Oknum PNS Karawang Diciduk Polisi Diduga ”Gelapkan Uang Perizinan”

KARAWANG, BINTANGNEWS.com –  Polres Karawang  menetapkan EB oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial (EB) dari Kecamatan Ciampel, bagian kasi kesos sebagai tersangka dalam kasus yang diduga melakukan
penipuan perijinan dan penggelapan yang nilainya mencapai Rp miliaran rupiah.

"Benar kami sudah tetapkan EB sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan. Untuk EB sendiri saat ini sudah kami lakukan penahanan di rutan Polres Karawang," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng melalui Kanit Kriminal Umum (Krimum), Ipda Wasikin kepada wartawan, Selasa (03/11).

Dikatakan Wasikin, tersangka dilaporkan oleh MB salah seorang penasehat hukum dari salah satu pengusaha pada Kamis (08/06). Awalnya kasus tersebut tetjadi pada tahun 2012, tersangka inisial EB ini meminta sejumlah uang untuk mengurus perijinan yang diketahui lokasinya berada di kawasan industri di Kecamatan Telukjambe Barat, dan pada saat itu (EB) merupakan pegawai BPMPT.

"Tersangka ini memberikan iming-iming kalau izin akan keluar dalam waktu cepat. Namun kenyataannya waktu yang telah ditentukan izin tersebut belum juga ada dan sampai sekarang ada kejelasan sama sekali. Namun EB sempat mengeluarkan surat perijinan keluar dari BPMPT (DPMPTSP) tetapi tidak daftar atau tercatat," ungkapnya.

Lanjut Wasikin, untuk mengurus perijinan sebuah kawasan industri korban harus menyetorkan uang sebesar Rp 2,4 miliar lewat tunai dan transfer di daerah Grand Taruma. Padahal uang tersebut dipakai sendiri untuk kebutuhan sehari-hari. Tersangka sempat dipanggil sebanyak 2 kali namun tidak hadir (mangkir).

"Karena tersangka selalu mangkir setelah dilakukan pemanggilan sebanyak 2 kali. Kami kemudian jemput paksa tersangka pada Sabtu (24/09) dan diperiksa langsung dijebloskan ke dalam tahanan, setelah lengkap dua alat bukti seperti kwitansi dan slip transferan," jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka diancam dengan pasal 378/372 KUH Pidana acaman hukuman 4 tahun. Ia meminta kepada masyarakat jangan takut melaporkan bila mengalami kasus seperti ini dan lebih baik mengurus sendiri saja. (kye)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia Di Twitter @Bintangnews.Com



Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply