VIDEO, Korut: Retorika Trump Dinilai Lewati Batas,” Butuh Obat Gangguan Psikologis”


BINTANGNEWS.com – Retorika agresif Presiden Donald Trump terhadap Pyongyang dinilai sudah melewati batas sehingga pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un merasa benar untuk memiliki senjata nuklir. Kritik ini
disampaikan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry.

Kerry menggarisbawahi ancaman Trump yang ingin melanyapkan Korut. Menurutnya, retorika seperti itu akan mempermalukan diri sendiri.

”Ini memberi Korea Utara alasan untuk mengatakan, ‘Hei, kita memerlukan sebuah bom, karena jika kita tidak memiliki bom, kita tidak akan bisa melindungi diri kita sendiri dan mereka akan mengejar kita’,” kata Kerry dalam sebuah wawancara dengan koresponden CNN, Christiane Amanpour, pada hari Senin.

Kerry menyarankan Trump untuk memastikan bahwa dia tidak memberi makan pada ketakutan Korut terhadap perubahan rezim atau serangan sepihak atau pun sebaliknya. Dia menyerukan pemerintah AS dialog dengan Korut seiring dengan ramainya retorika perang nuklir.

Kantor berita negara Korut, KCNA, yang dikutif Sindonews, dalam editorialnya juga mengkritik retorika yang tidak bertanggung jawab dari pemimpin AS. “Trump membutuhkan obat untuk menyembuhkan gangguan psikologisnya,” tulis media pemerintah Kim Jong-un itu.

Trump saat ini (7/11/2017) melanjutkan lawatannya ke Korea Selatan. Sebelum ke Seoul, pemimpin Gedung Putih ini kembali menyuarakan retorikanya untuk melawan Pyongyang di Tokyo.

Presiden AS itu menganggap Korea Utara sebagai ancaman bagi dunia yang beradab dan ancaman bagi perdamaian dan stabilitas internasional.

”Era kesabaran strategis sudah usai. Beberapa orang mengatakan retorika saya sangat kuat, tapi lihatlah apa yang telah terjadi dengan retorika yang sangat lemah dalam 25 tahun terakhir,” kata Trump, usai melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.(tb)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.Com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply