PT JLM Diduga Gunakan Izin Palsu, Ketua DPRD: Minta Segera Ditutup

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Kembali PT Jatisari Lestari Makmur (JLM), di Kecamatan Jatisari, Karawang, Jawa Barat, menuai kontropersi, karena diketahui PT tersebut, ternyata izin mendirikan bangunan (IMB) yang diduga Izinnya palsu karena pihak Dinas
Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang mengaku belum pernah menerbitkan IMB untuk PT.JLM.

Sementara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Karawang, H. Toto Suripto meminta Pemkab Karawang segera menghentikan dan membongkar bangunan pabrik kaca yang berdiri di lahan teknis pertanian seluas 35 hektare itu.


"Bukan hanya ditutup tapi juga harus di bongkar itu bangunan karena semua perizinannya palsu. Apalagi bangunan itu berdiri di lahan sawah yang dilindungi oleh Perda LP2B (lahan pertanian pangan berkelanjutan). Jadi kalau Pemda tidak berani membongkar bangunan itu ada apa ? kasus pemalsuan izin juga harus dilaporkan karena masuk ranah pidana," kata Toto, Jumat (27/10/2017).

Sementara itu Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol-PP Karawang, Sarjono mengatakan, hasil pemeriksaan dokumen perusahaan PT JLM tersebut, diketahui seluruh dokumen perizinan yang dimiliki perusahaan tersebut diduga palsu.

"Setelah kita cek ke DPMPTSP ternyata tidak pernah mengeluarkan izin tersebut. Hal yang sama juga ketika kita cek ke BPN ternyata tidak pernah mengeluarkan Pertek (pertimbangan teknis) sebagai syarat keluarnya izin lokasi. Pokoknya setelah kita cek izin prinsip, izin lokasi, izin lingkungan hingga IMB semuanya diduga palsu," kata Sarjono.

Kasus ini sempat menarik perhatian masyarakat di Kabupaten Karawang karena Pemkab Karawang dinilai kecolongan hingga bangunan pabrik kaca itu bisa dibangun. Apalagi berkembang kabar jika ada anggota DPRD Karawang juga disebut-sebut diduga ikut terlibat mengurus perizinan tersebut itu tidak benar.

"Tidak ada anggota dewan yang terlibat karena orang yang disebut-sebut itu sudah saya tanya dan sudah membantahnya. Isunya jangan bergeser ini soal pemalsuan Pemda harus menyelesaikan kasus ini secara hukum biar terbuka siapa yang terllibat," tandas Toto.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @Bintangnews.Com

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply