Tekanan Massa yang Kuat, Akhirnya Kejari Karawang Bebaskan Ketua DKM Cilebar

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Setelah beberapa jam mengepung kantor Kejari Karawang dan melakukan pressure kepada para petinggi penegak hukum, akhirnya Kepala Kejaksaan Negeri
Karawang mengeluarkan penahanan terhadap ketua DKM dan dua temannya yang sebelumnya telah dinyatakan tersangka.

Beberapa pengurus LSM dan Ormas serta pengurus Partai, mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Karawang, meminta agar Kajari segera melapaskan membebaskan ke-3 orang tersangka yang dititifkan di Lembaga pemasyarakatan (LP) warungbambu.senin (06/11/17) siang tadi.


"Memang kami telah menahan mereka (Anon, Kade Tanjungsari dan Otih) dengan menitipkannya di Lapas Warungbambu, karena Kejaksaaan sendiri tidak memiliki tahanan, "kata Sukardi Kejari Karawang, di depan para pengurus LSM, Ormas dan pengurus PDIP Kabupaten Karawang.

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Karawang, Karda Wiranata, mengancam akan melakukan pengerahan massa secara besar-besaran jika permohonannya dalam penagguhan penahanan terhadap 3 orang yang ditahan Kejari tidak dikabulkan.

"Kami akan menerjunkan 5000 massa untuk mengepung kantor ini, jika permohonan kami tidak dikabulkan Kajari, "ancam Karda kepada Kajari Karawang.


"Kami minta Pak Kajari segera melepaskan ketiga orang yang ditahan itu, karena mereka adalah Kader partai yang kami pimpin yakni kader PDI Perjuangan di Kabupaten Karawang, "tandasnya.

Hal senada dengan ketua umum LSM Kompak, Sukur Mulyono SH, dia meminta kepada Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, untuk mendengarkan suara masyarakat.

"Kajari harus bisa melihat kasus ini dari aspek sosial. Kami siap menjadi penjamin bagi ketiga orang yang ditahan tersebut, "ucap Mulyono.

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang akhirnya mengabulkan permohonan pembebasan Ketua DKM Masjid Al-Mukarromah, Ust. Anon, Kepala Desa Tanjungsari, Wawan, dan seorang warga lainnya bernama Otih, setelah didesak para pimpinan LSM, Ormas dan Pengurus Partai PDI Perjuangan Kabupaten Karawang, disaksikan Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsari.

"Karena melihat aspek sosial yang akan ditimbulkan, maka ketiga orang itu sore telah kami bebaskan, "kata Sukardi, Kajari Karawang, yang diiringi gemuruh teriak takbir.(jon).
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.Com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply