Karang Taruna Desa Sukaratu Pertanyakan Izin Kandang Ayam Desa Sindangsari

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – pembangunan kandang ayam di desa Sindangsari Kecamatan Kutawaluya, kembali menuai protes warga setempat.  Kini giliran Karang Taruna Desa
Sukaratu, melalui bagian Humas mendatangi lokasi pembangunan untuk mempertanyakan sejauh mana perijinan pembangunan kandang ayam tersebut.

"Banyak masyarakat yang datang kepada kami mereka merasa keberatan dengan adanya kandang pembangunan kandang ayam ini, makanya saya coba cek langsung ke lokasi," ungkap Iwan Sujana, Humas Karangtaruna Desa Sukaratu, Senin (06/11).

Lebih lanjut dia mengatakan keluhan demi keluhan datang dari warga sekitar pembangunan kandang ayam, karena mereka khawatir terhadap dampak negatif yang timbul akibat adanya kandang ayam tersebut.  Selain warga sekitar, menurutnya yang paling dirugikan tentunya para penggarap sawah disekitar lokasi pembangunan kandang ayam tersebut.

"Sebelum ramai diberitakan, dari awal saya tidak tahu adanya pembangunan kandang ayam karena dari awal tidak ada pemberitahuan jika ada kandang ayam yg mau dibangun," terangnya.

Selain itu, kedatangannya beserta beberapa orang warga dan penggarap  sawah menuntut kejelasan perijinannya seperti apa, karena sejauh ini masyarakat mengaku tidak  tahu dan tidak pernah diberitahu adanya rencana pembangunan kandang ayam di lokasi tersebut.

"Saya bawa 2 orang warga petani yang kebetulan sawahnya berbatasan langsung  dengan lokasi pembangunan  kandang, ternyata mereka  mengaku tidak tahu kalau disamping sawahnya itu mau dibangun kandang ayam, ini kan sungguh mengherankan ketika mereka tidak tahu, padahal letak sawahnya persis di samping kandang," terangnya lagi.

Lebih lanjut dia juga mempertanyakan sejauh mana peranan DPMPTSP  Kabupaten Karawang yang sudah melakukan sidak dan memberhentikan proses pembangunan.  Tetapi pada kenyataannya saat ini proses pembangunan kandang tersebut masih berjalan, padahal saat sidak diketahui  kandang tersebut belum memiliki ijin.

"Harusnya DPMPT tegas apabila memang tidak memiliki ijin, jangan biarkan pengusaha itu melanjutkan pembangunan, dan lagi jelas jelas ini pesawahan yang masuk zona hijau yang tidak boleh dibangun bangunan terlebih bangunan kandang ayam yang akan mencemari lingkungan sekitar," pungkasnya.

Sementara itu, bagian Monev DPMPTSP Karawang, M Arif saat dihubungi melalui telpon seluler mengatakan bahwa kandang tersebut sudah memiliki ijin, padahal baru beberapa hari saja pihaknya melakukan sidak.  Keterangannya membuat masyarakat bingung terkait kejelasan ijin kandang tersebut.

"Semua ijin sudah lengkap pak, copy nya ada di pak MP Kutawaluya," terang M Arif.

Sementara MP Kecamatan Kutawaluya, Sarmo, belum bisa dihubungi karena ketika disatroni ke kantor nya dia tidak masuk kerja.  Selain itu no HP nya pun tidak bisa dihubungi.(zky)

Ikuti Ter us Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.Com

 

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply