selain itu masih ada empat orang lagi dalam kondisi kritis yaitu Ade Suherman dan Dedi Vian Alpianto, yang saat ini masih ditangani tim dokter.


Namun lagi-lagi kembali dengan kasus yang sama, dari pesta Miras oplosan itu, dua hari kemudian terjadi di kampung Tamelang, Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, satu orang koban jiwa tewas, sedangkan tiga lainnya saat itu masih dirawat di rumah sakit Intan Barokah.

Feri Agustina korban tewas, Miras oplosan, diantaranya saat itu bersama Winar, wanita pelajar (17 tahun), warga Tamelang,  Rudi (17 tahun) warga tamelang, Toni (16 tahun) dan, Firman warga Tamelang.

Lebih parah lagi yang terjadi di Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran, tiga dari enam orang kini telah meningggal dunia akibat Miras oplosan, Pada hari Kamis (05/10/17).

Sebut saja bocah kembar bernama Hasan dan Husen, dari korban Miras oplosan, kedua anak ini berstatus masih duduk di bangku sekolah setingkat SLTA. Namun selain bocah kembar itu, ada emat kawan lainnya yang sama-sama ikut pesta Miras oplosan yang mematikan itu.

Diantaranya adalah, Karma (35 tahun), warga Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran, yang memiliki nasib yang sama dengan Hasan dan Husen itu, Karma meninggal dunia akibat sama ikut pesta Miras oplosan pada hari Kamis (05/10/17).

Menurut saksi, Rasim (55 tahun) Paman Karma, saat ditemui BINTANGNEWS.com mengatakan, Karma meninggal dunia akibat minum Miras oplosan bersama anak kembar itu, Karma sempat di rawat di rumah sakit Intan Barokah, sama halnya dengan Hasan, sementara Husen belum sempat sampai di rumah sakit sudah keburu meningga duluan di tengah perjalanan,” kata Rasim.


Masih menurut Rasim, jazad ketiga korban kini di makamkan di tempat yang sama, di Kampung Bendungan, Desa Dayehluhur, Kecamatan Tempuran,” pungkas Rasim.  
         
Sementara itu, menurut beberapa sumber sekitar, nama yang berinisial WC (50 tahun) warga Rt 05/09/ Kampung Pagelaran, Desa Dayeuhluhur, Tempuran. kini telah diamankan petugas kepolisian, karena WC diduga sebagai pengedar Miras oplosan yang menelan tiga korban tewas tersenut.

Bahwa ketiga korban itu, membeli minumannya dari WC, sementara, anak WC sendiri juga dua minggu yang lalu sudah mengalami buta melek, akibat Miras oplosan tersebut, sebelum ketiga korban meninggal dunia. Sehingga, anak WC sampai saat ini total matanya tidak bisa melihat lagi,” ujar sember sekitar.

Sementara ketiga lainnya yang masih dalam kritis adalah warga Kampung Caplek, Desa Lemah Karya, Kecamatan Tempuran.

Pertanyaannya, siapa yang paling bertanggung jawab atas maraknya peredaran Miras oplosan itu, secara umum memang harus semua pihak lapisan masyarakat, berangkat mulai dari lingkungannya masing-masing. Tapi yang paling utama lagi adalah, pihak kepolisian Polres Karawang. Karena Kapolres memiliki otoritas dan perangkat, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Kapolres Karawang, AKBP Ade Ary Syam Indradi S.H, S.I.K, M.H, memang telah berusaha keras untuk melenyapkan Miras oplosan yang sering merenggut nyawa anak-anak sebagai Miniatur bangsa  itu. Namun tampaknya Kapolres harus lebih memaksimalkan fungsi Bhabinkamtibmas di tempat tugasnya di desanya masing-masing, agar angka kematian akibat Miras oplosan itu, dapat ditekan seminim mungkin, di kota lumbung padi Karawang.(bin).
Ikuti Terus Sumber Infrmasi Dunia di Twitter @Bintangnews.Com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply